Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Setelah menunggu selama belasan tahun, seorang pedagang bakso tahu di Kota Bandung akhirnya berangkat haji tahun ini. Ia bahkan rela menjual barang dan perhiasannya demi bekal haji bersama sang putri.

Halimah sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dibawanya jelang beribadah ke Tanah Suci.

Perjuangan Halimah untuk menunaikan rukun haji tidak mudah.

13 Juni 2014 jadi hari pertama ia masuk dalam antrean keberangkatan, dan asa untuk berhaji ia pupuk selama 12 tahun. Bersama almarhum suaminya, setiap hari ia menyisihkan sedikit keuntungan dari hasil berjualan bakso tahu.

Pasca suaminya meninggal dunia pada 2021 lalu, Halimah bekerja serabutan dengan menjadi pengasuh anak tetangga dan membantu usaha konveksi untuk membiayai hidup dan menyekolahkan keempat anaknya.

Halimah bahkan menjual barang-barang yang bisa dijual termasuk perhiasannya untuk bekal berhaji. Semua agar mimpi yang diidamkannya sejak lama bisa terwujud nyata.

Halimah tak pergi sendiri. Putri sulungnya juga turut menemaninya sebagai pengganti suaminya. Sebelum sang suami meninggal, seluruh pembiayaan sudah dipersiapkan hingga akhirnya bisa melunasi dan mendapatkan tiket haji.

Meski mengaku sedih karena teringat almarhum suami, namun Halimah dan sang putri kini siap bertolak ke Tanah Suci, memenuhi undangan ilahi.

Baca Juga 393 Jemaah Haji Kloter 1 Tiba di Asrama Pondok Gede, Ikuti Pemeriksaan Dokumen dan Kesehatan di https://www.kompas.tv/regional/664298/393-jemaah-haji-kloter-1-tiba-di-asrama-pondok-gede-ikuti-pemeriksaan-dokumen-dan-kesehatan

#haji #bandung #haji2026

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664319/penantian-12-tahun-pedagang-bakso-tahu-di-bandung-naik-haji-tahun-ini-kompas-siang
Transkrip
00:01Setelah menunggu selama belasan tahun, seorang pedagang bakso tahu di kota Bandung akhirnya berangkat haji.
00:07Tahun ini, ia bahkan rela menjual barang dan perhiasannya demi bekal haji bersama sang putri.
00:19Halima sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan ia bawa jelang beribadah ke tanah suci.
00:25Perjuangan Halima untuk menunaikan rukun haji tidak mudah.
00:2813 Juni 2014, jadi hari pertama, ia masuk dalam antrean keberangkatan dan asa untuk berhaji ia pupuk selama 12 tahun.
00:38Bersama almarhum suaminya, setiap hari ia menyisikan sedikit keuntungan dari hasil berjualan bakso tahu.
00:46Pasca suaminya meninggal dunia pada 2021 lalu, Halima bekerja serabutan dengan menjadi pengasuh anak tetangga dan membantu usaha konveksi untuk
00:56membiayai hidup dan menyekolahkan empat anaknya.
01:00Halima bahkan menjual barang-barang untuk bisa dijual, termasuk perhiasannya untuk bekal berhaji.
01:05Semua agar mimpi yang diidamkannya sejak lama bisa terwujud nyata.
01:11Jadi nabungnya udah dulu, sebelum ini kalau pengurangan kekurangannya kemarin ada yang bisa dijual, kita jual buat pelunasan.
01:21Jual apa?
01:23Jual perhiasan gitu, peninggalan almarhum suami.
01:27Soalnya saya kerjakan serabutan, seminggu cuma 100 ribu, anak empat, sekolah semuanya.
01:32Kalau menurut logika manusia kan nggak, ininya, 100 ribu seminggu nggak akan cukup.
01:38Tapi kan Allah yang mencukupi segalanya.
01:41Ibu cuma yakin kalau kita diundang sama Allah, berarti kita itu mampu, dimampukan sama Allah.
01:50Bukan kita yang mampu, tapi Allah memampukan yang dia undang.
01:55Halima pergi tak sendiri.
01:57Putri sulungnya juga turut menemaninya sebagai pengganti suaminya.
02:01Sebelum sang suami meninggal, seluruh pembiayaan sudah dipersiapkan,
02:05hingga akhirnya bisa melunasi dan mendapatkan tiket haji.
02:10Fisik, yang tentunya fisik, terus ibadahnya, terus doa-doanya,
02:18terus yang penting fisik mental sih, kalau untuk kesana.
02:22Apa doanya kira-kira?
02:26Doanya, ya banyak sih kalau doa.
02:29Pasti banyak banget sih doa ya, apalagi.
02:32Sekarang kan udah semester akhir ya, yang penting cepat lulus,
02:35dapat kerjaan, dapat jodoh yang baik juga.
02:39Soleh, yang paling menanggung jauh dunia akhiran.
02:43Meski mengaku sedih karena teringat almarhum suami,
02:46namun Halima dan sang putri kini siap bertolak ke Tanah Suci
02:50untuk memenuhi undangan ilahi.
02:53Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan