Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu


KOMPAS.TV - KAI mengatakan sebanyak 7 penumpang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Lalu, 81 orang mengalami luka-luka.

"Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 7, luka-luka dan dirawat sebanyak 81 orang. Kemudian yang masih terperangkap di dalam kereta sekitar 3," kata Dirut KAI Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga Prabowo Interaksi dengan Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD Bekasi, Pastikan Beri Kompensasi di https://www.kompas.tv/nasional/665703/prabowo-interaksi-dengan-korban-kecelakaan-kereta-api-di-rsud-bekasi-pastikan-beri-kompensasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665711/update-korban-ka-argo-bromo-anggrek-krl-di-bekasi-7-orang-meninggal-81-luka-luka
Transkrip
00:00Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya
00:04atas semangat dan dukungan serta doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia
00:08dan khususnya teman-teman media terhadap penanganan yang menurut saya cukup cepat
00:15dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan kereta api ini.
00:20Sesuai dengan janji kami akuntabilitas setiap 2-3 jam,
00:25kami jajaran Kementerian Perhubungan bersama teman-teman Direktur Kereta Api
00:29dan teman-teman Kepala Basarnas yang bertanggung jawab dalam rangka evakuasi dan pertolongan korban
00:35akan memberikan update laporan setiap 2-3 jam penanganan yang telah kita lakukan
00:41dan hasilnya seperti apa serta rencana ke depannya.
00:45Pada kesempatan ini saya memohon doa restu semoga semua korban bisa dievakuasi dalam waktu yang secepat-cepatnya.
00:52Demikian yang saya sampaikan selanjutnya berkenan kepada Direktur Utama Kereta Api Indonesia
00:59untuk mengupdate jumlah korban dan beberapa hal yang perlu disampaikan kepada publik.
01:04Silakan Pak Bobi.
01:05Ya, terima kasih Pak Wamen, rekan-rekan media selamat pagi.
01:09Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:10Waalaikumsalam.
01:11Saya mengupdate jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta pada malam tadi malam.
01:20Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang.
01:27Dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta.
01:34Evakuasi ini terus terang cukup lama, selama 8 jam dan kita lakukan hati-hati sekali.
01:41Sangat hati-hati sekali nanti Pak Kepala Basarnas yang akan menjelaskan teknis pelaksanaan,
01:46kehati-hatian kita dalam melaksanakan evakuasi dari korban.
01:49Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan.
01:56Jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan evakuasi ke stasiun Bekasi.
02:06Dan selanjutnya kami juga sudah siap untuk melakukan evakuasi dari lokomotif yang ada pada kereta Bromo Anggrek tersebut.
02:16Dan kami berkoordinasi dengan Basarnas untuk mempertimbangkan aspek-aspek kehati-hatian dan keselamatan dari korban yang masih terperangkap di dalam
02:29kereta.
02:31Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, jalur hilir telah dibuka untuk operasional kereta.
02:37Walaupun komputer lain belum bisa kami operasikan untuk naik dan turun di stasiun Bekasi Timur ini,
02:47untuk komputer lain kami batasi sampai di stasiun Bekasi.
02:53Seperti yang saya sampaikan juga, kami mengadakan posko tanggap darurat di stasiun ini dan melalui call center 121-nya kami.
03:02Ada apa-apa? Silahkan keluarga dari korban, silahkan bisa menghubungi call center 121 atau mengunjungi posko tanggap darurat kami di
03:16stasiun ini.
03:17Terima kasih mungkin selanjutnya secara teknis, Pak Kepala Basarnas mohon izin.
03:25Silahkan Pak Kepala Basarnas untuk menyampaikan secara teknis, secara rinci apa yang telah dilakukan dan apa yang akan dilakukan dalam
03:32rangka mengevasi korban.
03:33Silahkan Kepala Basarnas.
03:34Siap. Terima kasih Pak Tuan Men dan juga Pak Nurud.
