00:03Kita akan coba lebih mendekat ya, ke pulau-pulau sampah, tapi sebelum kita tiba di pulau sampah saja, itu di
00:09depan sebelah kiri banyak tumpukan sampah juga Pak?
00:13Banyak.
00:13Ini area apa Pak?
00:14Ini hutan lindung Pak, Jakarta Alam.
00:16Boleh mungkin kita mendekat ke sisi sebelah kiri ya, karena itu banyak sekali ya sampah Pak.
00:21Saya akan tunjukkan lagi ya, ini sampah-sampah yang kemudian ada di hutan lindung ya Pak?
00:25Iya, hutan lindung ini.
00:25Seharusnya dipelihara, tapi justru malah hutan lindung saja tidak terlindungi.
00:30Iya, masa satwanya, apanya, kan masih banyak burung-burung, minyawak.
00:34Dan kita tidak tahu juga apakah hewan-hewan di sini juga makan-makan sampah ini ya Pak?
00:37Ya kita tidak tahu, karena monyet-monyet itu ada di situ cari makan.
00:40Banyak sekali, monyet-monyet yang ada di sini.
00:48Kondisinya ini ada pagarnya Pak, sebelumnya atau bagaimana?
00:50Di pagar ini.
00:51Tapi rusak seperti itu?
00:52Rusak, ini baru sebentar, cuma baru bertahan ada sekitar 2 tahun lah, udah rusak lagi.
00:57Ini kan ada kali masuk dalam.
00:59Sekitar 2 tahun udah hancur lagi.
01:01Dan air tentu sumber dari kehidupan, termasuk juga untuk hewan-hewan di sini, bisa dikatakan sangat tidak layak untuk dikonsumsi
01:09ya Pak?
01:09Iya lah, karena sudah tercemar sih Pak.
01:11Sudah tercemar ya, limbah-limbah tadi ya Pak ya?
01:13Oke, kita akan coba lebih mendekat saudara untuk menuju ke pulau-pulau sampah yang kemudian menjadi akar persoalan dari pencemaran
01:20lingkungan yang ada di sini.
01:26Itu pulau-pulau sampahnya Pak?
01:27Iya, ini pulau sampahnya Pak ini.
01:29Oh, oke.
01:30Yang baru terbentuk.
01:31Bahkan bisa dinaiki oleh orang, termasuk oleh alat berat.
01:35Iya.
01:35Itu seperti ada alat berat yang sedang membersihkan.
01:38Seberapa mengganggunya Pak, pulau-pulau sampah ini buat melayak?
01:41Mengganggu sekali Pak, ini kan jalur harusnya kan lurus kita begini.
01:44Ya, dengan aranya ini kita muter.
01:46Sedangkan di sini pun udah mau dangkal.
01:48Pau kandas Pak, kalau air surut, kau kandas.
01:50Ini jalur kapal ini.
01:52Artinya dulu bisa langsung lurus saja?
01:53Bisa, langsung. 4 tahun kemarin masih bisa.
01:55Ini baru 1 tahun ini Pak, musim barat kemarin.
01:57Baru 1 tahun?
01:58Baru 1 tahun ini.
01:58Oke.
01:59Baru 1 tahun ini.
02:00Emang kalau terjadi pengendapan mungkin udah lama tadinya cetek-cetek-cetek.
02:04Dihajar musim barat, sampah itu ngadu.
02:07Dari laut, dari ini, jadi satu di sini.
02:10Terbentuklah pulau sampah ini.
02:20Itu di sebelah kiri sampah juga Pak?
02:22Sampah juga itu.
02:23Yang menumpuk seperti itu?
02:24Iya, sampah juga itu.
02:25Itu tadinya biasa, cuma di ini sama escapator.
02:28Ditinggiin.
02:29Oh, oke.
02:30Artinya di bagian depan, di sebelah kanan, di sebelah kiri, semuanya sampah?
02:35Cuma sedikit uang nih alur pelawar nih Pak.
02:37Sedikit aja.
02:37Hanya sebatas mungkin berapa meter ini?
02:39Cuma paling nggak ada 10 meter.
02:41Dan ini berbahaya Pak untuk nelayan?
02:42Berbahaya sekali Pak.
02:44Ini kita kadang-kadang nelayan mau buru-buru pulang atau namanya keadaan dari capek dari laut,
02:48kena baling-balingnya, kena sampah.
02:50Dan ini bisa berpapasan seperti ini ya?
02:51Ya ini.
02:52Sempit ya?
02:53Iya, perang kecil Pak.
02:53Kalau perang agak besar udah kandas.
02:56Kalau yang GT-GT 10 udah kandas.
02:58Untuk pelampung-pelampung ini Pak, ini apa Pak?
03:00Ini tanda untuk nelayan yang keluar Pak.
03:03Jadi nelayan sudah daya bikin pelampung.
03:05Karena dia salah-salah sedikit dia kandas kapalnya.
03:07Saya dan Pak Syaril, saudara, akan coba lebih mendekat ya.
03:11Dan akan coba mendatangi serta menginjak secara langsung peluang-peluang sampah
03:15yang nampaknya saat ini sedang dibersihkan, saudara.
03:18Saya akan coba dekati.
03:32Saya dan Pak Syaril, saudara, akan coba turun langsung ke pulau-peluang sampah yang ada di sini.
03:38Dan bisa dilihat ya, ini salah satu proses pembersihan yang dilakukan dengan menggunakan alat berat.
03:42Saya akan coba langsung ke sana.
03:47Oke, saya akan coba turun saudara dengan Pak Syaril.
03:51Ini bisa ya Pak ya?
03:52Iya, bisa Pak.
03:55Sudah ada papannya ya?
03:57Oke.
03:59Dan ini artinya memang betul pulau sampah ini bisa diinjak ya oleh manusia.
04:05Oke, dan sekali lagi ini proses, salah satu proses yang sedang dilakukan oleh Bina Singkongan Hidup Provinsi DKI Jakarta.
04:21Lewat sini bisa ya Pak?
04:27Saya akan coba melihat lebih dekat, saudara, proses pembersihan yang ada di pulau-pulau sampah ini bersama dengan Pak Pendi
04:35selaku Sudin ya Pak ya?
04:37Sudin Lingkongan Hidup Kepulauan Seribu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
04:41Pak Pendi, terima kasih untuk waktunya.
04:42Saya lihat ini ada alat-alat berat, Pak.
04:45Termasuk juga ada petugas yang kemudian diturunkan untuk membersihkan sampah-sampah.
04:48Pertama mungkin bisa dijelaskan mekanismenya seperti apa, Pak, untuk membersihkan pulau sampah ini?
04:53Jadi kan sampah bercampur lumpur ya.
04:56Mekanis pekerjanya kita secara manual ya.
05:00Manual apa?
05:00Ya, dengan cara comot.
05:03Diambil gitu ya Pak?
05:04Ya, comot.
05:05Untuk alat beratnya, pembersihan lumpurnya, alat beratnya.
05:09Oh, oke.
05:11Artinya alat berat itu untuk senimet, tapi sampah-sampahnya itu oleh manusia?
05:15Manusia.
05:15Mungkin salah satunya itu, Pak?
05:16Iya.
05:17Boleh kita lebih mendekat, Pak?
05:18Oke, saya dan Pak Penny dan Pak Syari akan lebih mendekat ya segera untuk melihat proses pembersihan yang ada di
05:23pulau-pulau sampah ini oleh dinas lingkungan hidup ya.
05:27Oke.
05:29Oke.
05:31Dan ini konturnya bisa dilihat ya sampah bercampur dengan sedimen yang ada di laut, kemudian membentuk sebuah pulau.
05:41Sebenarnya kalau laut ini sebenarnya bersih ya?
05:43Nah, tapi dari Sudin sendiri mendeteksi pulau sampah ini ada dari tahun berapa, Pak?
05:47Sub indo by broth3rmax
05:50Is daantas Uihi
05:52Terima kasih telah menonton!
Komentar