Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SOLO, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengecam serangan ke Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB.

Hal ini disampaikan Mohammad Boroujerdi di Solo, Jawa Tengah.

Boroujerdi mengutuk serangan terhadap pasukan perdamaian dan meminta semua pihak yang terkait mengikuti peraturan internasional.

Boroujerdi juga menemui Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, untuk meminta dukungan tokoh-tokoh di Indonesia agar perang dihentikan.

Jokowi menyambut baik ide untuk perdamaian. Menurutnya, geopolitik dan ekonomi global saat ini sangat terpukul dengan perang yang terjadi.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Tak Mau ASN Santai saat WFH, Abdul Muti Terapkan Penghargaan dan Sanksi di https://www.kompas.tv/nasional/660303/tak-mau-asn-santai-saat-wfh-abdul-mu-ti-terapkan-penghargaan-dan-sanksi

#dubesiran #jokowi #tnitewas #perang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/660308/dubes-iran-untuk-ri-temui-jokowi-di-solo-bahas-apa-kompas-petang
Transkrip
00:01Terima kasih Anda masih menyaksikan Kompas Petang, Saudara.
00:03Duta Besar Iran untuk Indonesia mengecam serangan ke Lebanon Selatan
00:07yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB.
00:12Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Saudara.
00:18Ia mengutuk serangan terhadap pasukan perdamaian dan meminta semua pihak yang terkait mengikuti peraturan internasional.
00:25Duta Besar Iran untuk Indonesia juga menemui Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo
00:30untuk meminta dukungan tokoh-tokoh di Indonesia agar perang dihentikan.
00:36Joko Widodo pun menyambut baik ide untuk perdamaian
00:39karena menurutnya geopolitik dan ekonomi global saat ini sangat terpukul dengan adanya perang.
01:00Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa.
01:25Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa,
01:49Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa,
01:49Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa,
01:49Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa,
01:49Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, Jangan lupa, J
01:52urusan pemerintah ya
Komentar

Dianjurkan