Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Harga gas elpiji nonsubsidi naik per 18 April 2026.

Untuk elpiji 5,5 kg dari harga Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu dan elpiji 12 kg dari harga Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung.

Kenaikan harga ini membuat pelaku usaha kuliner harus memutar otak untuk bisa menjaga pemasukan.

Lantas seperti apa siasat pedagang dalam menghadapi kenaikan harga ini? Berikut liputan Jurnalis KompasTV, Claudia Carla dan Juru Kamera Yanuar Ruslim dari kawasan Jakarta Selatan.

Baca Juga Elpiji Nonsubsidi 12 Kg Tembus Rp394 Ribu di Merauke, Stok di Agen Menipis | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/664305/elpiji-nonsubsidi-12-kg-tembus-rp394-ribu-di-merauke-stok-di-agen-menipis-kompas-siang

#elpiji #elpijinonsubsidi #hargaelpiji

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664308/pedagang-umkm-jakarta-keluhkan-harga-elpiji-12-kg-naik-jadi-rp228-ribu-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara, harga gas LPG non-subsidi naik per 18 April 2026.
00:05Kenaikan harga ini membuat pelaku usaha kuliner harus memutar otak untuk bisa menjaga pemasukan.
00:11Lantas, seperti apa siasat pedagang dalam menghadapi kenaikan harga ini?
00:16Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Claudia Carla dan juru kamera Yanwar Ruslim dari kawasan Jakarta Selatan.
00:23Saudara PT Pertamina Patraniaga resmi meliris penyesuaian harga gas LPG
00:29ukuran 5,5 kg dan juga 12 kg, di mana ukuran 5,5 kg ini naik 17.000 rupiah,
00:38sebelumnya harganya 90.000 rupiah menjadi 107.000 rupiah.
00:43Sedangkan untuk gas LPG ukuran 12 kg, harganya juga naik 36.000 rupiah.
00:50Dari harga sebelumnya yaitu 192.000 rupiah menjadi 228.000 rupiah.
00:58Nah ini agaknya cukup bikin pusing ya, gak cuma ibu rumah tangga tapi juga pelaku usaha kuliner ataupun pedagang.
01:05Dan kira-kira gimana ya caranya untuk mensiasati dari kenaikan harga gas LPG tersebut?
01:11Saya akan langsung menanyakan kepada pelaku usaha kuliner dari kedai si berat yang ada di wilayah Jakarta Selatan.
01:18Halo Mbak Ajeng, apa kabar Mbak?
01:21Mbak, ini kan gas LPG itu naik ya yang ukuran 12 kg dan 5,5 kg.
01:28Nah ini gimana sih Mbak cara mensiasatinya dan biasanya pakai yang ukuran berapa?
01:33Biasanya pakai yang 12 kg, cuma buat sekarang karena harganya naik lumayan banget ya.
01:38Kita kadang kita akalin pakai yang 3 kg, yang subsidi.
01:44Oke, ini berarti untuk menjaga harganya nih, kalau untuk harganya sendiri ada kenaikan atau tetap sama nih?
01:50Sebenarnya agak bingung ya, kita UMKM kalau naikin harga takutnya pelanggan itu kan sensitif banget dengan kenaikan harga.
01:58Jadi sampai sekarang masih diakalin sih untuk penggunaan dari bahan baku yang naik gitu.
02:04Ini berarti salah satunya, akalinnya juga beralih ya dari sebelumnya mungkin yang 12 kg, sekarang dicampur gitu ya, penggunakan gas
02:11LPG 3 kg gitu ya?
02:12Betul, iya betul.
02:14Oke, nah terakhir ini terkait dengan kenaikan harga ini, apa sih Mbak yang menjadi harapannya ke depan?
02:20Harapannya ke depan semoga harga bisa lebih bijak lagi ya untuk kenaikan atau mungkin nanti bisa turun juga waktu ke
02:30depannya.
02:30Ya paling gitu aja sih harapannya, karena kita UMKM kan sangat berpengaruh ya kalau ada kenaikan-kenaikan dari harga gas,
02:40plastik, bahan baku lainnya.
02:41Dan nggak bisa semena-mena kita naikin harga jualnya gitu.
02:45Gitu sih paling.
02:46Karena ini juga kalau naikin harga jual juga nanti pengaruh kepada penjualan begitu ya Kak ya?
02:51Iya betul, takutnya pelanggannya nanti nggak balik lagi kan, gitu sih.
02:56Tapi sejauh ini untuk penjualan tetap normal Kak?
02:59Untuk penjualan sih sejauh ini masih normal sih, Alhamdulillah.
03:04Baik, terima kasih banyak Mbak Ajeng.
03:06Selamat kembali menyiapkan makanan dan pesanan hari ini ya.
03:09Nah tadi itu perbincangan saya dengan pelaku usaha kuliner di wilayah Jakarta Selatan
03:14yang ternyata juga harus mensiasati dengan adanya kenaikan harga gas LPG ini
03:19di mana biasanya menggunakan tabung gas ukuran 12 kg
03:23akhirnya masih dicampur nih penggunaannya dengan tabung gas melon atau yang ukurannya 3 kg.
03:29Lodea Carla, Yenua Ruslim, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan