Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu


KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis Indonesia bisa mengurangi impor gas.

Ini sejalan ditemukannya cadangan gas raksasa 5 triliun kaki kubik (Tcf) dan 300 juta barel kondensat pada sumur Geliga-1 di Blok Ganal, Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur (Kaltim).

"lni adalah strategi untuk bagaimana gas kita, tidak kita lakukan impor dari negara manapun, kita harus memenuhi kebutuhan dalam negeri kita, dan gas ini kita akan dorong untuk industri hilirisasi," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Baca Juga Menteri ESDM Bahlil soal Kenaikan Harga Elpiji Non Subsidi Karena Ikuti Harga Pasar | JURNAL NUSANTA di https://www.kompas.tv/regional/664231/menteri-esdm-bahlil-soal-kenaikan-harga-elpiji-non-subsidi-karena-ikuti-harga-pasar-jurnal-nusanta



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664320/bahlil-optimistis-cadangan-gas-raksasa-di-kaltim-dapat-kurangi-impor-energi
Transkrip
00:02Dalam kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu, ketegangan di timur tengah, selat hormus ditutup,
00:12berdampak pada sebuah dinamika perekonomian yang mengarah kepada ketahanan energi di masing-masing negara.
00:2120-25 persen bahkan 30 persen total produksi daripada migas yang melewati Middle East itu yang memenuhi kebutuhan dunia.
00:36Nah kita sendiri teman-teman bahwa setiap tahun konsumsi kita 1,6 juta barrel per day dan lifting kita
00:51baru mencapai 605.000 barrel per day di tahun 2025 dan 2026 diharapkan bisa 610.000 barrel per day.
01:06Tapi target Bapak Presiden Prabowo kepada kami sebagai pembantu atas arahan dan perintahnya
01:12di 2030 harus bisa mencapai 900 sampai dengan 1 juta barrel per day.
01:18Dengan demikian maka menuju suasembada energi itu kita harus mampu memenuhi stok kebutuhan kita
01:29dengan memanfaatkan cadangan-cadangan di negara kita.
01:33Nah kaitannya dengan itu saya memberikan apresiasi yang setinggi-setinggi kepada Eni
01:38ya Pak Giro Antonio dan Kepala Perwakilan yang baru ini baru 2 minggu ini.
01:45Pak siapa namanya?
01:48Mirko.
01:49Mirko.
01:49Mirko.
01:50Mirko.
01:51Thank you ya.
01:52Baru 2 minggu dia.
01:53Nah saya mau mengumumkan teman-teman bahwa Eni baru mendapatkan satu wilayah kerja baru
02:05giant dari blok geliga yang menghasilkan 5 triliun kubik fit untuk gas
02:16dan kita mendapatkan kondensat kurang lebih sekitar 300 juta barrel minyak ekvivalen.
02:25Dengan demikian maka Eni pada 2028
02:312028 itu bisa kita maksimalkan mencapai kurang lebih sekitar 2000 mm untuk gas.
02:43Sekarang produksinya kurang lebih sekitar 600 sampai 700.
02:48Nanti di 2028 kita akan berkembang di sekitar kurang lebih 2000 mm.
02:54Di 2030 itu akan kita kembangkan menjadi 3000 mm.
03:01Jadi ini sesuatu yang luar biasa sekali.
03:06Ini giant.
03:06Dan dengan demikian selain daripada gas
03:11kita juga menemukan nanti di 2028 itu kita sudah mulai produksi kondensat
03:18itu kurang lebih sekitar 90.000 barrel
03:24dan di 2029-2030 itu bisa nambah lagi menjadi 150.000 barrel.
03:31Ini adalah strategi untuk bagaimana gas kita
03:36tidak kita lakukan impor dari negara manapun
03:39kita harus memenuhi kebutuhan dalam negeri kita
03:41dan gas ini kita akan dorong untuk industri hilirisasi
03:45dan yang kedua ini akan mengurangi import crude kita
03:49dengan penambahan kondensat kurang lebih sekitar 90 sampai 150.000 barrel
03:55nanti pada tahun 2030.
03:58Nama bloknya saya ulangi ya
04:00Kelegia ini di Kalimantan Timur
04:04ini di Kalimantan Timur
04:06yang petanya
04:08ada petanya sini gak?
04:10Petanya itu kurang lebih sekitar di atas 12 mil
04:14dari daratan Kalimantan Timur
04:18yang kedua
04:19saya juga menyampaikan kepada teman-teman
04:21bahwa sebelum ditemukan yang blok Kelegia
04:27kita juga menemukan blok gula
04:30nah blok gula ini menghasilkan
04:34kurang lebih sekitar gas 2 triliun
04:37kubik fit
04:39dan 75 juta
04:41barrel kondensat ekofalien dengan 75 juta tadi
04:45maka totalnya
04:46untuk gas dari 2 blok ini
04:49Kelegia dan gula
04:52itu menghasilkan 7 triliun
04:54kubik fit
04:56yang akan mulai berproduksi 2028
05:00dan 3 juta 750 juta barrel
05:05daripada konsentras ekofalien dengan minyak
05:08nah saya pikir teman-teman
05:10ini adalah bagian strategi
05:12ini baru satu ya
05:12ini ya
05:13kita belum bicara tentang
05:17blok abadi masalah
05:19kita juga belum berbicara tentang blok yang lain
05:22jadi kami sekarang di Kementerian SDM
05:25itu berpikir seperti
05:27ya ibarat main bola itu seperti Barcelona
05:31bertahan dan menyerang
05:33jadi kita mempertahankan
05:36produksi lifting yang ada
05:37tapi juga kita menyerang
05:39untuk mencari potensi-potensi yang baru
05:41nah diharapkan nanti
05:43di 2029
05:442030
05:46apa yang menjadi perintah Bapak Presiden
05:48untuk bisa kita mencapai lifting kita
05:51di angka 900 ribu sampai 1 juta
05:53dengan ini saya pikir
05:55semakin hari semakin
05:58apa ya
05:58mulai membuahkan hasil
06:00karena sekarang 610 ribu
06:022027 akan naik lagi
06:04kemudian 2028
06:06tambah 90 ribu
06:08kemudian 2029
06:122030
06:12akan
06:13tambah lagi sekitar 150 ribu
06:16jadi insya Allah
06:16ini memang butuh perjuangan keras
06:19saya pikir teman-teman
06:21dengan demikian
06:22maka
06:23kami dapat memastikan
06:25emat
06:25sebenarnya
06:25terima kasih
Komentar

Dianjurkan