Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANADO, KOMPAS.TV - Sebanyak 14 rumah di Kelurahan Singkil, Kota Manado terbakar pada Rabu (25/3/2026) pagi.

Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari 14 rumah yang berada di Kelurahan Singkil, Kota Manado.

Api diduga berasal dari dapur salah satu rumah saat memasak dan pemilik rumah pergi meninggalkannya.

Kencangnya angin dan sempitnya gang permukiman, sempat membuat petugas kesulitan dalam memadamkan api.

Kebakaran dapat dipadamkan, setelah 4 mobil damkar datang dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Baca Juga Kebakaran Hebat di Jatinegara: 4 Korban Luka Bakar, Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di https://www.kompas.tv/regional/657863/kebakaran-hebat-di-jatinegara-4-korban-luka-bakar-rumah-dan-mobil-ludes-terbakar

#kebakaran #manado #damkar

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/659041/14-rumah-di-manado-terbakar-api-diduga-berasal-dari-dapur-yang-ditinggal-pemilik-saat-masak
Transkrip
00:00Sebanyak 14 rumah di Kelurahan Singkil, Kota Manado, terbakar pada Rabu pagi.
00:10Kepulauan asap hitam membumbung tinggi dari 14 rumah yang berada di Kelurahan Singkil, Kota Manado.
00:17Api diduga berasal dari dapur salah satu rumah saat memasak dan pemilik rumah pergi meninggalkannya.
00:24Kencangnya angin dan sempitnya gang permukiman sempat membuat petugas kesulitan dalam memadamkan api.
00:30Kebakaran dapat dipadamkan setelah 4 mobil damkar datang dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
00:38Untuk saat ini, untuk yang bangunan yang semi-permanen, berupa kayu itu rata.
00:43Karena kita juga berlawanan dengan arah angin, karena angin yang berebus itu dari belakang, sehingga menyusahkan kami pihak pemadam untuk
00:50memadamkan api.
00:51Untuk saat ini, api sudah bisa diminimalisir.
00:53Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan