00:00Urusan di BDI Perjuangan ada urusan internal di sana.
00:04Tidak ada urusan dengan saya.
00:06Pak, terkait tanggapan beberapa tokoh politik yang diingatkan dengan bijasa palsu
00:12seperti Pak A.A.H., rizik sinap dunia yang lain?
00:16Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapapun.
00:25Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya.
00:31Artanya kalau untuk spekulasi itu kan muncul dari Rizmon ya Pak? Seperti apa tadi?
00:37Ya, tanyakan ke dia.
00:40Siap. Pak, terkait pertemuan dengan Pak Prabowo kemarin untuk hal-hal lebih hal, ada pembicaraan khusus enggak Pak?
00:47Tidak ada.
00:49Ada pembahasan terkait politik atau untuk?
00:51Tidak ada.
00:54Kalau dengan Pak ASB saat open house juga tidak ada pembicaraan?
00:57Tidak ada, ada. Silaturahmi. Tidak ada.
01:00Atau tukar pikiran bersama mereka Pak?
01:02Tidak ada. Tamunya banyak sekali mas.
01:06Pak, kalau dari Pak Andi Aswari itu kan menyebut Bapak menyetujui restoratif jasis itu untuk Rizmon. Apa kebenar Pak?
01:16Restoratif jasis itu adalah kewenangan Polda Metro Jaya, adalah kewenangan para penyidik. Saya hanya hadir ke saya, Pak Rizmon Sianipar,
01:33kemudian meminta maaf dan saya maafkan.
01:38Dan selanjutnya itu yang urus penasihat hukum saya.
01:44Kenapa beda dengan yang Egi Sujana, Pak, yang sudah datang juga, sudah minta maaf juga, tapi kenapa, apa namanya, sikapnya
01:51beda?
01:52Ya, ditanyakan ke Polda. Kalau di sini sama, urusannya hanya memaafkan.
02:01Pak, ada tudingan Pak Jokowi akan mengambil alih PDI, seperti apa, Pak tanggapannya?
02:08Urusan di PDI Perjuangan ada urusan internal di sana. Tidak ada urusan dengan saya.
02:14Sudah ya. Terakhir, Pak. Terkait dengan gugurnya 3 TNI di Lebanon, tanggapannya seperti apa?
02:21Ya, pertama-tama saya ingin mengucapkan duka cita yang mendalam atas gugurnya 3 prajurit terbaik dari TNI.
02:33Dan semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT. Semua dosa diampun.
02:39Ada saran atau imbun untuk pemerintah itu enggak sih, Pak? Apa yang harus dilakukan pemerintah?
02:45Ya, pemerintah sangat tahulah apa yang harus dilakukan.
02:50Terima kasih, Pak.
03:05Di Kompas TV Channel 11, di televisi Anda.
Komentar