00:00Saudara sejumlah SPBU di berbagai daerah dipadati banyak kendaraan yang antre untuk mengisi bahan bakar minyak atau BBM.
00:06Warga khawatir jika harga BBM naik sebagai dampak perang Iran-Israel.
00:11Padahal pemerintah memastikan harga BBM baik subsidi maupun non-subsidi tidak naik.
00:21SPBU di jalan Riau, kota Bandung, Jawa Barat ini penuh dengan kendaraan yang antre untuk membeli bahan bakar minyak.
00:27Warga memilih mengisi BBM non-subsidi jenis Pertamak lebih awal karena khawatir harga akan naik.
00:33Sejumlah pengedara mengaku keberatan jika harga BBM naik.
00:56Sementara di Semarang, Jawa Tengah, antrean panjang kendaraan juga terlihat di SPBU Gajah Mungkur.
01:01Antrean bahkan meluas hingga ke badan jalan sehingga sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.
01:07Sejumlah warga mengaku memilih mengisi BBM lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga.
01:13Mereka khawatir jika menunda harga sudah terlanjur naik.
01:30Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, pihak SPBU telah menambah jumlah petugas operasional
01:35serta meningkatkan stok BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
01:40Kita juga mempersiapkan diri, baik stok maupun petugas melayani dalam hal pelayanan di komponen.
01:50Di Surabaya, Jawa Timur jumlah kendaraan yang mengantri di SPBU semakin meningkat hingga ke pinggir jalan raya.
01:56Kendaraan roda 4 mendominasi antrean untuk mengisi bahan bakar.
01:59Warga khawatir kehabisan stok BBM karena viralnya isu kenaikan harga BBM non-subsidi.
02:30Seperti diketahui, pemerintah tidak menaikkan harga BBM dampak perang Iran-Israel.
02:36Pemerintah meminta warga tidak panik.
02:38Sementara itu hingga selasa siang, harga BBM non-subsidi per liternya masih terpantau normal dan belum ada kenaikan harga.
02:45Tim Meliputan, Kompas TV.
02:51Tidak ada penyesuaian ataupun kenaikan harga BBM per 1 April hari ini dampak perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
02:58Lalu kita akan pantau pembelian BBM di SPBU di Surabaya, Jawa Timur bersama jurnalis Kompas TV Alfian Rahman dan juru
03:06kamera Hilmi Ardian Tovani.
03:08Selamat siang Alfian. Alfian dari pantauan Anda, saya juga melihat bahwa terjadi antrean di sana.
03:14Bagaimana responnya?
03:17Ya, selamat siang Reza dan juga saudara informasi yang kami dapatkan dan juga pantauan kami di lapangan, Reza.
03:23Memang betul, memang betul kemarin sempat terjadi antrean yang cukup panjang.
03:29Kita pasti melaporkan saat ini yaitu di Pompensin Jalan Jemur, Sari, Surabaya.
03:34Namun, pantauan kami dari pagi tadi hingga siang ini antrean tersebut sudah tidak ada atau antrean normal pada selayaknya antrean
03:43BBM pada biasanya begitu.
03:45Kami coba berbincang dengan beberapa pemenjara, baik itu roda 2 maupun roda 4 yang mengantri hari ini.
03:51Itu mereka menjelaskan bahwa memang sudah mendapatkan informasi dari berbagai macam media termasuk televisi bahwa pemerintah tidak menaikkan harja bahan
04:02bakar minyak begitu.
04:04Yang membuat mereka juga akhirnya tidak mengantri secara berlebih seperti kemarin.
04:09Namun, informasi yang kami dapatkan dari pengelola jika dilihat dari data, kenaikan jumlah pembelian berbagai macam jenis BBM di Surabaya
04:20ini sudah terjadi pada hari Senin sore,
04:23kemudian dilanjut dengan sore Selasa kemarin.
04:27Begitu dari rata-rata stok yang disiapkan oleh pertamina di Jalan Jemur, Sari sendiri ada 100 kiloliter per hari.
04:35Jika di hari normal ini terjual sebanyak 31 kiloliter, pada beberapa hari kemarin, dua hari kemarin terjual hingga 40 kiloliter
04:45atau meningkat sebesar 10 persen dari hari normal berikutnya.
04:49Namun, sekali lagi, reza-rata sodara, PH, SPBU maupun pertamina memastikan stok aman dan juga meminta masyarakat agar tidak panik
04:57bagi karena mengingat pemerintah juga tidak menaikkan harga dari BBM di hari ini
05:03atau tanggal 1 April 2026 berikut penjelasan atau informasi lengkap yang sudah kami putih saat kami wawancara dengan AHTRA Hedi,
05:12yaitu Area Manager Komunikasi Relations, CSR Pertamina Patran Yaga Regional Jatim Balinus.
05:18Pantauan kami di CCTV sampai hari malam pun, pantauan pantrian itu masih bersifat dalam batas wajar.
05:25Ya memang kita sama-sama mengimbau bahwa masyarakat perlu menyikapi secara bijak informasi yang beredar
05:31supaya tidak menimbulkan kekhawatiran dan keresahan yang tidak perlu.
05:34Kondisi stok energi, baik BBM, LPG maupun AFTUR dalam kondisi terjaga dan tersedia bagi masyarakat.
05:41Masyarakat tidak perlu khawatir, kita baru kemarin melaksanakan, menyelenggarakan,
05:45dan melayani masyarakat dalam momen hari raya idufiti dan juga mudik,
05:49di mana ada arus balik, arus mengudik gitu kan.
05:54Selain memastikan stok dari BBM di Jawa Timur dan juga Bali, Nusa Tenggara ini aman,
06:00betul-betulnya Pertamina juga menyembau pada masyarakat agar tetap bijak dalam membeli BBM
06:07karena ini akan berdampak baik pada ekonomi dan tidak manis.
06:12Baik, begitu Reda.
06:15Baik, terima kasih Alvin Rahman melaporkan langsung dari salah satu SPBU di Surabaya, Jawa Timur,
06:20artinya tidak terjadi antren yang cukup parah dibandingkan kemarin,
06:23lalu juga masyarakat diimau untuk tidak panik baik soal BBM.
06:27Terima kasih, Jurnalist Kompas TV Alvin Rahman melaporkan langsung dari Surabaya, Jawa Timur.
06:31Terima kasih.
Komentar