00:00Saudara, harga gas LPG non-subsidi naik per 18 April 2026.
00:05Kenaikan harga ini membuat pelaku usaha kuliner harus memutar otak untuk bisa menjaga pemasukan.
00:11Lantas, seperti apa siasat pedagang dalam menghadapi kenaikan harga ini?
00:16Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Claudia Carla dan juru kamera Yanwar Ruslim dari kawasan Jakarta Selatan.
00:23Saudara PT Pertamina Patraniaga resmi meliris penyesuaian harga gas LPG
00:29ukuran 5,5 kg dan juga 12 kg, di mana ukuran 5,5 kg ini naik 17.000 rupiah,
00:38sebelumnya harganya 90.000 rupiah menjadi 107.000 rupiah.
00:43Sedangkan untuk gas LPG ukuran 12 kg, harganya juga naik 36.000 rupiah.
00:50Dari harga sebelumnya yaitu 192.000 rupiah menjadi 228.000 rupiah.
00:58Nah ini agaknya cukup bikin pusing ya, gak cuma ibu rumah tangga tapi juga pelaku usaha kuliner ataupun pedagang.
01:05Dan kira-kira gimana ya caranya untuk mensiasati dari kenaikan harga gas LPG tersebut?
01:11Saya akan langsung menanyakan kepada pelaku usaha kuliner dari kedai si berat yang ada di wilayah Jakarta Selatan.
01:18Halo Mbak Ajeng, apa kabar Mbak?
01:21Mbak, ini kan gas LPG itu naik ya yang ukuran 12 kg dan 5,5 kg.
01:28Nah ini gimana sih Mbak cara mensiasatinya dan biasanya pakai yang ukuran berapa?
01:33Biasanya pakai yang 12 kg, cuma buat sekarang karena harganya naik lumayan banget ya.
01:38Kita kadang kita akalin pakai yang 3 kg, yang subsidi.
01:44Oke, ini berarti untuk menjaga harganya nih, kalau untuk harganya sendiri ada kenaikan atau tetap sama nih?
01:50Sebenarnya agak bingung ya, kita UMKM kalau naikin harga takutnya pelanggan itu kan sensitif banget dengan kenaikan harga.
01:58Jadi sampai sekarang masih diakalin sih untuk penggunaan dari bahan baku yang naik gitu.
02:04Ini berarti salah satunya, akalinnya juga beralih ya dari sebelumnya mungkin yang 12 kg, sekarang dicampur gitu ya, penggunakan gas
02:11LPG 3 kg gitu ya?
02:12Betul, iya betul.
02:14Oke, nah terakhir ini terkait dengan kenaikan harga ini, apa sih Mbak yang menjadi harapannya ke depan?
02:20Harapannya ke depan semoga harga bisa lebih bijak lagi ya untuk kenaikan atau mungkin nanti bisa turun juga waktu ke
02:30depannya.
02:30Ya paling gitu aja sih harapannya, karena kita UMKM kan sangat berpengaruh ya kalau ada kenaikan-kenaikan dari harga gas,
02:40plastik, bahan baku lainnya.
02:41Dan nggak bisa semena-mena kita naikin harga jualnya gitu.
02:45Gitu sih paling.
02:46Karena ini juga kalau naikin harga jual juga nanti pengaruh kepada penjualan begitu ya Kak ya?
02:51Iya betul, takutnya pelanggannya nanti nggak balik lagi kan, gitu sih.
02:56Tapi sejauh ini untuk penjualan tetap normal Kak?
02:59Untuk penjualan sih sejauh ini masih normal sih, Alhamdulillah.
03:04Baik, terima kasih banyak Mbak Ajeng.
03:06Selamat kembali menyiapkan makanan dan pesanan hari ini ya.
03:09Nah tadi itu perbincangan saya dengan pelaku usaha kuliner di wilayah Jakarta Selatan
03:14yang ternyata juga harus mensiasati dengan adanya kenaikan harga gas LPG ini
03:19di mana biasanya menggunakan tabung gas ukuran 12 kg
03:23akhirnya masih dicampur nih penggunaannya dengan tabung gas melon atau yang ukurannya 3 kg.
03:29Lodea Carla, Yenua Ruslim, Kompas TV, Jakarta.
Komentar