03:40Teman-teman media, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:43Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
03:45Kami dari Basarnas atas nama pemerintah, sekali lagi mengucapkan duka yang sangat mendalam atas kejadian yang terjadi pada kecelakaan kereta
03:59pada malam hari tadi.
04:01Saya sampaikan bahwa kondisi kecelakaan ini membutuhkan penanganan khusus.
04:10Di mana impact yang terjadi dari kereta Argo Bromo dan juga komputer ini menimbulkan dampak menyatunya dari loko dengan satu
04:23gerbong dari komputer.
04:25Sehingga kami harus melakukan penanganan khusus, melibatkan personil-personil yang memang memiliki kemampuan khusus untuk melakukan ekstrikasi secara teliti dan
04:41juga terukur.
04:42Karena memang ada beberapa korban yang sampai saat ini masih dalam dan kita sangat mengharapkan bisa kita evakuasi dalam kondisi
04:53hidup.
04:54Namun kondisinya masih dalam jebitan material dari kereta tersebut.
05:01Karena itu bahwa operasi yang kita laksanakan sejak kira-kira 30 menit sejak kejadian sampai sekarang kita laksanakan non-stop,
05:13tidak ada henti dan kita akan menggunakan sip-sipan.
05:17Sehingga seluruh personil yang melakukan tindakan khusus tersebut tidak pernah terjedah.
05:25Dan saat ini masih terus berlangsung.
05:29Mohon doanya dari seluruh masyarakat, khususnya juga dari teman-teman media, bahwa apa yang kita lakukan semuanya dalam kondisi terbuka.
05:39Kita akan berupaya melakukan yang terbaik untuk bisa mengevakuasi khususnya korban-korban yang kita pertahankan dalam kondisi selamat.
05:50Mungkin itu yang bisa kami tambahkan.
05:52Terima kasih Pak Adirut, terima kasih Kepala Basarnas atas informasi yang telah diberikan.
06:00Berkenaan rekan-rekan tetap bersabar, tetap memberitakan hal yang terbaik dan mengingatkan kepada masyarakat untuk memperdoami jalur dalam rangka informasi
06:12yang akan disampaikan atau mengkonfirmasi berita yang akan dikonfirmasikan.
06:16Untuk itu kami mohon kepada rekan-rekan media bisa menyampaikan ini kepada publik.
06:22Sekali lagi atas nama pemerintah, kementerian perhubungan dan rekerapi, kami akan mencoba semaksimal mungkin tetap memberikan pelayanan.
06:30Kalau bila dalam pelayanan agak sedikit terganggu, seperti kegiatan rutin, kami mohon maaf.
06:36Ini dikarenakan memang kami sedang fokus dalam penanganan evakuasi yang secepatnya ingin kita segera selesaikan.
06:43Terakhir kami mohon dua restu, semoga ini bisa selesai sebelum siang hari.
06:48Selanjutnya akan ada update lagi kira-kira 2-3 jam ya Pak Adirut.
06:52Mudah-mudahan 2 jam, 3 jam kemudian evakuasi bisa segera kita selesaikan.
06:56Demikian rekan-rekan media, ada yang ingin disampaikan. Silahkan.
07:27Silahkan, Pak Adirut.
07:28Ya, untuk korban dari KHI tidak ada.
07:33Ya, Alhamdulillah.
07:34Untuk korban yang saat ini masih dalam kondisi hidup, Alhamdulillah masih bisa berkomunikasi dengan baik.
07:42Sehingga dari medis selalu mendampingi untuk memberikan tindakan-tindakan.
07:47Setiap ada perubahan dan tindakan ekstrikasi oleh tim SAR khususnya dari Basarna Special Group, tetap kita laksanakan semaksimal mungkin.
07:57Mungkin itu.
07:58Terjawab ya.
08:00Ada yang lagi?
08:07Silahkan Pak Albu Sarnas.
08:08Ya, secara teknis Alhamdulillah tadi untuk rangkaian dari terita api sudah yang dari Agobromo sudah bisa kita tarik.
08:18Dan saat ini tinggal loko yang ada, yang di dalam gerbong komputer.
08:26Saat ini memang belum kita laksanakan penarikan karena kita akan memprioritaskan tiga korban yang sedang dalam proses ekstrikasi.
08:35Dari situ nanti setelah itu kita akan lakukan penarikan untuk meyakinkan bahwa seluruh isi dari kereta kita yakinkan bahwa seluruh
08:46korban sudah bisa dievakuasi.
08:48Itu yang akan kita lakukan.
08:49Ada lagi yang lain teman-teman?
08:51Cukup ya?
08:51Oke, terima kasih.
08:52Nanti kita ketemu di update berikutnya.
08:54Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:58Tetap semangat ya.
Komentar

Dianjurkan