Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kasus videografer asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Amsal Sitepu yang didakwa korupsi dan merugikan negara hingga Rp200 juta, mendapat perhatian publik. Komisi III DPR RI pun meminta majelis hakim memberikan vonis bebas kepada Amsal.

DPR menilai kerja kreatif tidak memiliki harga baku sehingga tidak tepat dikatakan sebagai mark up. Simak selengkapnya pada tayangan berikut.

#dpr #amsalsitepu #korupsiindonesia

Baca Juga [FULL] Pakar HI Soroti soal 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dari Mana Asal Serangan Tersebut? di https://www.kompas.tv/internasional/660232/full-pakar-hi-soroti-soal-3-prajurit-tni-gugur-di-lebanon-dari-mana-asal-serangan-tersebut



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660236/kasus-amsal-sitepu-disorot-dpr-minta-hakim-beri-vonis-bebas-berut
Transkrip
00:00Sedara kasus videographer asal Kabupaten Karus, Sumatera Utara, Amsal Sitaipu,
00:05yang didakwa korupsi dan merugikan negara hingga 200 juta rupiah mendapat perhatian publik.
00:11Komisi 3 DPR RI pun meminta Majelis Hakim membebaskan ataupun memberikan fonis bebas kepada Amsal.
00:17DPR menilai kerja-kerja kreatif tidak memiliki harga baku, sehingga tidak tepat dikatakan sebagai markup.
00:25Profesional videographer, saya didakwa melakukan markup anggaran, bagaimana mungkin seorang penyedia jasa bisa melakukan markup anggaran.
00:35Kasus yang menimpa Amsal Sitaipu di Kabupaten Karus, Sumatera Utara jadi perhatian publik.
00:42Amsal, seorang videographer, didakwa atas kasus dugaan penggelembungan anggaran dalam pembuatan promosi desa.
00:49Amsal pun heran, dirinya ditetapkan tersangka, karena Auditor Inspektorat Kabupaten Karo menilai proses editing hingga dubbing tidak perlu mengeluarkan biaya.
01:01Kita menemukan bahwa di LHP, kita menemukan bahwa ada markup anggaran itu dimunculkan karena ada beberapa item yang dinolongkan oleh
01:11Auditor,
01:13dan diamininya oleh jasa penuntut umum di dalam tulad-untutannya.
01:43Komisi 3 DPR RI pun menggelar rapat terbatas membahas kasus ini.
01:48DPR menilai penggelembungan anggaran yang diduga dilakukan Amsal dinilai tidak tepat.
01:54Pasalnya, produk videografi tak memiliki standar biaya atau harga tertentu karena termasuk kerja kreatif.
02:02DPR pun meminta majelis hakim mempertimbangkan fonis bebas bagi Amsal.
02:07Secara substantif, kerja kreatif videografer tidaklah memiliki harga baku tertentu,
02:14sehingga tidak bisa dikatakan terjadi penggelumbungan atau markup dari harga baku.
02:19Empat, Komisi 3 DPR RI menyerukan agar majelis hakim dalam perkara Saudara Amsal Kristi Sitepu untuk mempertimbangkan putusan bebas atau
02:30setidak-tidaknya ringan berdasarkan fakta persidangan.
02:34Lima, Komisi 3 DPR RI mengajukan agar Saudara Amsal Kristi Sitepu diberikan penangguhan penahanan dengan Komisi 3 DPR RI sebagai
02:44penjamin.
02:48Menanggapi rekomendasi dari DPR, Kejaksaan Agung mempersilahkan Amsal untuk menempuh jalur mekanisme hukum yang berlaku.
02:56Ya silahkan aja, kan ada mekanisme hukum yang ditembuh.
03:00Salah satunya kan nanti kemarin tuntutan, berarti kan berikutnya pledo pembelaan dari terdakwa dan peniasat hukum.
03:07Sampaikan aja di sana, seperti apa tentunya nanti akan menjadi pertimbangan dari majelis hakim yang memutus.
03:17Dalam dakwaan jaksa, Amsal diduga melakukan markup dan merugikan negara hingga 200 juta rupiah.
03:25Sidang putusan atau fonis terhadap Amsal Sitepu dijadwalkan pada hari Rabu, 1 April 2026.
03:31Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan