Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 menit yang lalu
KOMPAS.TV - Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam menangani sejumlah polusi di antaranya polusi udara, air, bahkan ancaman mikroplastik hampir di setiap provinsinya.

Untuk itu, diperlukan kesadaran bersama demi menjaga kelangsungan lingkungan di tengah ketidakpastian ini.

Dalam hal ini, Kementerian ESDM ditetapkan sebagai pengampu klasifikasi baku lapangan usaha KBLI, khususnya perawatan dan pembuangan limbah dan sampah tidak berbahaya, yang di dalamnya tercantum komponen pirolisis, di mana sampah diolah menjadi bahan bakar.

Terkait hal ini, Ahmad Syarifuddin, Ketua Komite Penghapusan Bensin Bertimbal menilai metode pirolisis untuk mengurangi limbah plastik merupakan solusi yang tepat dalam menunjang ekonomi sirkular.

Senada dengan pandangan itu, Dieni Mansur, peneliti Pusat Penelitian Kimia Molekuler BRIN, menilai metode pirolisis sejalan dengan konsep ekonomi sirkular.

Namun demikian, dalam implementasinya pengelolaan sampah melalui pirolisis masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah kualitas sampah yang belum konsisten akibat proses pemilahan yang belum optimal.

Kondisi ini membuat penerapan dalam skala besar belum sepenuhnya memberikan nilai ekonomis yang menguntungkan, sekaligus belum mampu memenuhi kebutuhan pasar secara luas.

Pirolisis merupakan proses penguraian senyawa organik akibat pemanasan suhu tinggi berkisar 300 sampai 700 derajat Celcius di dalam sebuah reaktor tertutup tanpa oksigen.

Suhu yang tinggi memecah rantai polimer plastik dan menghasilkan gas, minyak dan padatan char.

Proses pemanasan berlangsung sekitar 6 hingga 6,5 jam, dilanjutkan dengan pendinginan dan pengumpulan selama 3 jam.

Setelah itu, hasilnya disaring dan disimpan sebelum didistribusikan.

Proses ini mengubah plastik menjadi gas, minyak cair, dan residu padat. Ketiganya memiliki nilai guna.

Baca Juga Danantara Buka Peluang Mitra Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di https://www.kompas.tv/advertorial/657450/danantara-buka-peluang-mitra-proyek-pengolahan-sampah-jadi-listrik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/659862/pirolisis-jadi-solusi-sampah-plastik-ubah-limbah-jadi-energi-ramah-lingkungan
Transkrip
00:00Penerapan konsep ekonomi sirkular menggunakan metode pirolisis dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi polusi sampah di Indonesia.
00:09Lalu sejauh mana perannya dan apa saja dukungan pemerintah dalam menyokong pengelolaan sampah jadi energi terbaru kan?
00:24Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam menangani sejumlah polusi.
00:28Di antaranya polusi udara, air, bahkan ancaman mikroplastik hampir di setiap provinsinya.
00:35Untuk itu diperlukan kesadaran bersama demi menjaga kelangsungan lingkungan di tengah ketidakpastian ini.
00:44Data Kementerian Lingkungan Hidup memaparkan jumlah sampah plastik setiap tahun di Indonesia berkisar 5,2 juta atau sekitar 20 persen
00:52dari keseluruhan jenis sampah.
00:54Jumlah ini diperkirakan setara dengan 2.400 lapangan bola.
00:5956,7 persen di antaranya disumbang dari rumah tangga pada tahun 2025.
01:07Dibutuhkan berbagai macam inovasi demi merealisasikan peraturan presiden nomor 109 tahun 2025
01:14tentang penanganan sampah perkotaan melalui pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
01:22Dalam hal ini Kementerian ASDM ditetapkan sebagai pengampu klasifikasi baku lapangan usaha,
01:28khususnya perawatan dan pembuangan limba dan sampah tidak berbahaya,
01:32yang di dalamnya tercantum komponen pirolisis di mana sampah diolah menjadi bahan bakar.
01:37Terkait hal ini Ahmad Safruddin, Direktur Eksekutif KPBB menilai metode pirolisis untuk mengurangi limba plastik
01:45merupakan solusi yang tepat dalam menunjang ekonomi sirkular.
01:52Prosesnya sampah plastik itu kan masuk ke ruang tertutup ya,
01:58kemudian diproses secara termal,
02:01di mana di situ cenderung tidak ada emisi yang keluar gitu,
02:05dengan proses termal tadi.
02:07Sehingga dengan pirolisis itu kemudian
02:12menghasilkan beberapa material ya,
02:15seperti gas ya,
02:18gasnya ini liquid fuel atau bahan bakar cair ya,
02:24katakan fuel merupakan BBM ya,
02:27tapi BBM dalam kualitas rendah,
02:29dan yang ketiga itu yang bentuk padatannya.
02:35Ahmad menambahkan,
02:36sampah yang diolah bisa menjadi bahan bakar atau pirolisis
02:39dapat memiliki pangsa pasar tersendiri,
02:42seperti kapal,
02:43industri yang biasa menggunakan bahan bakar solar.
02:46Kapal dapat menggunakan pirolisis dengan kualitasnya setara,
02:49dan tanpa perlu dikonsumsi oleh kendaraan bermotor.
02:53Senada dengan pandangan itu,
02:55Diani Mansur,
02:56Peneliti Pusat Penelitian Kimia Molekuler BRIN,
02:59menilai metode pirolisis sejalan dengan konsep ekonomi sirkular.
03:04Jika produknya digunakan kembali sebagai bahan baku industri petrokimia,
03:10kalau kita lihat ekonomi sirkular itu kan artinya
03:14satu bahan itu terus berputar dalam satu siklus kan ya.
03:18Nah,
03:19pirolisis memungkinkan plastik yang tidak bisa didaur ulang secara mekanik,
03:23dikembalikan menjadi bahan baku,
03:26ataupun bahan bakar,
03:28bukan langsung kita buang ke TPA.
03:33Namun demikian,
03:35dalam implementasinya,
03:37pengelolaan sampah melalui pirolisis masih menghadapi sejumlah tantangan.
03:41Salah satunya adalah kualitas sampah yang belum konsisten,
03:44akibat proses pemilahan yang belum optimal.
03:48Kondisi ini membuat penerapan dalam skala besar,
03:51belum sepenuhnya memberikan nilai ekonomis yang menguntungkan,
03:54sekaligus belum mampu memenuhi kebutuhan pasar secara luas.
03:58Setelah melakukan penelitian mendalam,
04:00kami menuju ke camatan Purwakarta, kota Cilogon, Banten,
04:03melihat bagaimana cara kerja dari pirolisis
04:06di industri pengelolaan sampah terpadu atasi sampah kelola mandiri,
04:11atau IPST ASARI.
04:14Pirolisis merupakan proses pengurayan senyawa organik
04:17akibat pemanasan suhu tinggi berkisar 300-700 derajat Celcius
04:22di dalam sebuah reaktor tertutup tanpa oksigen.
04:25Proses pemanasan berlangsung sekitar 6 hingga 6,5 jam.
04:29Dilanjutkan dengan peninginan dan pengumpulan selama 3 jam,
04:33setelah itu hasilnya disaring dan disimpan sebelum didistribusikan.
04:37Proses ini dapat mengubah plastik menjadi gas,
04:40minyak cair, dan residu padat,
04:43di mana ketiganya memiliki nilai guna.
04:46Murad Emyasin, ketua kelompok swadaya masyarakat,
04:49menjelaskan bahwa produk yang dihasilkannya
04:51belum dapat menjadi pengganti bahan bakar kendaraan bermotor
04:55hingga saat ini.
04:56Mungkin itu perlu kajian penelitian melalui lab-lab ya,
05:01di lab kembali.
05:02Karena memang kita sudah berulang ke lab
05:05sampai kita ke lab di lemigash,
05:08itu memang untuk nombor itunya,
05:11oktan itu kurang.
05:13Kalau untuk bensin,
05:15kalau untuk minyak tanah dan solar itu masuk.
05:20Murad menambahkan,
05:21produknya disalurkan ke pengguna manfaat
05:24seperti UMKM Batu Bata dan industri,
05:26salah satunya adalah industri petrokimia yang berbasis di Cilegon.
05:30Di lain pihak,
05:32SGS Barito memanfaatkan sampah yang diolah menjadi BBM+,
05:35menjadi sumber energi alternatif sejak 2023.
05:39Hal ini bahkan mampu menekan biaya operasional,
05:43serta tidak menemui masalah besar
05:45dalam penggunaan bahan bakar hasil pirolisis.
05:47Terima kasih telah menerima kasih telah menerima kasih telah menerima,
06:23Pemerintah melalui kementerian energi dan sumber daya mineral menegaskan akan menyokong pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan.
06:29Wakil Menteri SDM Yulio Tanjung bilang,
06:33dukungan pemerintah melalui kepastian regulasi sesuai perpres nomor 109 tahun 2025
06:38tentang waste to energy.
06:40Cakupan kegiatan terdiri dari pengolahan sampah menjadi listrik,
06:44pirolisis menghasilkan BBM terbarukan,
06:46dan bioenergi, biogas, dan biomasa.
06:50Pirolisis mengolah sampah plastik baik yang dari timbulan dan juga timbunan.
06:56BBM terbarukan ini ramah lingkungan dan meningkatkan kemandirian dan ketahanan energi.
07:02Masalah polusi plastik terus mengular,
07:04Indonesia tengah menerapkan ekonomi sirkular.
07:07Mencoba metode pirolisis jadi jalan keluar,
07:10biar hasilnya menjadi bahan bakar.
07:13Geliris Oktania, Kompas TV, Cilegon, Banten.
Komentar

Dianjurkan