Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) menyoroti kondisi darurat kekerasan berbasis gender dan tingginya angka perkawinan anak menjadi rapor merah.
Menurut KPI, sistem perlindungan negara saat ini masih gagal memberikan rasa aman dan keadilan bagi perempuan. Hal ini diungkap dalam Kongres Nasional VI KPI di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Presidium Nasional KPI, Ema Husain, menyebut banyak kasus kekerasan seksual yang menguap begitu saja tanpa penanganan hukum yang tuntas. Hal ini diperparah oleh birokrasi dan sistem perlindungan yang dinilai masih "setengah hati" dalam berpihak pada korban.
Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)
#Riauonline #Riauonlinecoid #pernikahandini #fakta
Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.
Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU
Jangan lupa subscribe yaa..
Follow Juga akun Sosial Media kami
https://www.facebook.com/RiauOnlin
https://twitter.com/red_riauonline
https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id
https://www.tiktok.com/@riauonline1
https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR
https://sck.io/u/j3hlxrGg
Komentar