Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia bersama Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison menggerebek TKP pengoplosan elpiji subsidi.

Kapolsek Edison menyebut modus pengoplos simpan tabung gas 12 kg di kontrakan kosong. Menurutnya, setiap titik pengoplosan hanya berjarak sekitar 20 meter.

Menurut Edison, pengoplos elpiji biasanya beraksi sejak malam hingga pagi hari.

Salah satu warga Desa Dayeuh menuturkan praktik pengoplosan gas ini sudah menjadi rahasia umum.

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/R5aR6gd_S9U



#gas #oplosan #subsidi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/664315/terbongkar-modus-pengoplos-gas-12-kg-disimpan-di-kontrakan-kosong-polisi-gerebek-tkp-dipo
Transkrip
00:14ini akan coba buka ya satu rumah yang diduga ngoplos juga Pak ya Oke jadi ini
00:20disamarkan kita tidak bisa lihat nanti seperti apa
00:29kita dobrak dan banyak sekali tabung 12 kg yang ada di sini ini mereka menyimpan nanti nunggu
00:35tabung 3 kilo jadi ini mereka simpan begini nanti datang tabung 3 kilo baru mereka gelar ini mainnya
00:41di depan nah ini ini ini kan nah ini main sini ini bekas-bekasnya nih bekas-bekasnya ini terlihat
00:50segel-segel ya oke tidak terlihat ya bahwa tertutup tertutupin jemuran juga ya tuh kemudian rumah biasa
00:58rumah biasa seperti kontrakan ternyata didalamnya seperti ini berapa meter dari lokasi tadi kita
01:04pertama ke sini berapa meter hanya berdekatan ya dekat sekali 20 meter mungkin hanya 20-20 meter
01:09di sini sudah ada kita nanti jalan ada beberapa titik lain lagi Oke boleh kita langsung boleh
01:15lihat langsung Oke kita akan coba datangin titik lainnya sebenarnya untuk melihat seberapa masif
01:21praktik pengoplosan LPG subsidi ini karena tadi seperti yang sudah kita bahas bahwa hanya berjarak
01:2620 meter tempatnya sudah ada tabung untuk 20 lagi ya jadi dari luar tidak nampak kalau kita tanya
01:34orangnya Bapak juga pasti nggak kenal kan orangnya nggak kenal tapi ada yang kerja sebenarnya Bapak
01:38tahu ya ya tahu praktek ini tahu ya udah rahasia umum Pak Bukan saya tahu sudah rahasia umum
01:44Pak udah rahasia umum lah apa juga tahu kau masa nggak tahu sudah lama praktik seperti ini Pak di sini
01:50Pak habis COVID-nya habis COVID kemudian habis digerbak besar-besaran akhirnya pindah ke rumah-rumah
01:54itu kan saya akan coba datangin lagi ya satu titik yang diduga baru saja melakukan pengoplosan
02:04dan ini lagi-lagi jaraknya tidak jauh ya hanya beberapa meter ya Oke inilah mengapa daerah ini
02:13disebut kampung pengoplos LPG subsidi nah ini lihat diri kan seperti begini nih kontrakan mobil apa
02:21rumah jadi ini rumah kontrakan rumah kontrakan ya bukan diisi oleh orang tetapi diisi tabung gas 12
02:30kilogram oke
02:35ya masih terlihat ya masih dingin ya Mas Dipo kalau kita bergerak di malam hari kemungkinan mereka bermain
02:47di malam hari sampai pagi-pagi itu mereka selesai sudah terisi untuk jalan untuk disebar ya jadi ini
02:55ini baru ya ini bisa dirasakan masih dingin ya ya kemudian sudah terisi ya kemudian kipas masih berjalan
03:03ini gunanya untuk mengu apa membuarkan gas ya oke bisa lihat ya kipasnya masih menyala
03:12ini lihat ini lihat ini selalu ada ini nih ya bisa ditunjukkan selalu ada tangga dan lubang ya
03:21untuk akses kabur dari para pelaku
03:24kita coba datangi satu titik lagi ini apa pak kapalsek nah ini ini yang dipakai lapangan yang
03:41dipakai nah ini udah hilang ini udah hilang ya oke ternyata tidak hanya di dalam kontrakan tapi
03:49juga di luar ya tadi kita datang itu ke sana ini disini sudah ada tabung ini penuh tadi tabung
03:57ini penuh ini penuh ini sudah terisi sudah jadi begitu kita di titik lokasi sana itu mereka
04:03sudah mengosongkan karena kita keterbatasan personil sehingga tidak bisa kita tunggu bisa
04:09dilihat segelnya kan nih lihat segelnya ini segel Bekasi nih
04:20ada tabung ini ada tabung tiga kilo saya akan coba lihat saudara apakah banyak sekali ya oke ya
04:28dikasih untuk ngoplos penyedia untuk komplos karena dia sudah tidak ada segel sudah tidak ada segel
04:33segel dan ini bukan pangkalan atau distributor ya tidak ada sekali tidak ada tulisan ya bahwa ini
04:40agen pangkalan atau bahkan supangkalan resmi artinya bisa dikatakan pengepul ya dari gas melon saya akan
04:51coba saya akan coba bertamu ya karena ini nampaknya bangunannya tersambung apakah ada orang di dalam
05:11tapi yang jelas bahwa disitu sangat banyak tabung gas tiga kilogram ya
05:22saya akan coba datangi satu bangunan ya saudara yang dari jauh terlihat ada tumpukan gas tiga
05:30kilogram subsidi ataupun gas melon saya akan coba mendekat apakah itu warung penjual atau seperti apa
05:38Ijen Pak Pak Ijen Pak dari kompas TV Pak mau tanya kalau ini warung atau bukan Pak
05:46kenapa pangkalan resmi Oh ini ada tulisannya ya Oke saya akan tunjukkan ini pangkalan LPG
05:52tiga kilogram ya Dameria Wanti pemiliknya ada Pak lagi keluar Oke saya tadi ke rumah yang sebelah sana Pak ada
06:02juga tumpukan gas mirip seperti ini itu pangkalan juga bukan karena tadi pelangnya tidak ada ya kalau
06:10ini ada kalau yang tadi tidak ada itu Pak Oh ini warga doang beli kesini memasak yang kontrak
06:18di situ Bapak juga beli di sini ya jadi ini untuk ngangkut gas tiga kilo dari penampung gas tiga kilo
06:30ke
06:30tempat oplosan di kontrakan kontrakan ya 1234 Oke disebar ya disebar jadi nanti di mana dia ini ada yang
06:39mengangkut ada dokter ada S ada penyedia tempat ada pemodal Oke jadi lagi-lagi ditemukan
07:00gas dengan tabung 12 kg berikut dengan plastik es ya kemudian juga ada segel-segel yang terbuang dan ini
07:06bahkan plastik esnya sangat banyak sekali Oke berarti bukan sekali dua kali kalau banyak begini kan Iya
07:14Nah ini ya jadi begini ini untuk komunikasi nih Oke ini hati yang digunakan yang tadi kita ceritakan ya Pak
07:21ya
07:31kita akan coba buka ya satu lahan ya yang tertutupi Pak Garseng diduga menyimpan tabung gas dengan jumlah yang banyak
07:54bos ini bos bos ini bos bos ini bos bos ini bos bos ini bos Amin sudah oke ini
08:06kita akan coba masuknya melalui pintu samping dan inilah kondisi dalam ya dari halaman tadi Oh dan
08:15ini masih sangat tercium bau gas ya ya masih kalau kalau terdengar suara gas ya ini jadi gini
08:22kita coba lihat ya Oke gas 3 kg ya dilempar ke sini dan ini juga mungkin bisa jadi akten untuk
08:44keluar ya
08:54jadi kalau yang gini mereka biasa nih yang mereka amankan ini karena ini sumbernya ini artinya
09:02tadi di lampar ke belakang untuk diamankan diamankan jadi mereka begitu dengar di sana kita sidak
09:07gerbek mereka amankan melon kenapa melon ini sulit sekali didapatkan kalau ini kan komersial
09:17tapi apakah sejauh ini polisi sudah memiliki sebuah indikasi siapa sesungguhnya bos besar dari praktik
09:23pengoplosan LPG
09:24terima kasih
09:25terima kasih
Komentar

Dianjurkan