Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Meski belum final, wacana akses lintas udara militer AS melalui wilayah udara Indonesia kian memperlihatkan kemesraan Indonesia dengan Amerika Serikat.

Di sisi lain, adanya ketegangan global saat ini menjadi ujian kemampuan diplomatik Indonesia, khususnya dengan Iran.

Akankah kedekatan Indonesia dengan AS mempengaruhi hubungan diplomatik Indonesia dengan Iran?

Kita bahas bersama warga negara Iran yang juga Dosen International Institute for Islamic Studies di Qom, Qasem Muhammadi.

Juga ada anggota Komisi I DPR Fraksi PKB, Syamsu Rizal dan Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Duarte.

Baca Juga Izin Lintas Udara AS di Indonesia Jadi Sorotan, Kemhan: Usulan dari Pihak AS, Masih Ditinjau di https://www.kompas.tv/nasional/663440/izin-lintas-udara-as-di-indonesia-jadi-sorotan-kemhan-usulan-dari-pihak-as-masih-ditinjau

#amerika #militeras #as

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663459/full-wacana-akses-lintas-udara-militer-as-di-ri-ganggu-hubungan-indonesia-iran-kompas-petang
Transkrip
00:00Meski belum final, wacana akses lintas udara militer Amerika Serikat melalui wilayah udara Indonesia
00:04kian memperlihatkan kemesraan Indonesia dengan Amerika Serikat.
00:08Di sisi lain, adanya ketegangan global saat ini menjadi ujian kemampuan diplomatik Indonesia, khususnya dengan Iran.
00:16Akankah kedekatan Indonesia dengan Amerika Serikat memengaruhi hubungan diplomatik Indonesia dengan Iran?
00:22Kita bahas bersama warga negara Iran yang juga dosen internasional, Institute for Islamic Studies di KOM,
00:30ada Kasim Mohamad, juga ada anggota Komisi 1 DPR Fraksi, PKB Syamsu Rizal, dan dosen ilmu politik Universitas Udayana, Evata
00:39Duarte.
00:40Selamat petang semuanya.
00:42Selamat petang.
00:44Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:46Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:48Saya ke Kasim dulu, Kasim.
00:50Pertanyaannya begini, ketika muncul wacana kerjasama akses lintas udara antara Indonesia dengan Amerika Serikat,
00:57bagaimana Anda meresponnya sebagai warga Iran yang tengah berkonflik dengan Amerika Serikat?
01:05Allah Rahmanul Rahim.
01:08Pertama-tama kita harus ketahui bahwa
01:11kalau kesepakatan militer di antara dua negara
01:15pasti itu masuk akal dan bisa dipahami.
01:21tapi pasti itu harus ada syaratnya
01:25kalau kita mau menerima satu kesepakatan macam itu
01:28pasti harus ada syaratnya
01:31dan saya kira
01:32kalau bersama siapa atau mitra apa
01:37kamu mau menipakati atau membuat kesepakatan
01:41di sini ada
01:42di satu pihaknya ada Amerika Serikat
01:45kalau kita merujuk ke sejarahnya Amerika Serikat itu
01:48selama 250 tahun
01:51selama berwujudnya, beradanya Amerika Serikat itu
01:56hanya 17 tahun tidak berperang negara ini
02:01dan sampai sekarang 40 negara dibombardir Amerika Serikat
02:05dan diperangi mereka
02:07oleh karena itu
02:08dan akhir-akhirnya adalah peperangannya sama Iran
02:12yang menewaskan ribuan orang
02:15termasuk 170 jiwa
02:20yang tidak berdosa
02:22anak-anak kecil di sekolah minap
02:24oleh karena itu
02:25ini mitra yang kita sekarang bicarakan
02:28apakah itu
02:29kalau kita mau timbangkan
02:31apakah itu mitra yang bisa kita percayai
02:33bisa kita adakan kerjasama
02:35atau tidak
02:36kita harus
02:38kita harus memahami itu
02:42tapi Anda sendiri melihat
02:45apakah hubungan Iran dengan Indonesia
02:47akhirnya terganggu
02:49atas kerjasama ini?
