00:00Bukan antrean, ada wacana berangkat haji dengan sistem war ticket.
00:04Wacana naik haji dengan sistem war ticket dilontarkan Menteri Haji dan Umrah RI,
00:09Muhammad Irfan Yusuf alias Gus Irfan.
00:11Bukan sistem antrean waiting list seperti yang berjalan saat ini.
00:15Wacana itu disampaikan Gus Irfan dalam pembukaan Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah 2026 Masehi,
00:23Rabu 8 April 2026.
00:25Hadir dalam kesempatan itu antara lain Wamen Hajj Dahnil Anzar Simanjuntak,
00:29Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji BPKH Fadlul Iman Syah dan Ketua Komisi 8 DPR Marwanda Sopang.
00:36Jujur, ketika kita bicara tentang antrean, pemikiran kami di Kementerian Haji,
00:40terutama pemikiran dari Wamen saya yang sangat progresif itu,
00:43muncul apakah perlu antrean yang begitu lama?
00:45Apakah tidak perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman-zaman sebelum ada BPKH?
00:50Ujar Gus Irfan, sebelum ada BPKH, insya Allah tidak ada antrean.
00:54Waktu itu pemerintah mengumumkan biaya haji tahun ini sekian,
00:58pembukaan pendaftaran dimulai tanggal sekian sampai tanggal sekian.
01:01Silakan yang mau berangkat haji, silakan membayar.
01:05Semacam, war ticket, lanjut politikus Gerindra ini.
01:09Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi?
01:12Tentu ini bukan hal yang gampang untuk diputuskan.
01:15Tapi sebagai sebuah wacana tentu bisa sah-sah saja untuk kita pikirkan,
01:19kata Gus Irfan.
01:20Kemenhaj menjelaskan, ide menhaji itu muncul seiring meningkatnya jumlah pendaftar haji dari tahun ke tahun
01:26serta keterbatasan kuota sehingga antrean haji menjadi tantangan yang perlu dikelola secara berkelanjutan.
01:31Di sisi lain, sistem penyelenggaraan haji terus berkembang untuk menjawab kebutuhan jemaah yang semakin beragam.
01:38Hal itulah yang mendasari munculnya wacana, war ticket haji.
01:41Penyampaian wacana ini menjadi bagian dari ruang diskusi dalam respons dinamika penyelenggaraan haji ke depan,
01:46ungkap Kemenhaj.
01:48Adapun antrean haji di Indonesia selama ini sangat panjang, mencapai 47 tahun di daerah tertentu.
01:54Namun, mulai tahun ini antrean di semua daerah disamaratakan menjadi 26 tahun.
Komentar