Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebuah video merekam dua kelompok warga cekcok di kawasan proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat.

Polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan bentrokan ini.

Dua kelompok warga bertikai terkait hak atas tanah di sekitar proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu lalu.

Insiden terjadi saat tim proyek bersama unsur Kerapatan Adat Nagari Lubuk Kilangan sedang mengukur lokasi disposal atau area pembuangan tanah hasil pekerjaan proyek.

Namun, sejumlah orang datang dan mengklaim kepemilikan lahan tersebut hingga terjadi cekcok.

Petugas di lapangan pun terpaksa melepaskan tembakan peringatan untuk melerai keributan.

Menanggapi peristiwa ini, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang turun langsung meninjau perkembangan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, meminta PT Hutama Karya (HK) segera mengambil langkah hukum dan berkoordinasi dengan kepolisian.

Andre meminta penegakan hukum terhadap tindakan anarkis yang mengganggu jalannya proyek ini.

Pasalnya, proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus transportasi di jalur Padang-Solok, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan pada salah satu ruas jalan paling ekstrem di Sumatera Barat ini.

#flyover #sitinjaulauik #dpr

Baca Juga Petugas Medis Haji Indonesia Wafat Saat Bertugas di Mekkah | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/673726/petugas-medis-haji-indonesia-wafat-saat-bertugas-di-mekkah-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673740/2-kelompok-warga-cekcok-di-proyek-flyover-sitinjau-lauik-dpr-minta-polisi-tindak-tegas-sapa-siang
Transkrip
00:00Berita lainnya saudara, sebuah video merekam dua kelompok warga cekcok di kawasan proyek pembangunan flyover
00:05Sitinjau, Lawik, Kota Padang, Sumatera Barat.
00:09Polisi terpaksa melepaskan tembangan peringatan untuk membubarkan bentrokan ini.
00:28Dua kelompok warga bertikai terkait hak atas tanah di sekitar proyek pembangunan flyover Sitinjau, Lawik, Kota Padang, Sumatera Barat pada
00:36Sabtu lalu.
00:36Insiden terjadi saat tim proyek bersama unsur kerapatan adat nagari lubuk hilangan
00:42sedang mengukur lokasi disposal atau area pembuangan tanah hasil pekerjaan proyek.
00:48Namun sejumlah orang datang dan mengklaim kepemilikan lahan itu hingga terjadi cekcok.
00:57Petugas di lapangan pun terpaksa melepaskan tembakan peringatan untuk melerai keributan.
01:05Kemarin kita sudah persoasi dulu karena anggota kita pertama kurang.
01:09Yang kedua, ini mohon maafan deh, kemarin kalau ada hal yang tidak tertentang.
01:14Untung anggota kita malah menyerang masyarakat, melakukan perindakan peringatan di lokasi.
01:21Kalau tidak, kemarin mungkin ada keruban.
01:24Sekarang kan dilaporkan lagi anggota kita kemarinnya.
01:27Tapi dalam arti kata anggota itu sudah bertendak melarang untuk jangan ribut.
01:32Menyikapi peristiwa ini, Wakil Ketua Komisi 6 DPR RI Andre Rosiade yang turun langsung
01:38meninjau perkembangan pembangunan flyover City Jauh Lawi
01:41dan meminta PT. Hutama Karya atau HPSL segera mengambil langkah hukum dan berkoordinasi dengan kepolisian.
01:49Andre meminta penegakan hukum terhadap tindakan anarkistis yang mengganggu jalannya proyek ini.
01:54Pasalnya, proyek pembangunan flyover City Jauh Lawi sudah tertunda sekitar satu setengah bulan akibat persoalan
02:01dan sengketa lahan.
02:03Saya meminta HAKA segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan laporan, bikin LP dan harus ada penegakan hukum.
02:14Jadi saya meminta negara tidak boleh kalah dengan tindakan-tindakan anarkist, apalagi kita sudah mendengar
02:21dari kronologis dari awal sampai akhir, untuk tanah ini Bunga Imunah tidak punya dasar alas hak.
02:31Pembangunan flyover City Jauh Lawi merupakan salah satu proyek strategis nasional
02:36yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus transportasi di jalur Padang Solok,
02:43sekaligus mengurangi risiko kecelakaan pada salah satu ruas jalan paling ekstrim di Sumatera Barat ini.
02:50Rio Johannes, Kompas TV, Padang, Sumatera Barat
Komentar

Dianjurkan