02:53saya kira pasti
02:55Iran itu akan melihat
02:57siapa di perang ini adalah sahabatnya
02:59dan siapa yang tidak
03:01atau tidak memperlihatkan
03:03kesahabatannya
03:04khususnya pada kesempatan yang serius ini
03:07pasti itu akan mempengaruh
03:12relasi Iran dan Indonesia
03:14karena kalau kita rujuk ke sejarahnya
03:17Indonesia itu
03:18yang kita tentukan
03:21atau yang kita
03:21kita sudah melihat dari Indonesia itu
03:25luar biasa mengenai
03:27sikapnya sama Palestina
03:29sikapnya sama orang-orang tertindas
03:31di Indonesia
03:34oleh karena itu
03:35itu yang kita
03:36kita apa
03:37memahami dari Indonesia
03:39oleh karena itu
03:40kalau kita melihat
03:41sesuatu yang sebaliknya
03:43itu pasti
03:44membuat
03:45ya
03:46ekuasi itu agak
03:47apa
03:48mungkin
03:49tidak begitu bagus
03:51Mas Kasim
03:52jadi Anda melihat
03:53bahwa
03:54sikap Indonesia terhadap Iran
03:56itu berbeda
03:57ketika Indonesia
03:58merespon situasi di Palestina
03:59itu maksud Anda
04:03Mas Kasim
04:04betul
04:05baik
04:05Pak Samsu
04:07Mas Kasim mengatakan
04:09itu yang dia lihat
04:10perbedaan sikap Indonesia
04:13saat melihat Iran
04:15yang diserang oleh Amerika Serikat
04:17berbeda ketika kita
04:18menanggapi
04:19bagaimana Palestina
04:21juga diserang oleh Israel
04:22bagaimana Anda
04:23merespon Kasim
04:26ya
04:27terima kasih banyak
04:28Mas Kasim
04:29Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
04:31Pak Ilona
04:32masih patah
04:33yang pertama
04:34tidak bisa dilihat
04:36later late
04:36dan
04:37apple to apple
04:38melihat
04:39Palestine
04:39dukungan kita dengan
04:41Palestine
04:42kemudian antara
04:43persoalan Iran
04:43dengan Amerika
04:44karena kedua
04:46negara ini
04:47tentu jauh berbeda
04:48kalau Indonesia
04:49bagi asumsi saya
04:51melihat
04:51persoalan Iran
04:52dengan Amerika
04:54itu adalah
04:55persoalan
04:55dua negara
04:56yang sama
04:57dua negara
04:58yang memiliki
04:58kekuatan
04:59dan kedaulatan
05:00yang relatif sama
05:01dan mereka memiliki
05:02kemandirian
05:03sehingga
05:04tidak bisa dibandingkan
05:05ketika kita
05:06memberikan respon
05:07yang
05:08menurut
05:09Kasim itu
05:10sangat
05:11proporsional
05:13terhadap
05:13Palestine
05:14dan Libanon Selatan
05:15misalnya
05:16karena mereka memang
05:17Palestine
05:17dan Libanon Selatan
05:19atau beberapa
05:20negara yang lainnya
05:21itu
05:21memang adalah negara
05:23yang butuh
05:23support langsung
05:24butuh dukungan
05:26internasional
05:27sementara
05:28untuk relasi
05:29Amerika
05:29dan Iran
05:30itu
05:30murni
05:31sebuah
05:32atau hubungan
05:33negara
05:33antara satu negara
05:34dengan yang lain itu
05:35yang kurang lebih
05:36sama lah
05:37ya kira-kira
05:38responnya kita
05:39sama pada saat
05:40Rusia dengan
05:41Ukraine
05:42ada masalah
05:43kemudian terjadi
05:43perang
