Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sejumlah SPBU di berbagai daerah sempat dipadati banyak kendaraan yang antre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM). Warga khawatir jika harga BBM naik sebagai dampak perang IranIsrael.

Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM, sehingga antrean di SPBU di Surabaya, Jawa Timur, pada 1 April 2026 berlangsung normal dan lancar.



#SPBU #BBM #jatim

Baca Juga Prabowo Kunjungi Seoul, Indonesia-Korea Selatan Teken Kerja Sama Industri AI di https://www.kompas.tv/internasional/660256/prabowo-kunjungi-seoul-indonesia-korea-selatan-teken-kerja-sama-industri-ai



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/660259/pemerintah-tak-menaikan-harga-bbm-warga-diminta-tidak-panic-buying-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara sejumlah SPBU di berbagai daerah dipadati banyak kendaraan yang antre untuk mengisi bahan bakar minyak atau BBM.
00:06Warga khawatir jika harga BBM naik sebagai dampak perang Iran-Israel.
00:11Padahal pemerintah memastikan harga BBM baik subsidi maupun non-subsidi tidak naik.
00:21SPBU di jalan Riau, kota Bandung, Jawa Barat ini penuh dengan kendaraan yang antre untuk membeli bahan bakar minyak.
00:27Warga memilih mengisi BBM non-subsidi jenis Pertamak lebih awal karena khawatir harga akan naik.
00:33Sejumlah pengedara mengaku keberatan jika harga BBM naik.
00:56Sementara di Semarang, Jawa Tengah, antrean panjang kendaraan juga terlihat di SPBU Gajah Mungkur.
01:01Antrean bahkan meluas hingga ke badan jalan sehingga sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.
01:07Sejumlah warga mengaku memilih mengisi BBM lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga.
01:13Mereka khawatir jika menunda harga sudah terlanjur naik.
01:30Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, pihak SPBU telah menambah jumlah petugas operasional
01:35serta meningkatkan stok BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
01:40Kita juga mempersiapkan diri, baik stok maupun petugas melayani dalam hal pelayanan di komponen.
01:50Di Surabaya, Jawa Timur jumlah kendaraan yang mengantri di SPBU semakin meningkat hingga ke pinggir jalan raya.
01:56Kendaraan roda 4 mendominasi antrean untuk mengisi bahan bakar.
01:59Warga khawatir kehabisan stok BBM karena viralnya isu kenaikan harga BBM non-subsidi.
02:30Seperti diketahui, pemerintah tidak menaikkan harga BBM dampak perang Iran-Israel.
02:36Pemerintah meminta warga tidak panik.
02:38Sementara itu hingga selasa siang, harga BBM non-subsidi per liternya masih terpantau normal dan belum ada kenaikan harga.
02:45Tim Meliputan, Kompas TV.
02:51Tidak ada penyesuaian ataupun kenaikan harga BBM per 1 April hari ini dampak perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
02:58Lalu kita akan pantau pembelian BBM di SPBU di Surabaya, Jawa Timur bersama jurnalis Kompas TV Alfian Rahman dan juru
03:06kamera Hilmi Ardian Tovani.
03:08Selamat siang Alfian. Alfian dari pantauan Anda, saya juga melihat bahwa terjadi antrean di sana.
03:14Bagaimana responnya?
03:17Ya, selamat siang Reza dan juga saudara informasi yang kami dapatkan dan juga pantauan kami di lapangan, Reza.
03:23Memang betul, memang betul kemarin sempat terjadi antrean yang cukup panjang.
03:29Kita pasti melaporkan saat ini yaitu di Pompensin Jalan Jemur, Sari, Surabaya.
03:34Namun, pantauan kami dari pagi tadi hingga siang ini antrean tersebut sudah tidak ada atau antrean normal pada selayaknya antrean
03:43BBM pada biasanya begitu.
03:45Kami coba berbincang dengan beberapa pemenjara, baik itu roda 2 maupun roda 4 yang mengantri hari ini.
03:51Itu mereka menjelaskan bahwa memang sudah mendapatkan informasi dari berbagai macam media termasuk televisi bahwa pemerintah tidak menaikkan harja bahan
04:02bakar minyak begitu.
04:04Yang membuat mereka juga akhirnya tidak mengantri secara berlebih seperti kemarin.
04:09Namun, informasi yang kami dapatkan dari pengelola jika dilihat dari data, kenaikan jumlah pembelian berbagai macam jenis BBM di Surabaya
04:20ini sudah terjadi pada hari Senin sore,
04:23kemudian dilanjut dengan sore Selasa kemarin.
04:27Begitu dari rata-rata stok yang disiapkan oleh pertamina di Jalan Jemur, Sari sendiri ada 100 kiloliter per hari.
04:35Jika di hari normal ini terjual sebanyak 31 kiloliter, pada beberapa hari kemarin, dua hari kemarin terjual hingga 40 kiloliter
04:45atau meningkat sebesar 10 persen dari hari normal berikutnya.
04:49Namun, sekali lagi, reza-rata sodara, PH, SPBU maupun pertamina memastikan stok aman dan juga meminta masyarakat agar tidak panik
04:57bagi karena mengingat pemerintah juga tidak menaikkan harga dari BBM di hari ini
05:03atau tanggal 1 April 2026 berikut penjelasan atau informasi lengkap yang sudah kami putih saat kami wawancara dengan AHTRA Hedi,
05:12yaitu Area Manager Komunikasi Relations, CSR Pertamina Patran Yaga Regional Jatim Balinus.
05:18Pantauan kami di CCTV sampai hari malam pun, pantauan pantrian itu masih bersifat dalam batas wajar.
05:25Ya memang kita sama-sama mengimbau bahwa masyarakat perlu menyikapi secara bijak informasi yang beredar
05:31supaya tidak menimbulkan kekhawatiran dan keresahan yang tidak perlu.
05:34Kondisi stok energi, baik BBM, LPG maupun AFTUR dalam kondisi terjaga dan tersedia bagi masyarakat.
05:41Masyarakat tidak perlu khawatir, kita baru kemarin melaksanakan, menyelenggarakan,
05:45dan melayani masyarakat dalam momen hari raya idufiti dan juga mudik,
05:49di mana ada arus balik, arus mengudik gitu kan.
05:54Selain memastikan stok dari BBM di Jawa Timur dan juga Bali, Nusa Tenggara ini aman,
06:00betul-betulnya Pertamina juga menyembau pada masyarakat agar tetap bijak dalam membeli BBM
06:07karena ini akan berdampak baik pada ekonomi dan tidak manis.
06:12Baik, begitu Reda.
06:15Baik, terima kasih Alvin Rahman melaporkan langsung dari salah satu SPBU di Surabaya, Jawa Timur,
06:20artinya tidak terjadi antren yang cukup parah dibandingkan kemarin,
06:23lalu juga masyarakat diimau untuk tidak panik baik soal BBM.
06:27Terima kasih, Jurnalist Kompas TV Alvin Rahman melaporkan langsung dari Surabaya, Jawa Timur.
06:31Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan