00:00Saudara, dalam kemenangan Timnas melawan St. Kitts & Nevis, salah satu pemain yang bermain penuh 90 menit adalah Doni Tri
00:09Pamungkas.
00:11Doni mengawal sisi kiri pertahanan Indonesia.
00:14Ibu dan kakak kandung Doni Tri Pamungkas bangga Doni tampil bersama Timnas di FIFA Series 2026 Jakarta.
00:21Keluarga berpesan agar Doni membuktikan performa terbaiknya dan jangan kecewakan bangsa negara Indonesia.
00:26Ya, kakak Doni yang pernah membela Arema Malang, Joko Sasongko, tidak menyangka adiknya bisa tampil baik di pertandingan debut bersama
00:34Timnas kemarin.
00:36Ia berharap adiknya bisa terus berkembang menjadi pemain sepak bola yang handal dan tangguh.
00:44Memang semangatnya untuk menjadi pemain bola itu tinggi.
00:47Memang sudah terlihat dari kecil itu kemauannya memang tinggi.
00:51Memang setelah bisa tembus di senior sampai kemarin debut kemarin itu ya berharu, Mas.
00:59Sempat ya, gak ada pikiran sampai kemarin itu gak ada.
01:04Diberi kesempatan ya harus selalu membuktikan sebuah Doni.
01:07Itu selalu saya ingatkan, Mas, pada Doni.
01:09Jadi kalau diberi kesempatan ya tunjukkan, buktikan kalau kamu itu memang layak mampu.
01:16Dan saudara, saat ini kami sudah terhubung dengan orang tua Doni Tri Pamungkas.
01:22Tepatnya ibunda dari Doni Tri Pamungkas di Boyolali, Jawa Tengah.
01:26Ada Ibu Saparti saat ini bersama Breaking News Kompas Tim.
01:30Selamat malam, Bu Saparti.
01:32Selamat malam, Mas Radi.
01:35Baik, Ibu saya tanpa bertanya kepada Ibu, saya yakin Ibu sangat bangga kepada anak Ibu Doni Tri Pamungkas yang sekarang
01:42bermain di final FIFA Series melawan Bulgaria.
01:44Tapi saya ingin tanya dulu lebih awal, ada gak yang ingin Ibu sampaikan kepada Doni sebelum pertandingan final ini?
01:51Yang pasti ada, Kak.
01:53Yaitu anak saya Doni, terutama buktikan.
01:59Kalau kamu itu, jangan mengetewakan bangsa kita.
02:05Itu pesan saya, doa Ibu selalu yang terbaik untuk timnas Indonesia.
02:10Amin.
02:11Itu, Pak.
02:12Amin.
02:12Iya, kalau kita lihat performa atau penampilan Doni di pertandingan sebelumnya, dia main 90 menit.
02:20Penuh ya, Bu, ya.
02:21Dan sangat prima, sangat baik sekali mengawal pertahanan sisi kiri timnas Indonesia.
02:27Nah, saya ingin mengolik sedikit sebenarnya perjalanan karir Doni, Bu.
02:31Sebenarnya Doni ini memang sudah bercita-cita sejak kecil ya, jadi pemain bola.
02:35Atau ada sebenarnya punya cita-cita lain selain pemain sepak bola, Bu?
02:39Sejak dari kecil, ya.
02:42Seperti kakaknya, Kak.
02:43Oke.
02:46Seperti kakaknya, aku ingin menjadi pemain bola yang profesional.
02:51Iya, iya.
02:52Setelah S.D. dia sudah masuk sekolah sepak bola.
02:55Pernah ada cerita yang berkesan, Bu, tentang Doni dari kecil sampai sekarang jadi pemain profesional dan akhirnya membanggakan keluarga?
03:05Banyak sekali.
03:06Banyak, ya?
03:07Untuk prosesnya sampai seperti sekarang ini, kak, perjuangan yang sangat luar biasa.
03:14Hmm.
03:15Dari kecil 4 S.D. itu sudah pulang balik Cibubur, Boya Lali untuk mengikuti event-event usia dini dulu.
03:26Oke.
03:26Seperti itu, ya, ke kelas 6, ya, pindah di Jakarta, lulusan Jakarta, dan S.D.nya balik ke Boya Lali
03:372 tahun.
03:38Hmm.
03:39Dia langsung sekolah 3 S.D.nya di Akademi Biacupe, Terawang Mangun.
03:44Hmm, oke.
03:46Dan keluarga mendukung penuh, ya, Bu, ya?
03:48Perjalanan Doni ini.
03:49Dapat pilihkan seleksi di Persija, Alkandungsa, lolos.
03:54Lolos, ya. Ini sekali lagi menjadi kebanggaan keluarga, saya yakin.
03:58Jadi, bisa dipastikan Doni ini jadi pemain sepak bola, bukan karena ikut-ikutan kakaknya, ya, Bu?
04:04Enggak, enggak, ya.