05:44kita juga tidak
05:45menunjukkan
05:45dukungan
05:47yang berarti
05:48terhadap
05:49kedua negara
05:49ini berat sebelah
05:50jadi kita masih menjalankan
05:52politik bebas aktif
05:53itu masih ya
05:53sangat
05:54dan konteksnya
05:57berbeda dengan
05:57Palestine
05:58yang memang
05:59dalam konteks
06:00ya konteks
06:01kalau boleh kita
06:02dibilang
06:03ada potensi
06:03aneksasi lah
06:04dan itu terjadi
06:05kemudian
06:05ada potensi
06:08tindakan
06:09melanggar
06:10asas kemanusiaan
06:12kemudian
06:13humanitas
06:14internasional
06:14dan beberapa
06:15kesepakatan-kesepakatan
06:17yang sebelumnya
06:17sudah ada
06:18oke lantas
06:19pertanyaannya begini deh
06:20apa sebenarnya
06:22makna strategis
06:23dari kementerian kita
06:24dengan kekuatan besar
06:25seperti Amerika Serikat
06:27nah
06:27ini juga yang paling penting
06:29penting memang
06:30untuk kita sikapi sama-sama
06:31termasuk seluruh rakyat Indonesia
06:32karena Indonesia
06:33akhir-akhir ini
06:35mempertontonkan
06:36diplomasi
06:37yang kalau saya istilahkan
06:38itu mulai jadi genit
06:39kenapa genit
06:40karena
06:40mau baik
06:41di depan
06:42Rusia
06:43mau cantik
06:44di depan
06:45Amerika
06:45dan
06:46dua hal yang
06:47menurut saya
06:48secara pribadi itu
06:49hampir tidak mungkin
06:50kita bisa dapatkan
06:50dua-dua
06:51oleh karena itu
06:52untuk meningkatkan
06:53bargaining powernya kita
06:55bukan dengan cara
06:56harus manis
06:57dihadapan kedua belah pihak
06:59bagi kami
06:59secara pribadi adalah
07:01bagaimana
07:01membentuk
07:03bargaining power
07:04yang berbasis
07:05pada sumber daya
07:06yang kita miliki
07:07kalau kita lihat
07:09kalau kita lihat
07:09apa yang dipertontonkan
07:10disini oleh
07:10Iran
07:11ini mohon izin
07:12Mas Kasim
07:13itu adalah
07:14weaponisasi
07:15of supply chain
07:17dan itu berjalan
07:18sangat efektif
07:19dan itu menjadi
07:20pelajaran yang luar biasa
07:22bagi kita
07:22sehingga
07:23sudah tiba saatnya
07:24Indonesia
07:24mesti menaikkan level
07:26strategi diplomasinya
07:27bukan hanya
07:28sekadar
07:29merespon hal-hal yang
07:30sifatnya aktual
07:31tetapi
07:32membuat
07:32grand skenario
07:33yang kemudian
07:34meneguhkan
07:35posisi kita
07:36sebagai leader
07:37di global south
07:37apakah mungkin
07:39juga menjadi leader
07:40di kawasan
07:41ASEAN misalnya
07:42oke baik
07:43saya ke Mas Hefata
07:44kalau begitu
07:44Mas Hefata
07:45tadi kan Pak Samsu
07:46mengatakan bahwa
07:47Indonesia masih
07:47begitu aktif
07:48menjalankan
07:48politik bebas aktif
07:50tapi
07:50mari kita lihat
07:52pada 9 Maret lalu
07:54Mas Hefata
07:54Presiden Prabowo Subianto
07:56menegaskan
07:56Indonesia terus
07:57memegang prinsip
07:58politik luar negeri
07:59bebas aktif
08:00di tengah
08:00ketegangan global
08:01nah pertanyaannya
08:02apakah pernyataan ini
08:04sudah sejalan
08:05dengan praktiknya
08:06yang Anda lihat
08:08ya
08:09bahwa memang
08:11situasi kali ini
08:12harus kita lihat
08:13sebagai
08:13kalau dalam isi lain
08:15mendalung
08:16di antara
08:17dua karang
08:18jadi kita
08:19akhirnya
08:19dalam posisi
08:20ini
08:21itu mulai memainkan
08:22posisi-posisi
08:23strategis
08:24dan meningkatkan
08:25leverage
08:25jadi
08:26memang kita melihat
08:27bahwa posisi Indonesia
08:29yang saat ini
08:29membutuhkan
08:30satu
08:31dukungan kerjasama
08:33internasional
08:33yang sangat kuat
08:34itu tentu tidak salah
08:35akan tetapi
08:36kita tentu juga harus melihat
08:38langkah manuver Indonesia
08:39dalam diplomasinya dengan Iran
08:40sebenarnya
08:41langkah diplomasi yang dilakukan oleh Iran
08:43ini sudah terjadi ya
08:44tetapi tentu
08:45ada dua perbedaan
08:47yang sangat signifikan
08:48yaitu
08:48satu
08:49ketika
08:49pemerintah sudah melakukan
08:51koordinasi
08:52sudah melakukan
08:53konsultasi
08:54akan tetapi
08:55dari pihak
08:56militer Iran
08:57ini masih
08:57menetapkan Indonesia
08:58pada posisi yang
08:59bisa kita katakan
09:01dalam tanda petik
09:02dikerjai begitu ya
09:03sehingga
09:03peningkatan
09:05upaya untuk
09:07menggagalkan
09:08kapal-kapal yang lewat
09:09dan lain sebagainya
09:10ini yang akhirnya
09:10menyebabkan
09:11Indonesia
09:12berada pada posisi sulit
09:13karena apa?
09:14karena tadi
09:15Indonesia
09:15dianggap terlalu
09:17berada pada
09:18dimensi
09:19yang
09:19conong dekat dengan
09:20Amerika Serikat
09:21dan kepentingannya
09:22itu yang
09:22terpaca
09:23sehingga
09:24China
09:25melalui Iran
09:26itu akhirnya menahan
09:27berapa langkah-langkah tersebut
09:28maka
09:29saya kira
09:30ini merupakan
09:30salah satu strategi
09:31untuk menciptakan
09:32satu kuncian
09:35bahwa Indonesia
09:36harus menentukan
09:37sikapnya segera
09:37itu yang
09:38bisa terjadi
09:39oke baik
09:40kalau Kasim sendiri
09:41bagaimana Anda melihat
09:42Iran saat ini
09:43masih menganggap
09:44Indonesia sahabat
09:45atau sudah bukan
09:46sahabat lagi
09:47nanti dijawab
09:47kami sering kembali
09:48saudara
09:49tetap di kompas petang
09:53Kasim
09:54sebagai warga negara
09:55Iran yang sudah
09:56mempelajari
09:57Indonesia
09:58bagaimana Anda
09:59melihat hubungan
10:00Indonesia dengan
10:00Iran sejak
10:01sebelum perang
10:02hingga saat ini
10:05ya saya kira
10:07hubungan itu
10:08luar biasa
10:08bagus sekali
10:09dan bahkan
10:12sekarang ini
10:12juga ada
10:13kerjasama
10:14bahkan ada
10:15bantuan
10:16saya dapat informasi
10:17sudah ada
10:18bantuan sekadar
10:199 miliar
10:22rupiah yang
10:23yang dikasih
10:25untuk dibangun
10:27bangunan-bangunan
10:29yang sudah terkena
10:30serangan Amerika Serikat
10:33dari Indonesia
10:33tapi yang saya
10:36pikirkan
10:37mengenai masalah
10:37kesepakatan
10:38macam itu
10:39pasti kalau kita
10:41mau
10:41membuat
10:42kesepakatan
10:44sama-sama
10:44negara
10:45ada
10:46dua syarat
10:47yang harus
10:47ditentukan
10:48pertama
10:49itu
10:50menjamin
10:51keamanan
10:52yang membayangkan
10:53mengangkat
10:54keamanan negara
10:55tersebut
10:56kedua-duanya
10:57dan
10:58kita
10:58pasti bahwa
11:00negara itu
11:01yang kita mau
11:01kerjasama-sama
11:02kita pasti bahwa
11:03itu sedia
11:04dan tidak akan
11:06mengkhianati kita
11:07saya kira
11:08kedua-dua syarat
11:09itu
11:09nampaknya
11:11tidak dipenuhi
11:12di sini
11:12mengenai
11:13Amerika Serikat
11:14pertamanya
11:14saya kira
11:16kalau contohnya
11:16kalau ada
11:17pangkalan
11:17atau kalau ada
11:18kesepakatan
11:19yang serius
11:21diantara
11:22Indonesia
11:22dan Amerika Serikat
11:24itu pasti akan
11:26mengancam
11:27negara-negara
11:28yang bermusuhan
11:29sama Amerika Serikat
11:30macam China
11:31atau Rusia
11:31dan juga Iran
11:32itu
11:34saya kira
11:35itu signal
11:36yang tidak begitu
11:36bagus untuk
11:37negara-negara
11:38bermusuhan
11:39sama Amerika Serikat
11:40itu satu
11:40kedua
11:41masalah
11:42apa
11:43atau tidak
11:44saya kira
11:45kalau pengalaman
11:45yang di
11:46Timur Tengah
11:47itu
11:47bisa
11:48memberikan
11:50pelajaran
11:50yang bagus
11:51kepada kita
11:51bahwa
11:52apa
11:53di
11:54Timur Tengah
11:54itu
11:55ada
11:55belasan
11:57minimalnya
11:58bahkan
11:58mungkin puluhan
11:59pangkalan
12:00Amerika Serikat
12:01ada kesepakatan
12:02di negara-negara
12:03Arab
12:03di
12:04apa
12:05di
12:05Teluk Persia
12:07itu
12:07sama Amerika Serikat
12:09dan itu
12:09tidak menjamin
12:10keamanan mereka
12:11pasti itu
12:11membahayakan
12:12keamanan mereka
12:13ya
12:13ya ini
12:14karena
12:16Amerika Serikat
12:17itu
12:17sebagaimana
12:17yang saya
12:18tadi katakan
12:18itu tidak
12:20mempeduli
12:21dengan
12:21keamanan
12:22negara
12:22apapun saja
12:23tapi keamanan
12:24negara
12:24dan
12:25kepentingannya
12:26sendiri
12:29itu harus
12:30dipikirkan
12:31dulu
12:31kalau mau
12:32didalamkan
12:33kerjasama-sama
12:34Amerika Serikat
12:35jadi
12:36melihat
12:36bagaimana
12:37Indonesia
12:38belakangan ini
12:39cukup dekat
12:40dengan Amerika Serikat
12:41tidak hanya
12:41kesepakatan
12:42dalam pertahanan
12:43tapi sebelumnya
12:43juga bergabung
12:44dengan BOP
12:45bagaimana
12:46Iran memandang
12:47Indonesia saat ini
12:47masih sahabatkah
12:50ya
12:51saya kira
12:52itu masih
12:52bisa dianggap
12:53sebagai sahabat
12:54tapi kalau
12:55itu dilanjutkan
12:56kalau kesepakatan
12:58itu khusus
12:58kalau
13:01wilayah udaranya
13:02Indonesia itu
13:03dikasih oleh
13:04Amerika Serikat
13:04pasti itu
13:05akan selesai
13:06kesabatan macam itu
13:07pasti akan selesai
13:08oke
13:09baik
13:09saya ke Mas Evata
13:10kita kembali ke wacana
13:12blanket over flight access
13:13ketika
