Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, sempat menjadi sorotan karena anggaran pengadaan mobil dinasnya yang mencapai Rp8,5 miliar.

Setelah muncul gelombang protes, Rudy memutuskan mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan pada APBD Perubahan 2025.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyebut mobil tersebut belum pernah digunakan.

#kalimantantimur #mobildinas #gubernur

Baca Juga KKHI Madinah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia, 9 Dokter Spesialis Disiagakan | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/664466/kkhi-madinah-siap-sambut-jemaah-haji-indonesia-9-dokter-spesialis-disiagakan-kompas-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664468/ricuh-warga-protes-kebijakan-gubernur-kalimantan-timur-kompas-malam
Transkrip
00:00Unjuk rasa warga Kalimantan Timur di depan kantor Gubernur Kaltim berujung ricuh.
00:05Warga protes kebijakan Pemprov Kaltim yang dinilai menunjukkan gaya hidup mewah dan nepotisme.
00:21Bentrokan terjadi antara warga pengunjuk rasa dengan polisi yang menjaga kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gejah Mada, Samarinda.
00:28Unjuk rasa ini merupakan rasa kecewa masyarakat soal kebijakan pengadaan mobil dinas Gubernur yang mencapai nominal 8,5 miliar rupiah
00:36serta biaya renovasi rumah dinas hingga senilai 25 miliar rupiah.
00:41Sejumlah mobil water cannon diturunkan untuk membubarkan warga.
00:45Semua masa aksi pun ditangkap diduga melakukan provokasi saat aksi.
00:49Warga pun berangsur-angsur mulai membubarkan diri.
00:58Ada beberapa yang diamankan, tapi kita masih dalam tahap pemeriksaan.
01:02Tentunya nanti kita lihat, kita nanti belum konsolidasi.
01:06Tentunya kita pendekatan hukum, referensif akan kita kendorkan.
01:12Kita akan lihat dari tingkat kesalahannya.
01:16Harapan kita seandainya pun ada kelanjutan, dia sampaikan dengan bijak, sampaikan dengan cara elegan,
01:24sehingga lebih tepat, lebih masuk, dan tidak menemukan akses yang berimplikasi beri gangguan kaktimas.
01:30Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan