00:00Terima kasih dan masih bersama kami dalam Sampai Indonesia Pagi, sodara ditekah tekanan geopolitik global yang berpotensi memengaruhi nilai tukar
00:08dan biaya penyelenggaraan badan pengelola keuangan haji.
00:12Memastikan kesiapan dana haji tetap terjaga dan dalam kondisi aman.
00:19Kepala BPKH Fadlul Iman Syah bilang, sebagian besar biaya penyelenggaraan ibadah haji sangat dipengaruhi oleh pergerakan mata uang asing.
00:28Khususnya dolar AS dan real Saudi yang mencapai sekitar 80% dari total biaya.
00:36Dalam kondisi global yang tidak menentu, fluktuasi menilai tukar rupiah jadi salah satu risiko utama yang perlu diantisipasi.
00:44Namun untuk menjaga stabilitas pembiayaan, BPKH mengaku telah melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan cadangan devisa dalam bentuk dolar AS dan
00:54real Saudi sebelum ketegangan geopolitik memanas.
00:57Proses transfer dana ke pihak terkait juga telah dilakukan secara bertahap sehingga kebutuhan pembiayaan haji tetap terpenuhi tanpa terganggu gejolak
01:08nilai tukar rupiah.
01:12Kami dari BPKH pada prinsipnya yang menjadi concern untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terkait dengan geopolitik adalah mengenai kursus
01:24mata uang asing.
01:25Karena kita kan sekitar 80% dari biaya penyelenggaraan ibadah haji itu berasal dari US dollar dan Saudi real.
01:34Tapi alhamdulillahnya BPKH sudah mempersiapkan, sudah memiliki persediaan US dollar dan Saudi real jauh sebelum kondisi geopolitik ini memanas.
01:46Nah sehingga kami sudah melakukan transfer ke Kementerian Haji sampai saat ini 50% dari total biaya penyelenggaraan ibadah haji
01:57di tahun 2026.
01:58Dan US dollar dan Saudi realnya sudah dimiliki dan yang kami lakukan adalah transfernya juga untuk US dollar dan Saudi
02:09real.
02:09Jadi insya Allah sih sampai saat ini secara likuiditas untuk penyelenggaraan ibadah haji dari keuangan BPKH aman, berkendali.
Komentar