BERLIN, KOMPAS.TV - Putra Mahkota Iran yang hidup dalam pengasingan, Reza Pahlavi, disiram cairan merah pada Kamis (23/4/2026) saat ia meninggalkan sebuah gedung di Berlin.
Insiden itu terjadi setelah Pahlavi meninggalkan konferensi pers. Dalam konferensi pers tersebut, Pahlavi mengkritik gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Tampak Pahlavi tidak terluka akibat cairan yang mengenai bagian belakang jas dan lehernya, dan sempat melambaikan tangan kepada para pendukungnya sebelum masuk ke mobil yang kemudian meninggalkan lokasi.
Polisi mengatakan cairan tersebut diduga adalah jus tomat.
Pelaku yang diduga melakukan aksi itu, yang identitasnya tidak diungkap sesuai aturan privasi di Germany, langsung ditahan polisi.
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664959/detik-detik-putra-mahkota-iran-disiram-cairan-merah-usai-kritik-gencatan-senjata-as-iran
Komentar