Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dugaan beban kerja tinggi tanpa waktu istirahat, dokter asal Kabupaten OKU Selatan yang sedang menjalani program magang, Myita Aprilia Azmy, meninggal dunia. Suasana haru mengiringi pemakaman dokter muda asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, yang meninggal karena diduga dipaksa bekerja saat sedang sakit.

Dokter Myta meninggal usai menjalani perawatan intensif di ICU RSUP Muhammad Husen Palembang. Pihak keluarga mendukung Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Unsri untuk mengaudit rumah sakit.

#doktermyta #doktermagang #unsri

Baca Juga Usut Penyebab Kematian Dokter Magang di Jambi, Kemenkes Lakukan Pemeriksaan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/666880/usut-penyebab-kematian-dokter-magang-di-jambi-kemenkes-lakukan-pemeriksaan-kompas-siang





Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666887/full-diduga-kelelahan-orangtua-ungkap-kondisi-kesehatan-dokter-myta-selama-bertugas-sapa-siang
Transkrip
00:00Kita ke kabar pertama, Saudara Tim Kementerian Kesehatan tiba di RSUD Daud Arief Jambi
00:05untuk audit terkait kematian Dr. Mita, Dr. Magang di RSUD Daud Arief Kuala Tungkal.
00:20Tim Kemenkes tiba di RSUD Daud Arief sekitar pukul 8.15 waktu Indonesia Barat
00:26dan langsung melakukan pertemuan tertutup yang digelar di aula.
00:30Kemenkes melakukan audit terkait meninggalnya Dr. Magang yang diduga akibat kelelahan bekerja.
00:37Selain Kemenkes, turut hadir Dinas Pesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,
00:42Dinkes Provinsi Jambi, dan Ikatan Dokter Indonesia.
01:15Sebelumnya saudara diduga beban kerja tinggi tanpa waktu istirahat,
01:19dokter asal Kabupaten Oku Selatan yang sedang menjalani program magang,
01:24Mita Aprilia Asmi meninggal.
01:26Suasana haru mengiringi pemakaman dokter muda asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan,
01:32Sumatera Selatan yang meninggal karena diduga,
01:34dipaksa bekerja saat sedang sakit.
01:37Dr. Mita meninggal usai menjalani perawatan intensif di ICU RSUP Muhammad Hussein, Palembang.
01:44Pihak keluarga mendukung Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Unsri
01:48untuk mengaudit rumah sakit.
01:59Program intensif dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
02:04diharapkan benar kalau tidak lama lagi akan menyelesaikan profesinya
02:09sebagai dokter intensif dan menjadi dokter umum.
02:12Kami keluarga besar mendukung apa yang dilakukan oleh
02:16Ikatan Keluarga Alumni Unsri
02:18untuk melakukan investigasi dari kasus Mita ini.
02:23Mudah-mudahan ada titik terang untuk perbaikan.
02:28Dan untuk mengetahui apa sebenarnya yang dialami Almarhumah,
02:32kita terhubung dengan Bapak Hadriyatul Asmi dan Ibu Oktayusri,
02:36orang tua Almarhumah Dr. Mita.
02:39Assalamualaikum Pak Hadriyatul Asmi dan Ibu Oktayusri.
02:43Kami turut berduka apa yang telah menimpa dokter Mita
02:47dan semoga keluarga diberikan kekuatan.
02:49Sebelumnya kami ingin tahu dulu apa dokter Mita sempat mengabarkan
02:54yang terjadi pada dirinya sebelum ia meninggal.
02:57iya sempat.
03:00Pada waktu tanggal 13 April dia ulang tahun.
03:05Pada saat itu dia mengalami sakit dan diimpus di ruang
03:11ruang jaga dokter.
03:14Tanggal 13 April sempat dirawat di ruangnya sendiri?
03:20Benar?
03:21Iya, di ruang jaga dokter.
03:24Jaga malam.
03:25Pas jaga malam.
03:27Oke, lalu setelah itu bagaimana?
03:31Apakah dokter Mita akhirnya fit kembali
03:34lalu melanjutkan pekerjaannya di rumah sakit atau seperti apa Ibu?
03:39Setelah tanggal 13 itu besok Mita libur.
03:44Jadwalnya libur.
03:46Dihubungi keluarga waktu hari itu tidak bisa dihubungi.