13:14akses atas
13:15domen itu
13:16diminta oleh
13:16kekuatan besar
13:17seperti Amerika Serikat
13:18bagaimana nanti
13:19negara lain
13:20membacanya
13:20jangan-jangan
13:21ikut-ikutan
13:22nanti mau
13:24ya
13:25saya kira
13:25ini merupakan
13:27poin yang sangat-sangat
13:28krusial ya
13:28menurut Amerika Serikat
13:29karena kalau mereka
13:30melakukan
13:31diplomasi
13:32over flight itu
13:33dan terjadi
13:33kita akhirnya
13:34menandatangani
13:35maka mereka
13:35akan memongkos
13:36memangkas ya
13:37waktu penerbangan
13:38untuk menuju
13:39ke Diego Garcia ya
13:40kita lihatkan
13:41bahwa sebenarnya
13:42ada banyak pangkalan
13:43Amerika
13:43salah satunya
13:44pusatnya itu
13:45di Guam ya
13:45Anderson
13:46habis itu mereka
13:47lewat PNG
13:48terus lewat Darwin
13:49nah ketika mereka
13:50berhasil
13:51bekerjasama ya
13:52dengan Indonesia
13:53maka ini
13:53akan jauh lebih mudah
13:55tetapi sebenarnya
13:55sudah ada 18 kali
13:58penerbangan
13:58yang tercatat
13:59begitu
13:59dan maka
14:00ini bukanlah
14:01sesuatu hal yang baru
14:02dan bahkan
14:02kita harus terbuka
14:04banyak sekali
14:04pesawat Amerika
14:05yang tidak terlacak
14:06oleh radar kita
14:06yang sebenarnya
14:07sudah terbang
14:08ratusan kali
14:09lewat di atas kita
14:09maka
14:10ini lebih kepada
14:11leverage kita ya
14:12kita akhirnya
14:14meminta kepada
14:15Amerika Serikat
14:15untuk memberikan
14:16sesuatu dari
14:17akses-akses
14:18yang sebenarnya
14:18sama ini
14:19seringkali kadang-kadang
14:20dilanggar dalam tanah petik ya
14:21maka
14:22poin yang tersebut ya
14:23sebenarnya secara
14:24secara
14:25kedaulir
14:26Mas Yepata
14:26Anda bilang
14:27selama ini dilanggar
14:28tapi sekarang
14:29justru kita
14:29mempertimbangkan
14:30permintaan
14:31Amerika Serikat
14:32untuk membuka
14:33ruang udara
14:34Indonesia
14:34sebenarnya siapa sih
14:36yang diuntungkan
14:36kalau ini memang deal
14:39ya
14:39tentu
14:40kalau ditanya
14:41siapa yang diuntungkan
14:42dalam posisi ini
14:43kita bisa mengatakan
14:44bahwa
14:45yang menawarkan
14:46hal tersebut adalah
14:47Amerika Serikat
14:47dan posisi Indonesia
14:48dengan mayor
14:51diplomatiknya
14:52gitu ya
14:52yang benar-benar
14:54sangat menggelegar ini
14:54tentu
14:55posisi dari Amerika Serikat
14:57dan juga negara-negara
14:58kawasan yang
14:59tentu tidak sepakat
15:00dengan apa yang dilakukan
15:01oleh Iran
15:02blokade-blokade yang dilakukan
15:03peningkatan premi
15:04dan lain sebagainya
15:04itu yang
15:05yang bisa terbaca
15:06dengan saat clear
15:07dan juga ini adalah
15:08upaya untuk
15:08kalau Amerika kan
15:10ingin upayanya
15:10menekan Cina itu sendiri
15:11jadi mereka nanti
15:13akan menguasai
15:13beberapa wilayah-wilayah
15:15dan juga
15:15pembangunan pangkalan
15:16yang bisa kita katakan
15:18sebagai bagian dari
15:19upaya diplomasi
15:20pertahanan mereka
15:21jadi kalau kita simpulkan
15:23wacana blanket
15:23overfly access ini
15:24lebih baik kita pertimbangkan
15:26atau lebih baik ditolak saja
15:27pertanyaannya itu
15:28ya kalau saya
15:30malah
15:31kalau bisa terbuka ya
15:33bahwa Indonesia mungkin
15:34tidak akan tanda tangan
15:35tetapi Indonesia juga
15:36tidak mungkin menolak
15:37begitu
15:38Indonesia tidak akan tanda tangan
15:40mungkin ya
15:40tetapi juga Indonesia
15:41tidak menolak
15:42karena posisi-posisi hari ini
15:43Indonesia membutuhkan
15:45diversifikasi tadi
15:46dan hari ini
15:47kita tidak dimasukkan
15:49sebagai teman oleh Iran
15:50nah itu dia masalahnya
15:51kalau kita diberikan teman
15:52ya mungkin
15:52akan ada posisi berbeda
15:54cuman BOP ini
15:54menjadi kunci utama
15:55kenapa Iran juga
15:56memikirkan dua kali
15:57bagaimana langkahnya
15:58akhirnya diversifikasinya
15:59malah bisa saja
16:00tidak jalan ya mas
16:01nah itu dia
16:02makanya sih
16:04ya Pak Prabowo
16:05ke Rusia
16:05dan habis itu
16:06langsung ke Perancis
16:06sebagai omni
16:08kemasi sprint
16:08oke baik saya ke Pak Samsu
16:10mumpung memang
16:11ini masih wacana ya
16:12untuk akses lintas udara
16:14baru di tahap
16:16nota kesepahaman
16:17belum final
16:18apakah
16:19apa nanti mungkin
16:20langkah yang akan diambil
16:21oleh Komisi 1
16:22ya
16:23yang pertama
16:24kita saat ini
16:27dalam posisi
16:28menyiapkan
16:29regulasi yang komprehensif
16:31Alhamdulillah
16:32di bulan
16:33Februari kemarin
16:34kita sudah
16:35menandatangani
16:36atau kita sudah
16:36mengesahkan
16:37undang-undang
16:38pengendalian ruang udara
16:39dan salah satunya itu
16:41adalah
16:41syarat-syarat teknis
16:43terhadap
16:44apa saja
16:45yang muncul
16:45di udara
16:46Republik Indonesia
16:48jadi termasuk
16:49pesawat udara
16:50satelit komunikasi
16:52yang memang
16:53mau tidak
16:54mau kita akui
16:55seperti yang Masyapat
16:56sampaikan tadi
16:56itu bahwa
16:57ada beberapa obyek
16:58yang melewati kita
16:59tetapi kita
17:00tidak memperoleh
17:01pemberitahuan
17:02tidak mendapatkan
17:03apa-apa dari situ
17:04dan itu kemudian
17:05disadari
17:05karena
17:06regulasinya kita
17:07itu yang agak lemah
17:08dan itu kemudian
17:09diisi dengan
17:09regulasi
17:10atau undang-undang
17:11pengendalian
17:11ruang udara
17:12yang memungkinkan
17:13kita untuk bisa
17:15melakukan langkah-langkah
17:16nyata
17:16termasuk untuk
17:17menurunkan
17:19atau memput daun
17:20sehingga
17:21kedepannya
17:21yang penting
17:22kita lakukan itu
17:23adalah
17:23menetapkan syarat
17:25dan kondisian
17:25yang benar-benar
17:26komprehensif
17:27sehingga
17:28kedepannya
17:28banyak negara-negara
17:30lain yang akan
17:30menggunakan itu
17:31untuk penerbangan
17:32komersil
17:33untuk penerbangan
17:34kemanusiaan
17:35yang memberikan
17:36kemanfaatan
17:36untuk rakyat Indonesia
17:37Pak Samsu
17:38saya punya pertanyaan
17:39tolong nih
17:39jawab singkat
17:40dan tegas
17:41apakah kita
17:42yang semakin dekat
17:43dengan Amerika Serikat
17:44karena
17:45kebutuhan
17:46urgency kita
17:47diversifikasi tadi
17:48termaksud
17:49soal ekonomi
17:51tidak
17:52kita lebih dekat
17:54soal ekonomi
17:55kita lebih dekat
17:56ke blok Rusia
17:57dengan China
17:58dibanding dengan
17:59ke Amerika
18:00walaupun
18:01juga kita mesti
18:02akui bahwa
18:02intensitas ekspor kita
18:04ke Amerika itu
18:05lebih besar
18:05dibanding dengan
18:06Amerika dari
18:07Indonesia
18:08impornya kita
18:09tetapi dalam
18:10konteks yang nyata
18:11hampir semua
18:12kalau kita mau hitung
18:13komoditi
18:14maka blok
18:15non-Amerika itu
18:16kita masih jauh lebih banyak
18:18oke
18:19baik saya ke
18:19Mas Evata
18:20sebagai simpulan
18:21Mas
18:21bagaimana sih
18:22seharusnya Indonesia
18:23bersikap
18:24pro Amerika Serikat
18:25pro Iran
18:26atau tetap
18:27netral saja
18:27singkat saja
18:29ya tentu
18:30posisi Indonesia
18:32dalam hal ini
18:32itu memang
18:33lebih kepada
18:34arah ya
18:35untuk kembali
18:37merestualisasi
18:38atau merevitalisasi
18:39hubungan dengan
18:40semua pihak
18:40karena kita melihat
18:41bahwa kondisi
18:42tekanan yang seperti ini
18:43dan Indonesia
18:44itu inginnya
18:46berada pada
18:47posisi yang cukup
18:47prima ya
18:48untuk sebagai
18:50strategis dari
18:51semua pihak
18:51Rusia sangat
18:52membutuhkan
18:52Indonesia
18:53begitu juga
18:53dengan Amerika
18:54ya
18:54begitu juga
18:55dengan negara-negara
18:56yang lain
18:56maka dalam posisi
18:57seperti ini
18:57Indonesia
18:57mencoba semaksimal
18:59mungkin untuk
18:59tadi ya
19:00bermain dalam
19:00posisi tengah-tengah
19:01akan tetapi
19:02kita perlu
19:03menekankan pada
19:05porsi bahwa
19:06sebenarnya
19:07kita ini
19:07berada pada
19:08kondisi
19:09untuk
19:10meningkatkan
19:12pertahanan kita
19:13meningkatkan
19:14SDM kita
19:15dan lain sebagainya
19:16tetapi bukan dalam
19:17kondisi sebagai
19:17mitra aliansi
19:18strategis
19:19untuk urusan militer
19:20begitu ya
19:21nah ini yang
19:21harus-harus
19:22dibedakan
19:23sehingga
19:23kita nanti
19:24tetap berada
19:25dan mampu
19:26melakukan
19:26satu hubungan
19:27baik dengan
19:28semua pihak
19:28karena
19:29Rusia memberikan
19:30sesuatu yang
19:31nanti akan ditekan
19:32oleh Amerika
19:33Amerika juga
19:33memberikan sesuatu yang
19:34akan ditekan oleh Rusia
19:35ini kan akhirnya
19:36membuat segala sesuatunya
19:37berada pada posisi
19:38yang cukup dilematis
19:38ya baik
19:39terima kasih Mas Hefata
19:40terima kasih Pak Samsu
19:41terima kasih Kasim
19:42telah bergabung di
19:42Kompas Petang
19:43sampai ketemu lagi
19:44semuanya
19:45terima kasih
19:46terima kasih
Komentar

Dianjurkan