00:00Informasi lainnya, Saudara Kementerian Haji dan Umroh mengungkap dugaan praktik penipuan dalam layanan badal haji dan pembayaran dam bagi Jemaah
00:08Haji Indonesia.
00:09Penipuan dilakukan oknum petugas KBIH dengan 140 jemaah yang diduga menjadi korban.
00:18Praktik penipuan ini terungkap berkat kerjasama tim perlindungan Jemaah Kemen Haji dan tim KJRI di Arab Saudi.
00:25Wakil Menteri Haji dan Umroh Daniel Anzar Simanjuntad mengatakan pelaku ditangkap minggu malam dengan temuan transaksi mencurigakan senilai 1,4
00:37miliar rupiah.
00:38Transaksi ini berasal dari penipuan badal haji yang menimpa 140 jemaah dengan tarif 10 juta rupiah per jemaah.
00:47Daniel mengatakan tarif ini mencurigakan dan tidak masuk akal mengingat biaya resmi pelaksanaan haji di Arab Saudi atau haji domestik
00:55yang nilainya lebih dari 40 juta rupiah per jemaah.
00:59Kasus ini terungkap dari laporan jemaah yang tidak menerima bukti resmi dari proyek resmi pemerintah Arab Saudi atau Adahi untuk
01:10pembayaran dam.
01:11Kemen Haji akan menjatuhkan sanksi tegas berupa pencabutan izin operasional pada KBIH yang terbukti terlibat.
01:21Tim melinjam perlindungan jemaah dari Kementerian Haji Tanimroh, kemudian tim dari KJRG itu meng OTT Oknum KBIH.
01:34Kita OTT terkait dengan dam dan terkait dengan badal haji.
01:42Jadi OTT-nya itu hampir, apa namanya, transaksinya itu hampir 1,4 miliar.
01:51Ini itu haji dahili yang untuk masyarakat setempat, itu tarifnya bisa 40 jutaan.
01:57Jadi tidak mungkin ada badal bisa dilakukan dengan tarif 10 jutaan.
02:04Pasti ini penipuan.
02:05Kemudian juga penipuan terhadap dam.
02:07Jadi dam itu kan salah satu yang mandatori kalau di sini harus dibayarkan ke Adahi.
02:15Oleh mereka itu dibayar di umut 720 real, tapi kemudian tidak disetorkan ke pembayaran dam di Adahi,
02:29tapi kemudian mereka beli melalui mukimin, melalui mukimin dengan harga sekitar 400-an.
02:37Jadi sisanya itu mereka menjadi pi mereka, kira-kira itu.
02:42Nah, itu cukup banyak jumlah jemaahnya, banyak yang dirugikan, dan itu berangkat dari pengaduan jemaah.
Komentar