04:06Awalnya pengen aja, awalnya pengen kakaknya, tapi niatnya itu sudah dari diri sendiri, Ibu.
04:12Apalagi pas yang masuk itu ada yang nyukur dari kakaknya, Alkandungilah bisa seperti sekarang ini, kak.
04:20Oke.
04:21Oke.
04:21Ya.
04:21Saya juga pengen tahu, atau pemirsa juga, Kompasivi, pasti pengen tahu.
04:26Sebenarnya kebiasaan Doni sebelum tanding, apa saja yang biasanya disampaikan kepada keluarga,
04:32atau ada seperti ritual khusus, misalnya berbicara kepada ibundanya, atau siapanya begitu, Bu?
04:39Terutama sama saya itu selalu minta, itu enggak pernah, itu, kak, selalu.
04:46Dan kakak-kakaknya pun juga dimintai, doa restunya, supaya bisa lancar, bisa mendapat keberuntungan, gitu aja, kak.
04:55Itu enggak lupa Doninya itu.
04:57Dari mau berangkat ke stadion, mau main, itu tetap minta doa restu ke ibu dan kakak-kakaknya.
05:04Ya, berbicara karir Doni, Bu, setiap atlet ya, termasuk pemain sepak bola, pasti ada titik apa ya,
05:13jenuh juga ada titik seolah ingin menyerah, begitu.
05:17Tapi, adakah cerita ketika Doni mendapatkan titik itu, keluarga juga ikut penyemangatnya,
05:24sehingga Doni terus, apa, tidak gentar untuk terus menjadi pemain profesional?
05:28Karena sekarang, Doni itu enggak pernah menyerah.
05:32Oke.
05:32Selalu ingin membuktikan sama keluarga, sama siapapun,
05:37dibuat dia pantang menyerah, kak, Doni itu orangnya.
05:41Selalu ingin membuktikan, semangatnya luar biasa.
05:44Oke.
05:46Oke.
05:46Tadi ibu juga bercerita ya, selain menekuni sepak bola sejak kecil,
05:51tapi pendidikan juga tidak ditinggalkan.
05:53Kita juga, untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak bangsa,
05:58begitu yang ingin juga menjadi pemain sepak bola profesional,
06:01bisa diceritakan, Bagaimana keluarga membagi waktu,
06:04misalnya, antara pendidikan, latihan, kehidupan sehari-hari ketika Doni masih kecil?
06:09Itu selalu diutamakan pendidikan.
06:12Dan, kalau sekolah sepak bola kan di luar pelajaran pendidikan di sekolah,
06:17itu selalu diusahakan untuk bisa mendukung dan intinya mengantar.
06:24Nah, itu selalu diusahakan semaksiman mungkin.
06:28Gitu, Kak.
06:30Baik.
06:30Saya yakin semua anak bangsa dan, ya.
06:34Semangat sekali.
06:35Semangat sekali.
06:37Ya, saya yakin.
06:37Semangat pendukung, ya.
06:40Saya yakin dari cerita Ibu seperti ini,
06:43semua orang tua, semua anak bangsa juga terinspirasi untuk bisa mendidik anaknya,
06:48agar seperti Doni, kelak, menjadi pemain profesional sepak bola.
06:52Terakhir, Bu, seperti harapan Doni yang pernah disampaikan kepada Ibu,
06:58tidak hanya jangka pendek, tidak hanya pertandingan nanti malam,
07:01tapi ke depannya apa, Bu?
07:04Untuk Timnas.
07:06Untuk Timnas?
07:07Ya.
07:07Ya, seharusnya untuk Timnas itu ke depannya, Bu.
07:11Ya, betul.
07:13Tetap ada, Bu, Pak.
07:16Ya.
07:17Jadi, Doni berharap juga Timnas bisa mendapatkan pencapaian tertinggi begitu, ya?
07:22Ya.
07:22Di level, tidak hanya di level Asia, bahkan dunia mungkin, Bu, ya?
07:27Ya.
07:28Baik.
07:29Baik, terima kasih, Bu.
07:30Pembicaraan atau perbincangan yang singkat,
07:33namun syarat dengan inspirasi, semoga semua juga terinspirasi dengan apa yang sudah Doni capai saat ini di Timnas Indonesia dan
07:40juga di klub profesionalnya Doni.
07:42Terima kasih sekali lagi telah bergabung bersama kami, Ibu Soparti.
07:45Semoga Doni bermain bagus nanti malam.
07:47Mudah-mudahan bisa cetak bolpakan, Bu, ya?
07:50Selamat malam, Bu.
07:51Terima kasih.
07:51Sampai jumpa.
07:52Terima kasih.
07:53Pelancaran kesuksesan untuk main malam ini.
07:56Baik, baik.
07:56Terima kasih, Bu.
07:57Sampai jumpa.
07:58Selamat malam.
07:59Saudara Breaking News Kompas TV akan kembali sesaat lagi.
08:02Tetaplah bersama kami.
Komentar