Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Peristiwa tragis terjadi di lingkungan pendidikan, tepatnya di SMP Islamic Center Siak, Rabu, 8 April 2026. Seorang siswa laki-laki berinisial MA (15), yang merupakan pelajar kelas IX, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengikuti ujian praktik sains di lapangan sekolah.

Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di lapangan upacara SMP Islamic Center yang berlokasi di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kecelakaan #siak #praktikum

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Karya sains berujung maut, siswa SMP tewas saat senapan rakitan meledak.
00:04Peristiwa tragis terjadi di lingkungan pendidikan, tepatnya di SMP Islamic Center Siak, Rabu, tanggal 8 April 2026.
00:12Seorang siswa laki-laki berinisial MA usia 15 tahun, yang merupakan pelajar kelas 9,
00:17meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengikuti ujian praktik sains di lapangan sekolah.
00:22Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10 lewat 30 menit WIB di lapangan upacara SMP Islamic Center
00:27yang berlokasi di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.
00:32Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu kegiatan ujian praktik mata pelajaran IPA tengah berlangsung.
00:38Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok,
00:41di mana setiap kelompok diminta untuk memperagakan hasil karya sains yang telah mereka buat.
00:45Dalam satu kelompok terdiri dari sembilan siswa.
00:48Ketika tiba giliran kelompok korban, MA mengambil peran sebagai peraga utama.
00:53Korban kemudian memintarkan rekannya untuk menjauh dari lokasi praktik,
00:56karena akan mendemonstrasikan sebuah alat berupa senapan rakitan hasil cetakan tiga dimensi yang dibuatnya.
01:02Namun nahas, saat alat tersebut digunakan dan dilakukan percobaan penembakan,
01:06tiba-tiba terjadi ledakan hebat dari senapan rakitan tersebut.
01:10Ledakan itu menimbulkan asap disertai suara keras,
01:13serta serpihan dari alat yang berhamburan ke berbagai arah.
01:16Pecahan material dari senapan rakitan tersebut dilaporkan mengenai sejumlah bagian bangunan sekolah,
01:21termasuk aula dan dinding kelas.
01:24Tragisnya, serpihan juga menghantam bagian kepala korban,
01:27menyebabkan luka serius di bagian wajah.
01:29Korban yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis.
01:35Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis,
01:38nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
01:42Pihak kepolisian dari Polres Siak yang menerima laporan langsung turun ke lokasi
01:45untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
01:47Dari hasil awal, ditemukan sejumlah material yang diduga menjadi penyebab ledakan,
01:52diantaranya bagian plastik, potongan besi,
01:54serta bubuk hitam yang kini telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
01:59Kasatres Krim Polres Siak, AKP Raja Kosmos,
02:02menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti ledakan tersebut,
02:06termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa ini.
02:09Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti
02:12yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini.
02:15Material yang ditemukan akan kami kirim ke Laboratorium Forensik Pol Dariau
02:18untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
02:20Ujar AKP Raja Kosmos, Rabu, tanggal 8 April 2026.
02:25AKP Raja menegaskan,
02:26pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna
02:29memastikan penyebab kejadian tersebut.
02:32Kami dari Satres Krim Polres Siak akan melakukan rangkaian penyelidikan terkait peristiwa ini,
02:36termasuk apakah terdapat unsur kelalaian atau faktor lainnya.
02:39Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi
02:42dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar, tegasnya.
02:45Dalam kesempatan tersebut,
02:47pihak kepolisian juga menyampaikan duka cita mendalam
02:49atas peristiwa yang menimpa korban.
02:51Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban MA.
02:55Semoga almarhum Husnul Hotimah dan keluarga yang ditinggalkan
02:58diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,
03:00pungkasnya.
03:01Hingga saat ini,
03:03pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus itu,
03:06sembari menunggu hasil uji laboratorium guna
03:08mengungkap secara pasti penyebab ledakan
03:10yang merenggut nyawa pelajar tersebut.
Komentar

Dianjurkan