00:00Kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri.
00:04Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain.
00:07Dana kedaulatan kita, Sovereign Wealth Fund kita,
00:12yang kita beri nama Danantara,
00:14atau singkatan dari Daya Anagata Nusantara,
00:19yang artinya energi, kekuatan, masa depan bagi Indonesia.
00:28Danantara ini sekarang memiliki,
00:33memanage lebih dari seribu miliar dolar kekayaan.
00:39Dan kita menemukan terus kekayaan-kekayaan negara
00:44yang saya tidak mengerti,
00:47mungkin disembunyikan atau diapakan oleh birukan-birukan itu.
00:52Kita terus menemukan
00:55tanah milik negara,
00:58aset milik negara,
01:00gedung milik negara,
01:03yang nilainya tidak sedikit.
01:07Tidak sedikit.
01:10Danantara ternyata sudah
01:12dirasakan keampuhannya.
01:17Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan,
01:21khususnya investasi,
01:22dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi.
01:28kita harus industrialisasi.
01:31Kita harus bikin mobil kita sendiri.
01:34Kita harus bikin motor kita sendiri.
01:36Kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri.
01:41Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain.
01:46Dan kita akan lakukan.
01:48Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita.
01:52Saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita.
01:55Saya katakan,
01:58pengabdianmu untuk bangsa,
01:59bujukan hal ini.
02:02Tidak boleh kita menyerah.
02:05Tidak boleh kita rasa rendah diri.
02:08Saudara-saudara,
02:10dengan ini,
02:12industrialisasi,
02:13yang kita mulai dengan hilirisasi sumber daya alam kita.
02:16Kita tidak mau sumber daya alam kita,
02:19gelondongan, diekspor.
02:21Nickel sudah kita wajibkan diolah di sini.
02:24Boksit harus diolah di sini.
02:26Nanti turunan-turunan batu barat,
02:28akan kita buat di sini.
02:30Penciptakan lapu kerja ini sangat penting.
02:34Dari pekerjaan meningkatkan daya beli rakyat.
02:39Dari MBG saja,
02:41kita sudah buka 1,2 juta lapan kerja baru di dapur-dapur.
02:45Dan kita pastikan,
02:47pasar terjamin,
02:49off-take terjamin,
02:50untuk puluhan juta petani kita,
02:53peternak kita,
02:54dan nelayan kita.
02:56Dari Menteri Investasi,
02:57saya mendapat laporan,
02:58telah tercipta 2,7 juta lapan kerja baru.
03:04Hasil realisasi investasi dari dalam dan luar negeri,
03:08di tahun 2025.
03:11Setiap kooperasi desa dan kooperasi kelurahan merah putih,
03:15akan membuka lapangan kerja formal baru di desa-desa.
03:19Setiap kooperasi butuh 17 pekerja.
03:23Artinya,
03:24dari 1,061 kooperasi yang sudah operasional,
03:28kita telah buka 18,008 kerja baru,
03:32yang hanya boleh diisi oleh warga desa setempat.
03:36Masih banyak lagi program-program pemerintah yang disusun oleh Kabinet Marah Putih,
03:43untuk menciptakan lapan kerja.
03:45Desa nelayan,
03:47rumah subsidi,
03:51kita telah susun dalam kluster program kerja prioritas nasional,
03:56atau PKPN,
03:58yang terdiri dari 60 program prioritas,
04:01untuk dilaksanakan hingga tahun 2026.
04:04Saudara-saudara sekalian,
04:08kita butuh investasi dari luar,
04:10tapi kita tidak mau tergantung hanya investasi dari luar.
04:16Kita yakin bahwa kita bisa kerahkan kekuatan kita.
04:20Kita tidak boleh mengemis,
04:22kita tidak boleh bertekuk lutut,
04:24kita tidak boleh menghamba kepada bangsa lain.
04:28Kita adalah bangsa yang besar,
04:30bangsa yang berani,
04:32bangsa pejuang,
04:33yang berhasil melawan dan mengusir kekuatan penjajah.
04:37Kita harus percaya diri.
04:40Kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri.
04:43Kita harus percaya kepada kepribadian kita sendiri.
04:46Kepada budaya kita sendiri.
04:48Kepada falsafah nenek moyang kita.
04:52Kita percaya kepada
04:54gotong royong.
04:55Kita percaya kepada
04:59saling mendukung dan saling membantu.
05:03Itu naluri kita.
05:05Itu budaya kita.
05:06Bukan saling membenci.
05:08Bukan saling curiga.
05:10Bukan saling cacimaki.
05:12Bukan saling menghantam.
05:14Itu bukan demokrasi kita.
05:19Masjab ekonomi yang kita jalan kenal adalah
05:21masjab ekonomi Pancasila.
05:23Ekonomi
05:26yang berkutuhanan.
05:28ekonomi yang berkemanusiaan.
05:32Ekonomi yang menjunjung tinggi persatuan nasional.
05:35Jangan kita ekonomi hanya mikirin daerah masing-masing.
05:42Ekonomi
05:43kita harus ekonomi kerakyatan.
05:46bukan ekonomi yang menindas
05:49dan membiarkan yang lemah
05:51terus lemah.
05:53Yang miskin terus miskin.
05:56Ekonomi kita harus
05:58berkeadilan sosial.
06:00Ekonomi kita
06:01harus berpihak
06:02kepada rakyat Indonesia seluruhnya.
06:06Negara harus hadir.
06:08Negara harus menjaga kesimbangan.
06:10Negara harus memastikan pertumbuhan
06:12sekaligus pemerataan.
06:15Negara harus ambil inisiatif
06:16untuk bantu rakyat yang belum mampu.
06:18Rakyat yang belum berdaya.
06:20Pemerintah harus ambil peranan.
06:28Terima kasih telah menonton!
06:53Mengawali pagi Anda
06:54dengan informasi terbaru.
06:56Satu langkah lebih dekat,
06:58satu langkah lebih mencerahkan.
07:00Saksikan Kompas Pagi
07:01di Kompas TV Channel 11
07:03pada televisi Anda.
07:05Terima kasih telah menonton!
07:07Terima kasih telah menonton!
Komentar