KOMPAS.TV - Praktik licik oplosan elpiji subsidi marak terjadi. Modus memindahkan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung non-subsidi menjadi siasat yang terus berulang. Lalu mengapa praktik ilegal ini sulit diberantas?
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Wilayah yang dalam satu tahun terakhir kerap menjadi titik operasi penindakan oleh polisi.
Sejumlah lokasi bahkan disebut sebagai sarang praktik ilegal yang terorganisir dan masif, hingga dijuluki sebagai "kampung pengoplos".
Dipo bergerak bersama Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison yang memimpin langsung pengungkapan kasus pengoplosan elpiji subsidi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Seberapa masif praktik pengoplosan elpiji subsidi terjadi hingga membuat aparat bekerja dalam senyap untuk membongkar jaringan ini?
Polisi menunjukkan sebuah rumah kontrakan yang dijadikan tempat operasi, di dalamnya ditemukan sejumlah tabung gas elpiji, timbangan, hingga alat suntik yang digunakan oleh pengoplos atau yang biasa disebut "dokter" untuk mengoplos gas subsidi ke tabung non-subsidi.
Bagaimana sebenarnya proses pengoplosan ini dilakukan hingga siap edar? Apakah pelaku hanya bekerja sendiri atau bagian dari jaringan besar yang terorganisasi?
Untuk mengetahui tantangan besar dalam mengawasi distribusi di tengah disparitas harga antara elpiji subsidi dan non-subsidi, Dipo bertemu dengan Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia.
Apakah praktik pengoplosan ini sudah berada pada level yang mengkhawatirkan dan berpotensi memicu kelangkaan? Mampukah negara menutup celah distribusi dan memastikan subsidi tepat sasaran?
Saksikan program Dipo Investigasi episode Bongkar Sindikat Oplos Gas Subsidi. Tayang Senin, 20 April 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#gas #oplosan #subsidi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/664344/full-eksklusif-penelusuran-jaringan-gas-subsidi-oplosan-siapa-mafianya-dipo-investigasi
Komentar