Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendiri Lembaga Riset SMRC, Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi dilaporkan ke Bareskrim terkait dugaan penghasutan dan makar.

Laporan ini disampaikan oleh kelompok presidium kebangsaan 08 dan Direktur Eksekutif Merah Pusaka Strategik Indonesia (MPSI). Apakah langkah ini mencerminkan mekanisme hukum yang sehat atau justru bentuk kriminalisasi?

Pernyataan Saiful Mujani soal "menjatuhkan" Prabowo, apakah bisa diartikan sebagai potensi ancaman terhadap stabilitas negara?

Program ROSI mengundang peneliti Kontra-Terorisme, Keamanan Internasional, dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ulta Levenia Nababan. Juga akademisi Sekolah Tinggi Hukum Indonesia JENTERA, Asfinawati.

Saksikan dalam ROSI episode Seruan "Makar" Berujung Laporan. Tayang Kamis, 16 April 2026 pukul 20.30 WIB LIVE di KompasTV.



#kritik #prabowo #saifulmujani

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/663446/full-saiful-mujani-dilaporkan-ke-bareskrim-sebut-jatuhkan-prabowo-makar-atau-kriminalisasi
Transkrip
00:18Jangan lupa like, share, dan subscribe ya
00:30Bukan, bukan pada prosedur yang formal, impeachment seperti itu
00:34Itu tidak akan jalan
00:36Yang jalan hanya ini
00:37Bisa gak kita mengkonsolidikan diri untuk menjatuhkan Prabowo?
00:41Kalau nasihati Prabowo gak bisa juga
00:45Bisanya hanya dijatuhkan
00:53Apapun yang sudah disampaikan itu gampang mengiring opini
00:57Apa yang sudah Anda katakan mengajak banyak orang turun ke jalan dengan maksud dan tujuan menggulingkan pemerintahan yang sah
01:04Itu salah ya
01:05Pemerintahan yang sah adalah pemerintahan yang dilegitimasi oleh hukum dan sesuai konstitusi
01:15Apa yang disampaikan oleh Bang Saiful itu
01:18Itu sesuatu yang pertama ya tadi
01:20Kalau kita baca dalam konteksnya
01:23Itu menjatuhkan presiden itu adalah
01:25Ya di luar konstitusi
01:30Peristiwa yang dugaan konten di media
01:34Bahwa ajakan makar
01:37Nah ini sudah menerima
01:40Kami Polda Metro Jaya sudah menerima laporan
01:42Ini masih kami lakukan pendalaman terkait tentang laporan polisi
01:56Selamat malam saudara
01:58Program Rosi kembali hadir kehadapan Anda
02:00Dan malam ini giliran saya Tifal Solesa yang akan memandu diskusi
02:04Pendiri Lembaga Riset SMRC Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi
02:11Dilaporkan ke Baris Krim Polri terkait dugaan penghasutan dan makar
02:16Laporan dilakukan oleh Kelompok Presidium Kebangsaan 08
02:20Dan Direktur Eksekutif Merah Pusaka Strategik Indonesia atau MPSI
02:25Apakah langkah ini mencerminkan mekanisme hukum yang sehat
02:29Atau justru bentuk kriminalisasi
02:31Malam ini saya mengundang tenaga ahli utama kantor staf Presiden Ulta Levenia Nababan
02:36Dan akademisi dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera
02:40Yang juga aktivis dan advokat hak asasi manusia Asfinawati
02:44Selamat malam semuanya apa kabar
02:45Selamat malam
02:46Terima kasih sudah datang ke Studio Kompas TV kali ini
02:50Saya melihat konten Anda Mbak Ulta tanggal 3 April lalu di akun Instagram Anda
02:56Merespons pernyataan dari Pak Saiful Mujani dan Anda memberikan takarir atau caption disitu
03:01Ini bisa disebut makar
03:03Nah belum lama ini sudah ada klarifikasi dari Pak Saiful yang menyebut
03:07Tidak ada kata makar yang dikeluarkan dalam momen itu yang terekam lewat video yang kemudian beredar di media sosial
03:14Menurut Anda di mana letak makar dari pernyataan Saiful Mujani ini?
03:17Genologi kata makar itu kan gak harus dikatakan makar gitu
03:23Genologinya kan makar satu yang niat jahat gitu
03:29Dan menurut saya menurut keyakinan saya ketika menyebutkan menjatuhkan presiden di luar cara-cara yang konstitusional itu sudah masuk ke
03:43dalam kategori itu
03:44Gitu makanya saya itu adalah pendapat pribadi saya dan bukan saya yang pertama kali menyebarkan itu
03:53Itu sudah tersebar di link Youtube
03:56Mungkin itu link Youtube oposisi saya tidak mengerti
04:00Cuma saya merespon itu
04:02Karena saya melihat dari komentar-komentar dari link itu
04:08Mulai ada ajakan untuk harusnya turun ke jalan lah revolusi lah
04:15Yang menurut saya itu harus diimbangi dengan orang yang pro kepada pemerintah dan pro kepada konstitusi
04:23Itu pendapat Anda pribadi tapi diamini juga lah
04:25Gak oleh teman-teman yang ada di kantor staf kepresidenan
04:28Pada saat itu adalah pendapat pribadi saya
04:32Kemudian kepala staf memiliki pendapat beliau juga mewakili KSP
04:38Dan tidak jauh dari apa yang saya sampaikan gitu
04:42Bahwa beliau mengatakan harus menghormati konstitusi
04:46Koridornya konstitusi
04:48Kalau ingin mengganti pemerintahan ya melalui mekanisme yang sudah diatur dalam undang-undang
04:53Bahkan Pak Presiden juga mengatakan kalau misalnya ingin mengganti saya ya tunggu dong
04:57Pemilu 2029
04:59Jadi Presiden sendiri menghormati konstitusi dan cara-cara demokratis
05:05Beliau 4 kali kalah dalam pemilu
05:07Apakah ada pernah ter-record beliau menyatakan kita turun ke jalan jatuhkan ini
05:13Karena beliau tidak menang pemilu
05:154 kali dan tetap menggunakan cara-cara yang demokratis sesuai konstitusi, sesuai undang-undang
05:22Agar sekarang menjadi Presiden
05:24Mbak Vina Anda menemukan letak dari makar dari pernyataan Saifo Mujani ini?
05:28Tidak, jadi menurut saya begini
05:31Tentu saja semua orang berhak memiliki keyakinan
05:34Tetapi hukum harusnya tidak didekati dengan keyakinan
05:39Tapi dengan pengetahuan yaitu ilmu hukum
05:41Di dalam makar, khususnya di dalam undang-undang 1 tahun 2023
05:46Tentang KUHP yang baru, yang sekarang berlaku
05:50Dikatakan makar itu adalah serangan
05:52Nah jadi kalau pernyataan jelas bukan serangan
05:56Jadi tidak bisa disebut makar
05:58Di mana makarnya itu sebetulnya ya
06:00Memang kalau zaman order baru dan kemudian sebelum KUHP baru
06:07Makar itu diterjemahkan dengan sangat luas
06:10Ada orang ngomong ini makar
06:13Sesuai dengan selera penguasa
06:15Dan sesuai dengan selera penguasa itu bukan kata-kata saya
06:18Itu TAP MPR tahun 98 tentang reformasi
06:23Di situ dibilang bahwa hukum telah digunakan untuk selera penguasa
06:28Sehingga tidak ada keadilan bagi rakyat
06:31Itu semua adalah gambaran cerminan bagaimana hukum digunakan secara sewenang-wenang
06:36Salah satunya adalah membatasi kebebasan berpendapat orang
06:40Dengan hukum seperti suversif, makar gitu
06:43Nah ini kan ada salah satu pelapor Robina Akbar kepada Polda Metro Jaya
06:47Jadi laporan ini tidak hanya terpusat ke Bareskrim
06:49Tapi juga ke Polda Metro Jaya
06:50Yang dipakai pasalnya adalah pasal 246
06:53Menghasut orang untuk melawan penguasa umum dengan kekerasan
06:56Terpenuh hingga laporan ini ditujukan kepada Saifo Mujani dan Islah Bahrawi
07:01Gara-gara pernyataan itu tadi
07:02Iya itu karena nature-nya adalah kekerasan
07:07Apakah mengatakan omongan itu adalah kekerasan?
07:11Apakah ada ajakan untuk mari kita serang atau apa
07:16Jadi gini kalau kita lihat kasus pada masa Orda Lama
07:18Maka kita akan tahu apa itu makar
07:20Misalnya ada seorang pilot yang menyerang istana negara
07:26Dan dia betul-betul sudah menerbangkan pesawat itu
07:30Ada lagi orang yang menyerang Presiden Soekarno di Cikini
07:34Sehingga heboh gitu kalau kita baca tulisan-tulisan sejarah
07:37Ya itu betul-betul sudah ada serangan, ada perbuatan, melakukan kekerasan gitu
07:42Oke sehingga belum ada tindakan ya kalau menurut Mbak Asfina Wati tadi
07:47Mbak Ultah ditambah lagi di pasal 160 sudah diterangkan juga
07:51Makar itu niat untuk melakukan serangan yang telah diwujudkan
07:54Dengan persiapan perbuatan tersebut
07:56Di mata Anda pernyataan itu serangannya dalam bentuk apa?
07:59Ya saya tanya Anda aja deh Mas
08:01Apakah harus menunggu kekerasan dulu lalu pemerintah bertindak
08:06Tapi ini kan bukan kekerasan, ini makar
08:08Kan beda itu, jangan disamakan makar hanya kekerasan
08:12Itu adalah misleading
08:14Kalau saya melihatnya dari konsep sekuritisasi
08:18Seperti yang dikatakan oleh Barry Buzan atau oleh Weaver Copenhagen School itu
08:24Ketika provokasi itu kemudian bereskalasi
08:27Lalu berlanjut menjadi memicu mobilisasi masa
08:31Mungkin seperti yang Agustus lalu
08:33Itu kontrol negara bukan terhadap kekuasannya
08:36Tapi kontrol negara untuk melindungi masyarakat
08:39Jumlah total kerugian negara
08:43Waktu Agustus itu sampai 1,2T
08:47Dan ada korban jiwa
08:48Lalu kemudian pemerintah diminta untuk reaktif
08:52Dan ketika pemerintah reaktif
08:54Kalau misalnya seperti itu
08:55Menunggu kekerasan dulu
08:57Baru kita bertindak
08:58Apakah artinya maksud Anda Agustus adalah makar?
09:02Karena menyamakan visio Agustus dengan persoalan ini
09:05Apakah itu artinya makar?
09:06Nah ini kan upaya framing
09:08Jadi saya sampaikan tadi
09:10Ketika pemerintah reaktif
09:13Itu akan merugikan banyak pihak
09:15Ada korban jiwa
09:17Ada kerugian hingga 1,2T
09:19Itu ketika tidak bisa dipotong upaya itu
09:23Sebelum kejadian
09:24Tadi Mbak Asvin bilang
09:26Seperti kita harus menunggu kekerasan dulu
09:29Baru bertindak gitu
09:30Maaf saya sempat kerja
09:31Bukan saya yang bilang
09:32Undang-undang 1,2T,2T yang bilang
09:35Yang telah diputuskan oleh pemerintah
09:37Dan DPR itu bukan kata-kata saya
09:39Kalau maunya saya bukan begitu juga mungkin
09:41Tapi di undang-undang bilang begitu
09:43Makar adalah serangan
09:44Anslah bahasa Belandanya
09:46Tapi kan ada kekhawatiran bahwa akan ada mobilisasi
09:48Di balik pernyataan Saiful Mujani ini Mbak
09:50Pertama begini
09:51Kan kekhawatiran
09:52Berarti kalau kekhawatiran belum terjadi
09:54Saya khawatir bahwa rumah saya akan dicuri
09:58Apakah dengan begitu saya sudah bisa menuduh orang mau mencuri
10:01Ya nggak bisa
10:02Jadi kalau kita ada
10:04Dan begini
10:05Kalaupun ada mobilisasi
10:06Apakah mobilisasi pasti berarti makar?
10:10Kan nggak
10:11Mobilisasi itu bisa untuk demonstrasi
10:13Menuntut perubahan ke arah yang lebih baik
10:16Gitu ya
10:17Jadi mobilisasi ini untuk apa?
10:19Kalau mobilisasi
10:20Seribu orang
10:21Atau 10 ribu orang
10:22Berdiri di depan
10:24Monas
10:25Tapi nggak ngapa-ngapain
10:26Berdiri aja
10:27Dan bilang
10:28Perbaiki negara ini
10:29Tegakkan konstitusi
10:31Beri kesejahteraan kepada rakyat
10:33Yang ada di pasal 33
10:34Apakah kita bisa sebut itu makar?
10:36Kalau begitu
10:37Bagaimana suara rakyat
10:38Bisa disuarakan?
10:39Nggak ada demokrasi dong
10:41Kalau demonstrasi
10:42Sama dengan mobilisasi
10:44Sama dengan makar
10:46Mbak Ultah
10:47Ya saya sampaikan sih tadi
10:49Bukan mengatakan bahwa
10:51Yang dilakukan bulan Agustus itu adalah makar
10:54Karena kan beda sekali kan
10:55Maksudnya adalah
10:56Ketika pemerintah
10:58Punya kontrol
11:00Itu
11:01Kosnya itu
11:03Lebih bisa diukur
11:04Dan kita tidak ingin ada korban jiwa
11:07Dan segala macam
11:08Dan tidak ada
11:09Upaya apapun
11:11Atau tindakan apapun
11:13Kebijakan apapun
11:14Dari
11:14Pemerintahan
11:16Pak Prabowo
11:17Itu untuk
11:18Membatasi orang
11:19Berekspresi
11:20Untuk membatasi
11:21Orang halal-bihalal
11:23Contohnya masih banyak halal-bihalal
11:24Sekarang ini
11:25Tapi
11:26Saya itu
11:26Nggak kuping
11:27Tipis juga
11:29Maksudnya itu kan
11:30Banyak pembicara
11:31Tidak ada yang mengatakan
11:33Orang seperti
11:34Ferry Amsari
11:34Itu makar
11:35Karena dia mengatakan
11:36Impeachment
11:37Itu sesuai dengan konstitusi
11:39Tapi ketika ada seorang
11:41Seperti Prof. Swaiful Mujani
11:43Mengatakan bahwa
11:44Salah satu-satunya cara
11:46Dia bilangkan
11:47Artinya
11:49Speech-nya itu mengatakan
11:50Kalau misalnya
11:51Dia tahu nih
11:52Ada cara yang konstitusional
11:53Tapi
11:54Dia bilang
11:55Satu-satunya cara
11:56Adalah dengan cara-cara
11:58Yang inkonstitusional
11:59Seperti 98
12:00Seperti 966
12:03Sehingga Anda menilai bahwa
12:04Laporan yang dibuat oleh
12:06Warga kepada
12:07Polda Metro Jaya
12:07Yang dugaannya penghasutan
12:09Pasti akan berujung pada
12:10Mekar
12:10Keyakinan Anda begitu?
12:12Kalau misalnya
12:13Kemudian itu
12:14Di proses hukum
12:15Ini kan
12:16Berarti kan
12:16Masyarakat bijak juga kan
12:18Masyarakat
12:18Nggak ada yang menggempur
12:19Rumahnya
12:20Prof. Swaiful Mujani
12:22Tidak ada yang menyerang
12:23Saya dengar juga
12:24Kemarin masih bisa
12:25Muncul di
12:26Forum publik
12:27Tapi kemarin ada demo lho
12:28Mbak
12:29Ke Swaiful Mujani
12:29SMRC
12:30Ke kantor SMRC
12:33Artinya masyarakat
12:35Aja patuh
12:36Dengan cara-cara
12:38Yang tidak
12:39Anarkis
12:40Dan mereka
12:42Menghormati
12:43Proses hukum
12:44Makanya melakukan
12:45Laporan kepada
12:46Polda Metro
12:47Kepada
12:48Ini
12:48Ya kita lihat aja nanti
12:50Di proses hukumnya
12:51Apakah itu
12:53Membuktikan itu
12:54Makar atau tidak
12:55Menghasut itu
12:56Apakah akan langsung
12:56Serta Merta
12:57Jadi Makar
12:57Mbak Asbid
12:59Gini kan
13:00Menghasut itu
13:01Untuk apa
13:01Menghasut untuk
13:02Kekerasan
13:03Misalnya
13:03Menghasut untuk
13:05Melawan siapa
13:06Jadi
13:07Menurut saya
13:08Nggak bisa
13:08Jadi begini
13:09Kenapa di dalam hukum
13:11Ada yang namanya
13:12Pencurian
13:12Ada yang namanya
13:13Penggelapan
13:14Ini supaya kita bisa tahu
13:15Bahwa hukum
13:15Nggak semudah itu
13:16Mencuri itu
13:17Kalau kita ngambilnya
13:18Melawan hukum
13:18Nggak pakai izin
13:19Kalau menggelapkan
13:20Kita dapat barang itu
13:21Secara sah
13:22Tapi kita nggak mau
13:23Balikin lagi
13:24Sama-sama pada dasar
13:26Pada intinya
13:27Barang itu
13:27Sudah tidak ada lagi
13:28Di tangan yang punya
13:29Yang punya
13:30Nggak punya barangnya
13:31Tapi hukum
13:32Nggak bisa
13:32Bilang
13:33Pencurian sama dengan
13:34Penggelapan
13:35Penggelapan sama dengan
13:36Pencurian
13:36Nggak bisa
13:38Begitu
13:38Jadi menurut saya
13:39Begini
13:40Tadi ini kan kita dengar
13:41Kata-kata macam-macam ya
13:43Makar
13:45Penghasutan
13:47Mobilisasi
13:48Demonstrasi
13:49Macam-macam itu ya
13:50Dan itu semua
13:51Jelas punya
13:52Kategorisasi yang
13:53Berbeda
13:53Dan tadi Mbak Ulta
13:55Juga sudah
13:55Mengklarifikasi
13:56Dia tidak mengatakan
13:57Bahwa
13:58Yang dimaksud
13:59Untuk mobilisasi
14:00Adalah makar
14:01Jadi kita perlu
14:02Bedakan sejak awal
14:03Bahwa mengajak orang
14:04Untuk
14:05Berdemonstrasi
14:07Itu tidak serta-merta
14:08Makar
14:08Karena nggak ada
14:09Menyerangnya
14:10Kalau
14:11Kalau berdemonstrasi
14:13Sudah menjadi
14:13Makar
14:14Artinya Indonesia
14:15Bukan negara demokrasi
14:16Tidak ada negara hukum
14:17Lagi
14:18Karena hukumnya
14:19Nggak bilang begitu
14:19Tapi kalau kemudian
14:20Mengukur itu
14:20Menghasut
14:21Pernyataan dari
14:22Saifel Mujani itu
14:23Menghasut untuk apa dulu
14:24Begitu ya
14:25Jadi gini
14:26Kalau dalam
14:26Hakkasih manusia
14:27Menghasut itu
14:28Adalah
14:29Kalau kita
14:30Mengajak orang
14:30Melakukan diskriminasi
14:32Atau kekerasan
14:33Atau permusuhan
14:34Karena ras
14:35Kebangsaan
14:36Atau agama
14:37Kenapa
14:38Karena itu adalah
14:39Hak yang
14:40Itu adalah hal yang
14:40Melekat pada diri manusia
14:42Tapi kalau salah
14:43Memerintah
14:44Abai mendengarkan
14:45Suara rakyat
14:46Tidak mengikuti
14:47Konstitusi
14:48Misalnya apa
14:48Kita ambil contoh
14:49Sederhana
14:50Di masa yang pemerintahan
14:51Yang lalu
14:52Yang juga menyokong
14:53Pak Prabowo
14:53Ibu kota negara
14:55Dimiliki oleh pemerintah
14:57Padahal konstitusi bilang
14:58Tanah dikuasai
15:00Bukan dimiliki
15:01Itu kan melanggar konstitusi
15:02Tapi karena kita
15:04Bukan penguasa
15:04Kita gak bisa bilang
15:05Itu makar
15:06Itu makar melalui undang-undang
15:07Oke
15:07Gitu kan
15:08Kalau pakai bahasa yang lus
15:09Sehingga bagaimana kemudian
15:11Menilai pernyataan
15:12Saiful Mujani terkait
15:13Yang disebut
15:14Menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto
15:16Dikategorikan sebagai sebuah makar
15:17Kalau
15:18Ada pemerintah
15:19Yang
15:20Dinilai tidak baik
15:22Ya
15:23Gantilah pemerintah itu
15:25Ada mekanismenya
15:26Dengan baik
15:27Dengan damai
15:28Bisa
15:29Melalui
15:30Pemilihan umum
15:31Tidak ada masalah
15:32Bisa juga
15:33Melalui
15:34Impeachment
15:35Tidak ada masalah
15:36Tapi
15:37Impeachment
15:38Ya melalui saluran
15:39Ada salurannya
15:40DPR
15:41MK
15:42MPR
15:44Dilakukan
15:45Tidak ada masalah
15:48Pernyataan
15:49Saiful Mujani
15:50Soal
15:50Menjatuhkan Prabowo Subianto
15:52Apakah bisa diartikan
15:53Sebagai potensi
15:55Ancaman terhadap
15:56Stabilitas negara
15:57Saya masih bersama
15:59Tenaga Ahli Utama
15:59Kantor Staff Presiden
16:00Ulta Leveniana Baban
16:01Dan Akademisi
16:02Sekolah Tinggi
16:03Hukum Indonesia Jentera
16:04Yang juga
16:05Aktivis sekaligus
16:06Advokat Hakkasasi Manusia
16:07Asvinawati
16:08Mbak Asvin
16:09Kalau kemudian
16:10Pernyataan Presiden
16:11Tadi bahwa
16:11Alur mekanismenya
16:12Sudah ada
16:13Dalam konstitusi kita
16:14Kalau kemudian
16:15Merasa
16:15Dibahasakan oleh Presiden
16:17Ada pemerintah yang
16:18Dilihat tidak baik
16:18Ya gantilah pemerintahan itu
16:19Tapi kalau kemudian
16:21Saya harusnya menanyakan
16:22Ini ke
16:22Pak Saiful
16:23Cuman
16:24Kalau dari perspektif Anda
16:25Sampai keluar
16:26Pernyataan Pak Saiful
16:27Untuk menjatuhkan
16:28Pak Prabowo itu
16:29Kenapa kemudian
16:30Tidak merujuk bahwa
16:31Konstitusinya ada kok
16:32Ada ruangnya ada
16:33Mekanismenya
16:34Iya
16:35Jangan lupa
16:36Ada relasi kuasa
16:38Kalau
16:39Orang kecil
16:41Melanggar hukum
16:42Maka dengan mudah
16:43Dia diseret
16:43Ke pengadilan
16:45Ada mahasiswa-mahasiswa
16:47Anak-anak muda
16:48Yang berdemonstrasi
16:49Tidak salah
16:50Diseret
16:52Ke pengadilan
16:52Mengalami kekerasan
16:53Ditangkap
16:54Ditahan
16:55Dan kemudian
16:56Akhirnya kita tahu
16:58Mereka gak bersalah
16:58Kenapa
16:59Ada untung lah
16:59Masih ada banyak
17:01Putusan pengadilan
17:01Yang mebebaskan mereka
17:02Itu kan artinya
17:04Ada relasi kuasa
17:05Pertanyaan saya
17:06Kalau hukumnya ada
17:07Seperti itu
17:08Ini kira-kira
17:09Pikiran
17:10Pak Sayul Mujani
17:11Pasti begini
17:12Kalau ada aturan
17:13Seperti itu
17:14Apakah bisa digunakan
17:15Oleh rakyat
17:16Yang merasa
17:17Bahwa ada pelanggaran
17:18Konstitusi yang dilakukan
17:20Pemerintah saat ini
17:21Itu kan
17:22Bagaimana kita bisa
17:24Menggerakkan DPR
17:26Untuk
17:26Menggunakan
17:28Jalur-jalur itu
17:29Itu kan sulit sekali
17:30Karena itu
17:30Di dalam negara demokrasi
17:32Kebebasan
17:32Menyampaikan pendapat
17:33Dijamin
17:34Karena rakyat yang
17:36Tidak punya apa-apa ini
17:37Hanya bisa bersuara
17:38Dengan suara itulah
17:40Termasuk ketika
17:41Dia sudah frustasi
17:42Dia bilang
17:43Ini orang
17:43Tidak bisa dimenerin lagi
17:44Sudah dikasih tahu
17:45Kanan-kiri
17:46Tidak dengerin
17:47Sehingga tidak masalah
17:48Pernyataan itu keluar
17:48Walaupun resikonya
17:49Akan multitafsir
17:50Bahkan berujung pada
17:51Laporan polisi
17:52Kalau saya justru
17:53Melihatnya begini
17:53Kenapa
17:54Seorang seperti
17:55Beliau itu
17:56Sayul Mujani
17:57Mengatakan hal seperti itu
17:58Apakah dia bodoh
18:00Apakah dia nekat
18:02Apakah dia memang
18:04Kepingin
18:04Masuk penjara
18:05Kan pasti jawabannya
18:06Enggak
18:06Enggak ada orang yang
18:07Ingin masuk penjara
18:08Jadi alam
18:10Kebatinan
18:11Kenapa orang ngomong itu
18:12Itu harus dilihat
18:13Bahwa ada
18:13Suatu hal yang frustasi
18:15Dengan kondisi Indonesia
18:16Kalau saya melihatnya
18:18Sebetulnya
18:19Kalau kita betul-betul
18:20Mau
18:21Berinvestasi kepada
18:22Demokrasi kita
18:23Dan artinya
18:23Kemajuan Indonesia
18:25Ditampunglah semua
18:26Masukan
18:27Yang dari masyarakat
18:29Yang paling pahit
18:29Karena yang dialamin
18:30Rakyat ini memang pahit
18:31Gitu kan
18:32Dimana-mana orang bilang
18:33Kehilangan pekerjaan
18:36Semua orang bilang
18:37Ini kesulitan
18:39Dimana-mana
18:39Ya
18:40Omongan itu harus
18:42Ditangkap sebagai
18:42Sinyal itu menurut saya
18:43Dan secara
18:45Dalam konteks
18:46Stabilitas negara
18:47Mbak Ulta
18:47Pernyataan dari
18:48Sayful Mujani
18:49Kemudian ada
18:50Islah Bahrawi
18:51Yang juga kena
18:51Aduan dengan
18:53Dugaan penghasutan juga
18:55Menurut Anda ini
18:56Sudah mengancam
18:57Stabilitas negara
18:58Kalau kemudian
18:59Tidak ditindak secara hukum
19:00Ya ini
19:01Sangat berpotensi
19:02Menurut saya
19:03Karena
19:04Permasalahan
19:05Sekarang ini kan
19:06Sudah terkoneksi
19:06Dengan internet
19:07Media sosial
19:08Dimana
19:09Dan bisa membuka
19:10Ruang konflik horizontal
19:11Dan makanya
19:13Pernyataan yang
19:14Seperti itu
19:15Sangat harus
19:16Hati-hati
19:17Disampaikan
19:18Apalagi oleh
19:20Orang seperti
19:20Prof Mujani
19:21Tadi Mbak Asvin
19:22Bilangkan
19:23Kalau misalnya
19:23Rakyat kecil
19:24Diseret ini
19:25Gampang dengan hukum
19:26Saya tanya
19:27Prof Mujani
19:28Orang kecil atau tidak
19:30Beliau punya
19:31Lembaga
19:32Survei
19:33Beliau guru besar
19:35Beliau orang yang
19:36Berpengaruh
19:37Ya kan
19:37Suara beliau
19:38Makanya jadi
19:39Seperti ini sekarang
19:39Tapi masyarakat juga
19:41Bisa kok
19:42Melaporkan beliau
19:43Ke polisi
19:44Dan semuanya
19:44Berproses sesuai hukum
19:46Dan tadi juga
19:48Dikatakan
19:48Kalau misalnya
19:49Impeachment itu
19:50Akan sangat sulit
19:52Sekali
19:52Apakah sudah
19:53Pena mencoba
19:55Apakah
19:56Bahkan di Amerika
19:57Berapa kali
19:58Donald Trump
19:58Itu dua kali
20:00Dicoba untuk
20:01Digulingkan oleh
20:03Partai oposisi
20:04Itu bisa
20:05Tapi kan ya
20:06Tergantung
20:07Tergantung nanti
20:08Perwakilan
20:09Rakyat
20:10Apakah
20:11Setuju atau enggak
20:11Intinya adalah
20:12Pak Presiden
20:13Membuka diri
20:14Jika itu
20:15Yang diinginkan
20:16Masyarakat
20:17Ya lakukan
20:18Secara
20:18Konstitusional
20:20Bukan cara-cara
20:20Inkonstitusional
20:22Seperti yang disampaikan
20:23Oleh
20:23Prof Mujani
20:24Tersebut
20:25Walaupun
20:25Kemudian
20:26Sorry saya potong
20:26Walaupun
20:27Kemudian dari
20:27Islah Bahrawi
20:28Juga memberikan
20:28Klarifikasi kepada
20:29Saya minggu lalu
20:30Dan bilang begini
20:31Kalau suara-suara
20:32Kritis itu
20:33Disikapi dengan
20:33Berusaha menekan
20:35Polisi untuk
20:35Menangkap saya
20:36Karena saya
20:37Bersuara untuk
20:37Suara-suara
20:38Kritis
20:38Seperti itu
20:39Pada akhirnya
20:40Memang ini adalah
20:41Pembungkaman
20:42Yang melingkar
20:43Atas nama hukum
20:44Apakah itu
20:44Upaya pembungkaman
20:45Menurut Anda
20:45Coba cek
20:46Sosmetnya
20:47Pak Islah Bahrawi
20:49Masih bisa
20:49Diakses enggak
20:50Artinya kan
20:54Di mana-mana
20:55Pak Prabowo
20:56Juga membuka itu
20:57Enggak ada
20:58Saya misalnya
20:59Ke suatu negara
21:01Katakanlah Tiongkok
21:02Itu untuk
21:03Membuka
21:05Whatsapp aja
21:06Kita harus pakai VPN
21:08Terus enggak ada
21:08Yang namanya Facebook
21:09Enggak ada yang namanya
21:10Sosial media
21:12Barat
21:13Yang masuk ke sana
21:14Saya enggak melihat
21:15Ada unsur-unsur
21:16Pembungkaman
21:17Kalau misalnya
21:18Ada pembungkaman itu
21:19Bagaimana bisa
21:20Halal-halal itu
21:21Terjadi
21:22Dan Pak Prabowo
21:23Itu enggak pernah
21:24Ada ingin
21:25Membungkam
21:26Siapapun
21:26Yang
21:27Ini ya
21:28Saya katakan
21:29Saya itu
21:31Pendukung Pak Prabowo
21:33Dari awal
21:35Tapi saya baru
21:36Memilih
21:36Memilih beliau
21:37Yang ini
21:38Gitu
21:38Karena disertasi
21:40Saya sendiri
21:40Itu menulis
21:42Mengkritik beliau
21:43Bukan beliau ya
21:44Tapi cara
21:44Campaignnya beliau
21:46Saat itu
21:46Sehingga poinnya
21:47Anda melihat bahwa
21:48Tidak ada pembungkaman
21:49Di situ
21:49Tidak ada pembungkaman
21:51Tapi intinya adalah
21:53Saya mau lanjutkan sedikit
21:54Kuping saya itu
21:56Tidak tipis
21:56Ketika Pak Prabowo
21:58Dikatakan Pak Prabowo
21:59Tuli
21:59Di ejek fisiknya
22:01Di ejek semua
22:02Program-programnya
22:03Diserang
22:04Apa
22:04Dibunuh karakternya
22:06Hati saya sakit
22:07Tapi otak saya
22:09Masih bisa bekerja
22:10Bahwa ini adalah kritik
22:11Bahwa ini
22:12Tidak masuk
22:13Tapi kalau misalnya
22:14Sudah seperti
22:14Perumujani
22:15Ini yang saya
22:16Kedepankan
22:17Adalah bukan hanya
22:18Pak Presiden
22:19Tapi adalah demokrasi
22:21Yang memilih beliau
22:22Konstitusi yang dicederai
22:24Yang dihina
22:25Itu yang
22:26Pengen saya sampaikan
22:27Mbak Vina
22:28Tidak ada pembungkaman
22:29Di situ
22:29Jadi begini kan
22:31Di dalam
22:32Logika itu
22:34Ada soal
22:34Penyesatan logika
22:36Kalau kita pakai
22:37Hitam putih
22:38Di luar hitam putih
22:39Tidak ada yang lain
22:40Tidak ada kategori
22:41Jadi antara
22:43Pembungkaman
22:43100%
22:44Atau
22:46Tidak sama sekali
22:48Dan di antara itu
22:49Saya tidak lagi
22:50Ngomongin itu
22:50Jadi apakah
22:51Kalau dia tidak ditangkap
22:53Berarti tidak ada
22:54Pembungkaman
22:54Ya enggak
22:55Kubu Pak Prabowo
22:57Kan zaman
22:58Dan
22:58Partai pendukungnya
23:00Pada zaman
23:00Pak Jokowi
23:01Yang lalu kan
23:02Juga ribut
23:03Mengatakan dibungkam
23:04Dengan berbagai elemennya
23:05Ada buzzer
23:07Dan lain-lain
23:07Jadi saya mau bilang
23:08Bahwa
23:09Pembungkaman atau tidak
23:10Itu tidak harus
23:11Orang langsung ditangkap
23:13Gitu kan
23:14Dilaporkan
23:15Kemudian
23:16Ditakut-takutin
23:17Ada
23:19Penggerudukan
23:20Lewat media sosial
23:22Itu juga
23:23Pembungkaman
23:23Pembungkaman
23:24Cara baru
23:24Dan kemudian
23:26Soal
23:26Apakah kita
23:27Harus
23:28Sudah tahu
23:28Tadi ya
23:29Saya mau menanggapi
23:30Kita tuh tidak perlu
23:31Perang dulu
23:32Perang dulu
23:33Untuk tahu
23:33Perang itu buruk
23:34Yang mau saya katakan
23:36Kalau
23:36Untuk
23:37Hal-hal
23:38Yang bisa diukur
23:39Secara nalar
23:40Misalnya
23:43Ketentuan hukum
23:44Kita enggak perlu
23:45Hal itu diberlakukan
23:47Baru kita tahu
23:47Pasal itu buruk
23:48Atau enggak
23:48Ketika dibahas
23:50Kita bisa lihat
23:50Kalau unsurnya begini
23:52Ini akan jadi buruk
23:53Karena itu ada
23:53Perdebatan di DPR
23:54Bersama pemerintah
23:56Karena mereka bisa lihat
23:57Tanpa hal itu
23:58Terjadi dulu
23:59Sehingga Anda mau bilang
24:00Bahwa apapun yang disebutkan
24:01Oleh Mbak Ulta
24:02Kondisi saat ini
24:03Pak Saiful
24:04Dan Mas Islah
24:05Dilaporkan ke polisi
24:06Karena pandangan kritis
24:07Mereza itu
24:07Mengkhawatirkan
24:08Menurut Anda
24:08Iya itu sebuah sinyal
24:10Leman awal ya
24:10Ada namanya
24:11Judicial harassment
24:13Dan ini bukan kata-kata saya
24:14Itu ada di literatur
24:16Judicial harassment
24:17Termasuk juga
24:18Menggugat secara perdata
24:19Intinya adalah
24:20Menimbulkan kekhawatiran
24:21Kemudian memberikan
24:23Pesan bahwa
24:24Kalau kamu begini
24:25Kamu akan dibegitukan
24:26Itu kan punya efek-efek sosial
24:28Tadi justru
24:29Ketika seorang guru besar
24:31Seperti
24:32Pak Saiful
24:34Tadi dikatakan
24:34Dia kan guru besar
24:35Begini
24:36Kan kita bisa lihat
24:37Bahwa di konstitusi
24:38Gak ada yang namanya guru besar
24:39Atau enggak
24:39Tapi orang yang punya kekuasaan
24:41Jadi kalau dia di DPR
24:43Dia adalah pemerintah
24:45Mau dia guru besar kek
24:47Atau dia gak guru besar
24:48Dia punya kekuasaan
24:49Rakyat
24:50Meskipun dia kaya
24:51Atau dia guru besar
24:53Dia tidak punya kekuasaan
24:54Seperti pemerintah dan DPR
24:55Meskipun tentu saja
24:57Dibanding rakyat kebanyakan
24:58Dia punya lebih banyak suara
25:00Karena punya akses
25:01Dan lain-lain
25:02Tapi gak bisa dibandingkan
25:03Itu dengan
25:04Hakim MK
25:05Rakyat biasa
25:06Dengan DPR
25:07DPR
25:08MPR
25:08Orang-orang yang disebut
25:10Dalam konstitusi
25:10Dalam hal impeachment itu
25:12Oke
25:13Kalau kemudian ini
25:14Dianggap mengganggu stabilitas negara
25:16Mbak Ulta menangkap bahwa
25:17Ada pola yang terorganisasi
25:19Enggak dari pernyataan
25:20Ini yang kemungkinan
25:21Akan eskalasinya
25:22Bisa lebih besar lagi
25:23Kalau itu menurut saya
25:26Biarkan proses hukum berjalan
25:28Ya kan
25:29Masyarakat yang melaporkan ini
25:32Kan ternyata relate
25:33Dengan apa yang
25:34Saya asumsikan juga
25:36Dan tidak ingin ini menjadi
25:38Sesuatu yang liar
25:40Makanya dilaporkan ke polisi
25:42Ini kan di proses hukum
25:44Terus juga tadi tentang
25:45Pembungkaman
25:46Melalui buzzer
25:47Saya juga diserang buzzer
25:49Saya orang pemerintah
25:50Juga diserang buzzer
25:51Terutama yang Anda upload
25:52Tanggal 3 April itu
25:54Maksudnya?
25:54Yang Anda upload
25:55Mengomentari bahwa
25:56Pernyataan dari
25:56Saiful Mujani itu
25:58Mengarah ke makar
25:59Itu juga Anda
26:00Dapat serangan juga?
26:01Ya saya gak dapat serangan
26:02Banget bahkan
26:04Bahkan
26:04Banyak ya
26:05Ada akun-akun
26:06Tapi saya gak perlu
26:07Untuk bilang
26:08Wah saya di teror
26:09Ini segala macem
26:10Banyak teman-teman saya
26:11Yang bekerja
26:12Untuk membela pemerintah
26:14Dan ada yang voluntary juga
26:16Ada yang di doxing juga
26:18Ada yang di teror juga
26:19Tapi kami gak pernah
26:20Ngatakan bahwa
26:21Ini adalah bentuk
26:23Pembungkaman gitu
26:24Terus
26:25Mohon izin tadi
26:26Mbak Aswin itu
26:27Sebenarnya pernyatanya juga
26:28Kontra
26:30Kontraproduktif gitu
26:31Di bagian mana?
26:32Terutama tadi tentang
26:33Tidak perlu gitu
26:35Kalau misalnya kita
26:36Tahu perang
26:37Dengan merasakan perang dulu gitu
26:38Ada hal-hal yang bisa
26:40Diukur dengan nalar gitu
26:42Nah
26:42Menurut saya
26:43Menurut keyakinan saya
26:45Hal-hal yang bisa
26:45Diukur dengan nalar
26:47Dari pernyataan dari Prof Mujani itu
26:49Ya sudah mengganggu
26:50Stabilitas negara gitu
26:52Makanya
26:53Menurut
26:54Menurut keyakinan saya lagi
26:56Itu adalah
26:56Dugan
26:57Makar gitu
26:58Dan menurut keyakinan saya lagi
27:00Itu bisa
27:01Menjadi
27:02Suatu gerakan
27:03Yang kemudian menjadi
27:04Chaos atau apa
27:05Itu kan hal-hal yang bisa
27:07Diukur oleh nalar juga
27:09Masalahnya
27:10Kalau dalam hukum
27:11Kalau saya tadi kan
27:12Ngomongin nalar ini
27:13Dalam konteks perdebatan kita
27:14Kalau hukum
27:16Kalau makar itu kan
27:17Sekarang jadi hitam putih lagi
27:19Bukan
27:19Saya tidak ada
27:20Saya tidak hitam putih
27:21Nah ini kan kembali lagi nih
27:22Kologikanya hitam putih
27:23Salah benar
27:24Kalau saya bilang tadi
27:26Itu adalah
27:26Konteks percakapan
27:27Perdebatan
27:28Jadi kita tidak perlu
27:29Harus merasakan
27:30Untuk tahu gitu ya
27:31Tapi kalau hukum
27:32Kan ada namanya
27:33Asas kepastian
27:34Legalitas
27:35Legalitas itu
27:36Bukan cuma harus
27:37Ada di dalam hukum
27:38Tapi pasalnya harus
27:40Tertera dengan
27:41Sangat ketat
27:42Kenapa?
27:43Karena pada dasarnya
27:44Hukum pidana adalah
27:44Alat untuk merampas
27:46Hak atasi manusia
27:47Tapi diperbolehkan
27:48Karena itu dia harus hati-hati
27:49Karena itulah KUHP
27:51Yang mengatakan dirinya
27:53Pembentuk undang-undang
27:54Pembentuk KUHP
27:54Bilang waktu itu
27:55Ini adalah reformasi KUHP
27:57Reformasi hukum pidana
27:58Dari zaman Belanda
27:59Yang dulu
28:00Kita makar
28:02Dan sebetulnya
28:03Bukan karena Belanda juga
28:04Karena kita tidak pernah
28:04Nerjemahin
28:05Makar itu serangan
28:06Jadi bukan
28:07Ucapan itu bukan serangan
28:09Serangan itu serangan fisik
28:11Dan itulah
28:11Itulah esensi dari
28:13Undang-Undang 1-2023
28:14Jadi jangan dikembalikan lagi
28:17Bahwa makar itu
28:17Sangat longgar artinya
28:19Maka
28:19Dengan kondisi yang ada sekarang
28:22Bagaimana seharusnya
28:23Negara menanggapi kritik keras
28:25Dari masyarakat sipil ini
28:26Kebebasan berekspresi
28:28Dan potensi
28:29Delegitimasi pemerintah
28:31Bisa mengganggu stabilitas nasional
28:33Tapi
28:34Di mana batasnya?
28:36Saya masih berdiskusi dengan
28:37Tenaga Ahli Utama Kantor
28:38Staf Presiden
28:39Ulta Levenia Nababan
28:40Dan aktifis serta
28:41Avokat Hak Asasi Manusia
28:43Asfi Nawati
28:44Kalau menurut Anda
28:45Mbak Ulta
28:45Melihat kasus ini
28:47Dari
28:48Pak Isla Bahrawi
28:49Kemudian Pak Saiful Mujani
28:51Memberikan kritik keras
28:53Ujung-ujungnya
28:53Pada laporan polisi
28:55Karena dianggap menghasut
28:56Berujung makar
28:57Dari keyakinan Anda itu tadi
28:58So
28:59Orang bisa dianggap
29:01Mengkritik yang konstruktif
29:02Menurut Anda
29:03Kalau apa?
29:04Kalau saya melihat
29:07Ya itu
29:08Harus
29:09Ketika itu
29:10Beropini
29:11Ketika
29:12Itu masih dalam
29:14Berada di
29:15Ruang demokrasi
29:16Masih menghargai
29:17Konstitusi
29:18Dan tidak ada
29:20Upaya
29:20Menghasut orang
29:22Untuk berkonsolidasi
29:23Kemudian
29:24Menjatuhkan
29:24Pimpinan tertinggi
29:26Negara
29:26Yang terpilih
29:27Secara demokratis
29:28Sudah itu sah-sah saja
29:29Kata saya gitu
29:30Tidak ada
29:32Negara di dunia ini
29:33Sedemokrasi
29:35Apapun dia
29:36Tidak membatasi
29:39Kebebasan
29:39Karena itu kan ada
29:40Kontrak
29:41Kontrak sosial
29:42Terus kemudian
29:43Menjelma menjadi hukum
29:44Menjelma menjadi
29:45Konstitusi
29:46Saya itu
29:47Pernah mencontohkan
29:48Kayak gini
29:49Kayak di Amerika
29:50Ada kasus
29:53Ward Churchill
29:55Itu tahun 2001
29:57Pasca 9-11
29:59Jadi dia mengatakan
30:01Hal yang buruk
30:02Tentang pemerintahan
30:04Dan dia mengatakan
30:06Bahwa
30:07Orang-orang yang terjebak
30:09Dalam WTC
30:11Itu
30:11Yang dibom
30:12Atau
30:13Kemudian
30:14Ditabrak oleh pesawat
30:16Itu
30:16Adalah
30:17Little Eggman
30:18Dia bilang gitu
30:19Semacam
30:19Orang yang sengaja
30:20Berada di situ
30:22Untuk dijadikan korban
30:23Dan banyak
30:24Hate speechnya dia
30:26Pemerintah Amerika
30:28Itu membiarkan
30:29Saja
30:30Yang seperti itu
30:31Tapi
30:31Universitas
30:32Dimana
30:33Ward Churchill
30:34Itu bekerja
30:35Kemudian
30:36Melakukan pretext
30:37Ini tuh sudah terbuka
30:38Casenya
30:39Melakukan pretext
30:40Untuk menuntut dia
30:41Karena
30:42Plagiarism
30:43Ward Churchill
30:45Ngerti
30:45Bahwa ini adalah
30:46Pengkondisian
30:47Kemudian
30:48Dia dituntut
30:48Karena plagiarism
30:49Hanya karena
30:50Dia melakukan speech itu
30:51Dia menuntut balik
30:53Melakukan banding
30:54Kepada
30:54Kejaksaan
30:56Setempat
30:56Dan kejaksaan
30:58Sempat
30:58Mengatakan
30:59Bahwa memang
31:00Ini adalah
31:00Pretext
31:01Ini adalah
31:02Pengkondisian
31:02Karena
31:03Hate speech kamu
31:04Makanya
31:05Universitas
31:06Tidak bisa
31:06Menghukum kamu
31:08Dengan hate speech
31:09Tapi menghukum kamu
31:10Dengan administratif
31:13Akademik
31:14Kalau konteks
31:15Saya tarik
31:15Ke Saiful Mujani
31:16Walaupun
31:17Kemudian
31:17Pembelaannya
31:18Ini political engagement
31:19Kata
31:20Saiful Mujani
31:21Ini adalah sikap politik
31:22Sikap yang dinyatakan
31:23Tentang isu politik
31:24Di hadapan banyak orang
31:25Politik itu
31:26Dalam acara itu
31:28Dan itu bagian dari hak
31:29Setiap warga negara
31:30Yang dijamin oleh konstitusi
31:31Anda meyakini kebalikannya
31:32Saya
31:33Bukan
31:33Saya sudah menjelaskan
31:35Saya sudah bedah
31:36Tulisannya beliau juga
31:37Dan
31:38Alhamdulillah
31:39Yang saya lulusan
31:40Ilmu politik juga
31:41Saya
31:42Mengerti
31:43Political engagement
31:44Itu apa
31:44Gitu
31:45Dan tidak semua
31:46Political engagement
31:47Itu
31:48Konstitusional
31:49Jadi yang kita
31:51Permasalahkan ini
31:52Bukan political engagement
31:54Ya Prof
31:54Yang kita
31:55Permasalahkan ini
31:56Adalah Anda
31:57Yang tidak menghormati
31:58Konstitusi
31:59Anda yang tidak menghormati
32:01Cara-cara
32:01Berdemokrasi
32:02Itu loh
32:04Yang poin
32:05Kritisnya
32:05Itu
32:06Makanya
32:07Saya contohkan
32:07Tadi
32:08War Churchill
32:08Itu
32:09Adalah
32:09Bahwa
32:11Ruang
32:11Berdemokrasi
32:13Ruang
32:13Kebebasan
32:14Sebebas apapun
32:14Itu ada batasnya
32:16Oke Mbak Asvin
32:17Tetap diakini
32:18Bahwa ini
32:18Pernyataan yang
32:19Arahnya
32:20Inkonstitusional
32:21Kalau dari Mbak Ulta
32:22Ya
32:24Tentunya semua orang
32:25Punya hak
32:26Untuk berpendapat
32:27Masing-masing
32:28Gitu ya
32:29Ini kan
32:29Perwakilan suara
32:30Pemerintah
32:31Apalagi gitu
32:32Tapi kalau saya
32:33Mau bilang
32:34Apakah
32:35Semua pernyataan
32:36Yang
32:37Inkonstitusional
32:38Harus selalu
32:40Pidana
32:40Jangan-jangan
32:42Enggak
32:42Iya kan
32:44Karena
32:45Di dalam pidana
32:46Tadi penghasutan
32:47Ini arahnya
32:47Kita udah bedah
32:48Makar
32:48Penghasutan
32:49Menurut putusan
32:50MK adalah
32:51Harus
32:52Delik material
32:53Apa itu
32:53Delik material
32:54Dia harus terjadi
32:55Akibatnya
32:56Bukan hanya
32:58Perbuatannya
32:59Dilakukan
32:59Udah diubah
33:01Sama MK
33:01Jadi bukan
33:02Cuma ngomong-ngomong
33:03Itu
33:04Kategorinya
33:05Menghasut
33:05Tapi apa yang
33:06Dihasut
33:07Itu terjadi
33:07Kan gak ada
33:09Itu terjadi
33:09Jadi kita tidak
33:10Bisa bilang
33:10Itu penghasutan
33:11Disitu
33:12Jadi
33:15Ya lagi-lagi
33:16Saya
33:16Kalau saya
33:17Sebenarnya begini
33:17Apa sih esensi
33:19Kita bebas
33:20Berpendapat
33:20Apakah supaya
33:21Kita senang
33:22Ngomong
33:22Kan gak
33:23Bukan begitu
33:23Dalam konteks
33:26Negara
33:26Atau demokrasi
33:27Rakyat
33:28Diberikan kesempatan
33:29Berbicara
33:30Supaya
33:31Ada deliberasi
33:32Supaya negara
33:33Ini makin baik
33:35Pemerintah bikin
33:36A
33:36Rakyat bilang
33:37Enggak itu salah
33:37B
33:38Pemerintah bikin
33:39C
33:40Dia bilang lagi
33:41Masih ada kurang
33:42Di D
33:42Terus naik
33:43Jadi peradaban
33:43Kita tinggi
33:44Karena itulah
33:45Ada orang yang mengukur
33:46Semakin bebas
33:47Suatu negara
33:48Maka ada kemajuan
33:49Di berbagai sektor
33:50Sebaliknya
33:51Kalau kebebasan-kebebasan
33:53Sipil dibatasi
33:54Negara itu juga mundur
33:55Sehingga menurut Anda
33:56Keyakinannya
33:57Kalau kemudian
33:58Ada kritik
33:59Kritik yang konstruktif
34:00Itu
34:00Kalau apa
34:02Tidak
34:03Menurut saya gini
34:04Kritik adalah kritik
34:05Bisa ada kritik yang baik
34:06Bisa ada kritik yang buruk
34:08Tapi dia bukan berarti
34:10Bisa menjadi
34:11Subjek dari pidana
34:12Kritik yang buruk
34:13Misalnya
34:14Enggak pakai data
34:15Tapi apakah karena itu
34:16Dia masuk penjara
34:16Ya enggak
34:17Paling kita bisa ngetawain
34:19Jelek banget loh kritiknya
34:20Ada juga kritik yang
34:21Misalnya
34:22Penuh dengan bukti
34:24Karena dibuat dengan
34:25Rasionalitas
34:26Tapi ada orang nih
34:27Seperti misalnya
34:28Korban pelanggaran HAM
34:29Sudah 25 tahun
34:30Anaknya meninggal
34:31Enggak ada pengadilan
34:33Apakah kita harus
34:35Bilang sama dia
34:36Bu tolong
34:36Bu rasional
34:37Mana ibu yang rasional
34:39Sudah 25 tahun
34:40Anaknya mati
34:40Kok kita malah menuntut dia
34:42Jadi ketika dia marah-marah
34:43Kita harus memahami
34:44Secara psikologis
34:45Sebagai orang yang
34:46Lebih di atas
34:47Yang mengemong itu
34:48Oh ini orang
34:49Penderitaannya sudah
34:50Sedemikian rupa
34:50Sehingga dia tidak lagi
34:52Bisa mengeluarkan
34:54Kritik
34:54Yang
34:55Yang dianggap baik
34:56Yang dianggap baik ya
34:57Kalau saya tetap menganggap
34:58Dengan latar belakangnya
34:59Itu adalah kritik yang baik
35:00Buat dia gitu
35:01Oke
35:02Ada kasus yang terbaru
35:03Ubedillah Badrun
35:06Ini dilaporkan juga
35:07Mbak Ulta
35:08Dugaannya adalah
35:09Pencemaran nama baik
35:10Menyinggung
35:11Prabowo Gibran
35:12Yang dia sebut
35:13Sebagai beban negara
35:14Ini pernyataan dari
35:15Ubedillah Badrun
35:16Yang kemudian
35:16Dilaporkan ke polisi
35:18Sehingga yang menjadi
35:19Pertanyaannya sekarang
35:20Kalau kemudian kritik itu
35:21Ujung-ujungnya dianggap
35:22Sebagai pencemaran nama baik
35:23Gimana cara kita bisa
35:24Memastikan bahwa negara
35:25Benar-benar menjamin
35:26Kritik-kritik
35:27Kritis itu
35:28Sikap-sikap kritis itu
35:29Benar-benar ditampung
35:30Didengar
35:30Dan direspon
35:31Ketika ada
35:33Pelaporan seperti itu
35:35Dari masyarakat
35:36Yang mereka
35:37Tersinggung
35:38Karena presiden
35:39Dan wakil presidennya
35:40Disebut seperti demikian
35:41Kemudian kan mereka
35:42Melaporkan itu
35:44Kepada kepolisian
35:44Kepolisian kan
35:45Tugasnya law enforcement
35:47Dia menegakkan hukum
35:48Itu kan berproses
35:50Di situ gitu
35:51Berproses
35:51Secara hukum gitu
35:53Jadi saya tuh
35:54Melihat
35:55Kenapa sih
35:56Ada ketakutan
35:57Bahwa ini tuh
35:59Dilaporkan polisi
36:00Termasuk bagian dari
36:01Teror
36:02Bagian dari pembungkaman
36:04Bagian dari apa
36:05Kan banyak yang
36:06Dilaporkan ke polisi
36:07Ya udah gitu
36:08Kalau misalnya memang itu
36:09Tidak terbuktikan
36:10Selesai juga
36:11Dugaan ujaran kebencian
36:13Arahnya
36:13Ya udah gitu
36:15Kalau misalnya memang itu
36:16Memenuhi unsur
36:16Seperti yang tadi disampaikan
36:18Mbak Asvin
36:18Ya berarti
36:20Bisa dibuktikan gitu
36:22Tapi kalau misalnya
36:22Enggak ya udah
36:23Tapi makanya
36:24Kalau ketika dilaporkan
36:25Ke polisi gitu
36:27Kenapa
36:28Arahnya ke pembungkaman
36:29Itu kan hanya melihat
36:30Pembuktian aja
36:31Ketika itu tidak terbukti
36:32Dan
36:33Kemudian bisa teriak-teriak
36:34Lagi
36:35Mencaci maki
36:36Seperti itu
36:36Ya sudah gitu
36:37Apakah banyak laporan ini
36:39Bagian dari upaya
36:41Menertibkan pengamat
36:42Yang pernah disampaikan
36:43Pak Prabowo
36:44Berapa waktu lalu Mbak
36:44Itu sama sekali
36:46Enggak benar juga
36:47Karena
36:48Menertibkan gitu
36:49Kalau misalnya
36:50Dilaporkan ini banyak banget
36:51Misalnya kayak
36:53Apa ya
36:53Kasus misal
36:54Panji
36:55Atau apa
36:55Kan dilaporkan
36:56Terus kemudian keluar lagi
36:57Terus masih mengkritik
36:58Juga bisa kan
36:59Terus ada
37:00Del Pedro
37:02Juga itu
37:03Dia ini
37:03Dia berproses hukum
37:04Terus keluar lagi
37:05Terus mengkritik lagi
37:06Juga bisa kan
37:07Jadi
37:07Kalau misalnya
37:09Itu menjadi ukuran
37:10Penertiban
37:11Artinya
37:12Itu gak efektif juga
37:13Dan artinya
37:15Pak Presiden
37:15Memang tidak menggunakan
37:16Apa-apa
37:17Kalau misalnya
37:18Kita mengatakan
37:19Kalau misalnya
37:19Polisi kemudian
37:20Menjadi
37:21Alat negara
37:22Untuk ini
37:23Segala macam
37:24Tapi
37:24Buktinya banyak orang
37:25Orang itu
37:26Yang diproses hukum
37:27Kemudian keluar
37:27Dan tidak ada
37:29Dipermasalahkan
37:30Oke Mbak Asfina
37:31Anda merasa bahwa
37:32Ini arahnya
37:32Seperti yang pernah dibilang
37:33Pak Prabowo
37:34Untuk menertibkan
37:35Pengamat itu
37:35Jangan-jangan
37:37Kita gak pernah tahu
37:38Tapi jangan-jangan
37:39Ucapan Presiden itu
37:40Disambut
37:41Oleh aparat di bawah
37:42Yang merasa sebagai
37:44Bawahan Presiden
37:45Harus saya lakukan
37:46Mungkin Pak Prabowo nya
37:47Gak berpikir seperti itu
37:49Tapi kan kita tahu
37:50Indonesia ini
37:51Negara seperti itu ya
37:52Bahwa kalau di atas
37:54Ngomong
37:54Itu semacam sinyal
37:56Di bawah untuk bertindak
37:57Nah saya mau bilang
37:58Kenapa orang bisa
37:59Mengatakan bahwa
38:00Kalau ada laporan
38:02Itu artinya
38:03Adalah ancaman
38:04Karena pada setidak-tidaknya
38:06Pada pemerintahan yang lalu
38:08Yang sudah banyak risetnya
38:09Pola ini dipakai
38:11Ada oposisi
38:12Salah satunya
38:13Kelompok-kelompok Pak Prabowo juga
38:14Dan pendukung-pendukungnya
38:15Kemudian dilaporkan
38:17Dan ternyata ketika kita lihat
38:19Pelapornya siapa
38:20Itu bukan alamiah
38:21Itu bukan orang pada umumnya
38:23Dia adalah terafiliasi
38:25Dengan ormas tertentu
38:27Yang mendukung
38:28Pemerintah pada saat itu
38:30Jadi
38:30Data-data inilah
38:32Kemudian orang bisa mengatakan
38:34Bahwa ternyata laporan
38:36Telah menjadi
38:38Unsur
38:39Untuk mengendalikan
38:40Nah untuk pada pemerintahan saat ini
38:42Mungkin datanya masih terlalu sedikit
38:43Untuk kita lihat
38:45Tapi kita bisa lihat nanti ini
38:46Apakah orang-orang yang
38:47Kan teman-teman netizen ini sekarang
38:49Sangat canggih ya
38:50Kita bisa cek
38:51Orang-orang yang lapor ini
38:52Ada afiliasi gak sih
38:54Dengan pemerintah
38:55Atau dengan partai
38:56Atau dengan apa itu kan
38:57Bisa dicek
38:58Nah kalau soal teman-teman tadi
38:59Del Pedro dan lain-lain
39:00Saya mau bilang begini
39:01Itu kan saya setuju betul
39:03Bahwa ternyata
39:04Penghukuman
39:05Untuk kebebasan
39:06Berpendapat tidak efektif
39:07Teman-teman muda itu
39:08Bilang begini
39:09Makin ditekan
39:10Makin dilawan
39:11Jadi gak perlu digunakan lagi
39:13Karena tidak efektif
39:14Bertentangan dengan demokrasi
39:16Tapi saya juga mau bilang
39:17Del Pedro adalah
39:18Ketua organisasi
39:19Di Jakarta
39:21Dan dia punya kekuatan
39:22Tapi kalau itu terjadi
39:23Untuk yang lain kan
39:24Belum tentu
39:25Jadi kita tidak bisa bilang
39:26Pembukaman tidak terjadi
39:27Hanya karena Del Pedro
39:28Dan kawan-kawan tetap bersuara
39:30Maka apa yang bisa dijamin
39:32Oleh negara
39:33Bahwa semua bisa bersuara
39:34Demi memastikan
39:35Kepercayaan publik
39:36Kepada pemerintah
39:37Bahwa setiap suara
39:38Akan didengar
39:39Akan ditanggapi
39:40Saya jadi mau tahu nih Mbak
39:42Ulta
39:42Gak setelah
39:44Kasus ini mencuat
39:45Apakah dari
39:46Saiful Mujani
39:47Atau Islah Bahrawi
39:48Sempat berkomunikasi
39:49Dengan pihak istana
39:49Atau minimal
39:50Kepada KSP
39:51Untuk menindak lanjut
39:52Atau mengklarifikasi
39:53Pernyataannya
39:53Atau mungkin
39:54Dari KSP
39:55Jemput bola
39:56Bertanya langsung
39:57Klarifikasi kepada keduanya
39:59Setahu saya
40:00Istana itu kan
40:02Fasilitas publik
40:04Yang bisa diakses
40:05Oleh semua orang
40:06Gitu kan
40:06Jadi
40:07Menurut saya
40:08Kalau misalnya
40:09Prof Mujani
40:10Ada niat baik
40:11Untuk membersih
40:12Laturahmi
40:12Lalu menjelaskan
40:14Saya rasa
40:14Presiden
40:16Bahkan presiden sekalipun
40:17Akan terbuka
40:19Cuman
40:19Sejauh ini
40:20Saya belum dengar
40:21Ada upaya
40:22Komunikasi tersebut
40:24Dan juga
40:25Ini sudah
40:25Berproses
40:27Di kepolisian
40:28Biarkan hukum
40:29Bekerja
40:30Untuk memproses ini
40:31Dan
40:32Masyarakat juga
40:33Yang melaporkan ini
40:36Kan juga
40:36Tidak terima
40:37Jadi kita biarkan saja
40:39Proses itu
40:39Tapi istana itu
40:40Selalu terbuka
40:41Dengan upaya
40:42Mediasi
40:43Upaya
40:44Untuk berdiskusi
40:45Upaya
40:45Apapun
40:46Untuk
40:47Menyelesaikan ini
40:48Untuk
40:49Meng-clearkan
40:50Urusan ini
40:51Tapi kalau anda
40:53Berharapnya
40:54Kasus ini cukup
40:56Selesaikan di polisi
40:57Saja
40:57Lewat jalur hukum
40:58Saja
40:58Atau yaudah
40:59Maaf-maafan saja
41:00Atas pernyataan
41:01Yang sudah terlontar
41:02Waktu itu
41:02Dua-duanya sih
41:04Baik saja sih
41:05Mas
41:05Selama kita
41:06Bisa mendapatkan
41:08Apa namanya
41:10Clarity
41:11Dari apa yang
41:12Mau disampaikan oleh
41:13Prof. Mujani
41:14Bahkan
41:14Kalau misalnya
41:15Nanti Prof. Mujani
41:16Berkenan
41:17Nanti Pak Presiden
41:18Mungkin ingin mendengar
41:19Yang menurut beliau itu
41:21Menurut Prof. Mujani
41:23Tidak presidensial itu apa
41:25Karena kan
41:25Baik di pidato
41:27Maupun di tulisan
41:27Minim evidence
41:28Jadi ya sudah
41:31Mungkin nanti
41:31Pak Presiden
41:33Bisa mendengarkan
41:34Dan kemudian
41:35Memberikan timbal balik
41:36Atau feedback
41:37Menurut saya
41:38Mas Jaya juga
41:39Tadi kalau pola
41:40Semacam
41:41Pembungkaman
41:42Ketambah Asvin kan
41:43Dilapor polisi
41:44Itu adalah upaya
41:45Pembungkaman
41:46Dari rezim sebelumnya
41:47Polanya terlihat
41:48Seperti itu
41:48Tapi menurut saya
41:50Juga tidak bisa
41:51Disamakan
41:52Kalau misalnya
41:52Polanya seperti itu
41:53Kemudian otomatis
41:54Di pemerintahan
41:55Pak Prabowo
41:56Itu juga melakukan
41:58Hal yang sama
41:58Kita kan
41:59Mungkin tadi
42:00Kata Mbak Asvin
42:01Benar kita tunggu data
42:02Tunggu data dulu
42:03Sehingga kita punya
42:04Analisa yang valid
42:05Tapi saya sejauh ini
42:06Melihat tidak ada
42:08Hal-hal yang tidak baik
42:10Dilakukan oleh rezim yang lama
42:11Itu akan dilanjutkan
42:13Oleh Pak Prabowo sendiri
42:14Buktinya
42:15Pak Prabowo itu
42:16Berjam-jam
42:16Ada 6-7 jam
42:18Di hambalang itu
42:19Dan ini sudah yang
42:20Keberapa kali
42:214 kali
42:21Kalau tidak salah
42:22Untuk mengundang
42:23Kritikus
42:24Mengundang wartawan
42:25Mengundang
42:27Banyak unsur
42:28Masyarakat
42:29Juga pernah
42:30Diajak
42:31Untuk saling berdiskusi
42:32Hal yang tidak pernah
42:33Atau minim
42:34Dilakukan
42:34Di rezim sebelumnya
42:36Jadi banyak perbaikan
42:37Justru di rezim ini
42:38Menurut Anda Mbak Asvin
42:40Kasus ini perlu
42:40Dilanjutkan saja
42:41Ke polisi
42:42Atau ya sudah
42:42Lewat jalur damai saja
42:43Bertemu dari dua
42:44Pihak ini
42:45Kepada pihak istana
42:46Kalau ini
42:47Dilanjutkan
42:48Dilanjutkan oleh polisi
42:50Menurut saya
42:50Ya ini sinyal
42:51Demokrasi kita
42:52Terancam
42:53Terancam
42:53Gitu ya
42:54Karena harusnya
42:56Kalau ada orang kritik
42:57Yang dilihat
42:58Kenapa sih
42:59Dia ngomong begitu
42:59Ada apa
43:00Dan kalau tadi
43:01Soal
43:02Rezim ini
43:04Tidak meneruskan
43:05Apa yang dilakukan
43:06Sebelumnya
43:06Penangkapan sewenang-wenang
43:09Kepada demonstran
43:10Yang dilakukan
43:11Oleh pemerintahan
43:12Pak Jokowi
43:13Itu dilanjutkan
43:14Oleh pemerintahan
43:15Pak Prabowo
43:16Demonstran yang mana Mbak?
43:18Macem-macem
43:19Berkali-kali kan
43:20Dan penanganan
43:21Polisinya sama
43:22Ini spesifik
43:23Agustus yang lalu juga
43:24Anda mau ungkit?
43:25Iya betul
43:25Dan sebelum-sebelumnya juga
43:27Dipukul
43:27Diburu
43:29Kalau lihat laporan
43:30YLBHI
43:31Pada masa pemerintahan
43:32Pak Jokowi
43:32Ya sama kayak begitu
43:34Bedanya dengan
43:35Pemerintahan ini
43:36Yang diadili
43:37Lebih banyak
43:38Kalau yang dulu
43:39Setelah ditangkap
43:41Sebagian besar
43:42Dikeluarkan
43:43Yang diadili
43:44Juga banyak
43:45Tapi kalau kita lihat
43:46Catatan teman-teman
43:47Yang memantau
43:49Penangkapan
43:50Itu
43:51Dan
43:51Dengan
43:52Desertai satu paketnya lah ya
43:53Dipukul
43:54Blah-blah-blah gitu
43:55Itu ya
43:56Lebih banyak
43:56Di masa sekarang ini
43:58Semakin meningkat angkanya
43:59Oke
44:00Sehingga keyakinan Anda
44:01Kalau ada kasus semacam ini
44:02Negara harus menunjukkan apa
44:04Bahwa suara kritis itu
44:05Memang punya ruang
44:06Di negara ini
44:06Iya jadi begini
44:08Karena mumpung ini
44:08Belum dua tahun
44:09Begitu ya
44:10Kalau benar memang
44:12Yang mau dijaga adalah demokrasi
44:14Mau berbeda dari rezim sebelumnya
44:16Maka tentu saja
44:17Rakyat itu
44:19Akan menanti itu
44:20Yang di lapangan
44:21Orang yang bisa membuktikan itu kan
44:23Orang kecil ya
44:24Orang kecil yang gak punya kekuasaan
44:25Bukan anggota DPR
44:26Bukan anggota MK
44:28Tapi ya mahasiswa
44:29Pedagang kaki lima
44:31Dan lain-lain
44:31Publik yang misalnya
44:33Berpendapat
44:34Menggunakan undang-undang ITE
44:35Bagaimana
44:36Yang aksi bagaimana
44:37Apakah mereka akan ditangkap
44:39Semata-mata
44:40Karena menyampaikan pendapat
44:41Apakah ketika ditangkap
44:42Dipukul
44:43Apakah ketika ditangkap
44:44Dia halang-halangi
44:45Apakah mereka dibawa ke pengadilan
44:47Tanpa alasan yang sah
44:48Buktinya dibebasin pengadilan
44:49Di mana-mana
44:50Di NTB
44:51Di Jakarta
44:53Jadi bukan hanya begitu
44:54Ini kan pola
44:55Kalau cuma di satu tempat
44:56Mungkin polisi di situ
44:58Aneh
44:58Tapi kalau ini
45:00Melintasi berbagai polda
45:01Ini ada perintah
45:02Begitu
45:04Mbak Ulta
45:05Apa yang bisa
45:06Negara jamin
45:08Bahwa siapapun
45:09Suara-suara kritis
45:10Memang masih punya ruang
45:11Di negara ini
45:12Untuk bersuara
45:12Ya negara
45:13Dan Pak Prabowo sendiri
45:15Itu menyampaikan
45:16Bahwa beliau
45:17Menjamin kebebasan
45:18Berpendapat
45:19Beliau menjamin
45:20Diperbolehkan
45:21Demonstrasi
45:22Dan segala macamnya
45:23Untuk mengekspresikan
45:25Keluhan
45:26Rasa frustasi
45:27Atau apa ya
45:27Tapi kan
45:28Setiap hal itu
45:30Punya aturannya
45:31Tadi yang mungkin
45:32Dimaksud oleh Mbak Asvin
45:33Itu adalah
45:33Ratusan
45:34Bunyinya
45:35Ini selagi saya
45:36Ada punya kesempatan
45:37Bunyinya itu kan
45:38Ada ratusan aktivis
45:40Ditangkap
45:41Gitu kan
45:41Saya pertanyaan
45:42Saya satu aja gitu
45:43Dari mana tahu
45:44Itu semua aktivis
45:45Pertama bukan aktivis
45:47Tapi ribuan orang
45:47Dan yang kami suarakan
45:49Bukan cuma aktivis
45:50Tapi adalah
45:51Orang-orang yang
45:51Menyampaikan pendapat
45:53Itu kan datanya
45:54Udah banyak
45:54Ini bukan kata-kata saya
45:55Ini kata teman-teman
45:56Yang mendampingi
45:57Dari mana kita tahu
45:57Itu adalah
45:58Semua orang itu
45:59Adalah yang menyampaikan
46:01Pendapat secara damai
46:02Gitu
46:03Dari mana kita tahu
46:04Kalau bukan
46:05Gak ada anarko
46:07Misal disitu
46:08Bagaimana kita tahu
46:08Tidak ada orang
46:10Yang sengaja
46:11Merusu
46:11Terus merusak
46:13Fasilitas negara
46:14Gitu
46:14Tanyaan saya
46:15Dari mana kita tahu
46:16Bahwa mereka
46:17Merusak
46:18Buktinya mereka
46:19Dibebaskan pengadilan
46:20Kan tentu saja
46:21Ada yang ditangkap
46:22Tapi apakah yang ditangkap
46:23Apakah yang merusak
46:249 ribu
46:25Kan tidak
46:26Dan pengadilan sudah membuktikan
46:29Masalahnya pengadilan
46:30Sudah membuktikan
46:31Dalam beberapa kasus
46:33Dan itu kasus-kasus utama
46:34Bahwa mereka ini
46:36Tidak melakukan apapun
46:37Kecuali berdemonstrasi
46:38Dan mereka ditangkap
46:40Berarti kan ada
46:42Proses itu
46:43Jadi ketika mereka dicek
46:44Mereka tidak melakukan apapun
46:46Ya sudah mereka dikembalikan
46:47Tapi ada beberapa
46:48Yang masih ditahan
46:49Itu ada juga
46:50Mereka tidak dikembalikan
46:51Mereka tetap ditahan
46:52Teman-teman ini
47:13Ya berarti kan
47:14Bagaimana orang-orang kecil
47:16Bagaimana orang-orang kecil bisa percaya
47:17Bahwa rezim ini
47:18Pemerintahan ini
47:18Akan mau mendengar
47:19Berarti polisi
47:20Menangkap orang
47:21Lalu diadili
47:23Di kejaksaan
47:24Terus ada hakim
47:25Tanpa bukti
47:26Gitu maksudnya
47:27Sehingga sederhananya
47:28Kalau Anda mau bilang
47:29Negara masih punya
47:29Jaminan bahwa siapapun
47:31Bersuara kritis
47:31Tetap ada ruang
47:32Di negara ini
47:33Tetap ada ruang
47:33Pasti
47:34Presiden menjamin itu
47:35Tapi orang-orang yang narkis
47:37Presiden juga harus
47:38Bertindak tegas
47:39Makanya jangan disamakan
47:41Dibedakan dulu
47:42Ohlamnya
47:43Ini demonstran yang damai
47:45Ini demonstran yang ini
47:46Dan menurut saya
47:47Ketika ada di pengadilan itu
47:48Saya bukan orang hukum
47:50Tapi setidaknya saya tahu
47:51Pasti ada bukti
47:52Betul dan buktinya dikatakan
47:54Tidak relevan
47:54Karena itu mereka dibebaskan pengadilan
47:56Ini putusan hakim loh
47:57Kita mau bilang
47:59Putusan hakim itu adalah
48:00Wajah polisi salah tangkap
48:02Jaksa salah mendakwa
48:03Dan oke
48:04Dari sini Anda bisa melihat
48:06Bahwa
48:07Disinilah
48:08Ruang opini
48:09Apapun
48:10Bisa
48:11Bersuara
48:11Berpendapat
48:13Dan semoga ini bisa menjadi sumber informasi Anda
48:15Mbak Aswinawati
48:15Terima kasih sudah datang
48:17Mbak Uta
48:17Terima kasih sudah bergabung bersama kami
48:19Terima kasih juga
48:19Untuk Anda yang sudah menyaksikan Rosi
48:21Jumpa lagi pekan depan
48:22Saya Tifa Solesa
48:23Tetap di Kompas TV
48:24Independent
48:25Terpercaya
48:26Terima kasih
Komentar

Dianjurkan