03:52Lusanya kami hubungi lagi tidak bisa dihubungi.
03:55Sehingga saya menelpon temannya untuk nanya
04:00Mita ada jaga di GD apa enggak.
04:03Ternyata Mita ada di kosan tapi sudah di bawah.
04:08Dia lihat temannya di kamar sudah enggak ada.
04:11Dia ada di bawah dalam kondisi tidak sadar.
04:15Pada waktu itu dia turun dari tangga,
04:18turun pakai pakaian tidak kurang wajar.
04:25Karena dia tidak kurang rapi.
04:29Mau jaga tapi tidak pakai jilbab, pakai celana pendek,
04:33pakai rangsel, pakai sepatu,
04:35bawa laptop.
04:37Mau jaga ke IGD.
04:39Oke dan akhirnya kondisi dokter Mita semakin parah hingga
04:45akhirnya pihak keluarga apa yang dilakukan?
04:48Apakah dokter Mita akhirnya dirawat di Palembang itu keputusan siapa?
04:54Ibu.
04:54Awalnya dia dirawat di rumah sakit Kuala Tungkal selama 6 hari dan dinyatakan sehat.
05:04Kami ke sana 1 hari setelah Mita sakit.
05:086 hari kemudian dia diizinkan untuk pulang karena sehat.
05:13Malamnya panas tinggi saya bawa lagi ke rumah sakit Kuala Tungkal pagi langsung dibawa ke Jambi.
05:25Tidak durun.
05:27Oke.
05:28Sebelumnya ada keluhan mengenai penyakit yang dirasakan ataupun beban kerja yang dirasakan dokter Mita.
05:36Apakah ini diceritakan kepada keluarga?
05:38Iya dia sempat bercerita bahwa capek katanya jadwalnya dari pagi sampai malam.
05:48Dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam tapi pulangnya jam 11 malam.
05:56Oke termasuk tetap bekerja dalam kondisi ia sakit benar?
06:02Benar.
06:04Sebelumnya dokter Mita apakah punya riwayat penyakit Bu Oktah?
06:09Tidak ada.
06:10Tidak pernah sakit.
06:11Dari kecil sampai itu tidak pernah sakit sampai sekarang.
06:16Dokter Mita di rumah sakit Kuala Tungkal itu apakah sebagai dokter magang Tunggal sendirian apakah ada rekan juga di sana?
06:26Ada.
06:27Apa yang diceritakan oleh teman-teman?
06:29Teman-teman ada ada 8 di sana di rumah sakit Tungkal.
06:36Yang diceritakan.
06:39Silahkan.
06:44Iya temannya menelpon saya bahwa Mita sakit katanya.
06:49Dan dirawat di rumah sakit Tungkal di impus.
06:55Yang pertama di impus di ruang jaga kemudian besoknya tidak sadar lagi langsung dirawat lagi.
07:04Oke.
07:05Bagaimana dengan masalah dugaan beban kerja berlebih yang dialami oleh dokter Mita ini apakah juga diceritakan oleh rekan-rekan beliau
07:14di rumah sakit Kuala Tunggal?
07:22Pernah waktu itu dia juga.
07:24Pernah dia juga waktu itu bercerita waktu di puskesmas misalkan dia jaga ini betulan kalau ada double job.
07:37Double job.
07:39Oh banyak kerjaan yang tumpang tindih seperti itu ya Bu Okta.
07:44Bu Okta sejak kapan dokter Mita sebenarnya sudah menjalani program magang di rumah sakit itu?
07:52Dari Agustus 2025 sampai Agustus 2026.
07:57Untuk berapa lama Bu Okta?
08:00Untuk satu tahun.
08:02Untuk satu tahun.
08:03Oke.
08:04Setelah kejadian ini apakah ada komunikasi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit kepada keluarga?
08:11Belum ada.
08:13Sejauh ini belum ada.
08:15Sama sekali belum ada?
08:17Belum ada.
08:18Oke.
08:19Bu Okta apa yang diinginkan ataupun sikap keluarga terkait dengan masalah ini apa yang akan didorong oleh pihak keluarga?
08:27Harapan kami supaya tidak ada lagi Mita Mita kedua.
08:34Terkait dengan audit atau?
08:38Dan perbaikan untuk sistem dari rumah sakit.
08:44Kalau secara hukum seperti apa Bu Okta? Apa yang akan dilakukan?
08:50Untuk sementara ini kami masih menunggu investigasi dari surat dari FK Unseri dan Kemenkes.
09:02Baik.
09:03Oke.
09:03Terima kasih Ibu Okta Yusri, Ibu Nda dari dokter Mita dan juga Hadriyatul Asmi, ayah dari dokter Mita sudah berbagi
09:14informasi bersama kami di Sapa Indonesia Siang.
09:16Terima kasih Ibu.
09:19Saudara kita ke sorot.
Komentar

Dianjurkan