Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mendorong industrialisasi di Indonesia agar mampu memproduksi produk-produk buatan dalam negeri.

Prabowo mengatakan Indonesia harus memiliki mobil, motor, komputer hingga handphone sendiri.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato kerangka ekonomi dan kebijakan fiskal di DPR RI, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

"Kita harus industrialisasi. Kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor sendiri. Kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri. Kita tidak boleh menjadi pasar untuk bangsa lain," ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah mengumpulkan pakar-pakar untuk mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga Presiden Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti! di https://www.kompas.tv/nasional/670102/presiden-prabowo-ke-menkeu-purbaya-kalau-pimpinan-bea-cukai-tak-mampu-segera-ganti

#presidenprabowo #prabowo #industri

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670165/prabowo-dorong-industrialisasi-kita-harus-buat-mobil-motor-dan-komputer-sendiri
Transkrip
00:00Kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri.
00:04Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain.
00:07Dana kedaulatan kita, Sovereign Wealth Fund kita,
00:12yang kita beri nama Danantara,
00:14atau singkatan dari Daya Anagata Nusantara,
00:19yang artinya energi, kekuatan, masa depan bagi Indonesia.
00:28Danantara ini sekarang memiliki,
00:33memanage lebih dari seribu miliar dolar kekayaan.
00:39Dan kita menemukan terus kekayaan-kekayaan negara
00:44yang saya tidak mengerti,
00:47mungkin disembunyikan atau diapakan oleh birukan-birukan itu.
00:52Kita terus menemukan
00:55tanah milik negara,
00:58aset milik negara,
01:00gedung milik negara,
01:03yang nilainya tidak sedikit.
01:07Tidak sedikit.
01:10Danantara ternyata sudah
01:12dirasakan keampuhannya.
01:17Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan,
01:21khususnya investasi,
01:22dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi.
01:28kita harus industrialisasi.
01:31Kita harus bikin mobil kita sendiri.
01:34Kita harus bikin motor kita sendiri.
01:36Kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri.
01:41Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain.
01:46Dan kita akan lakukan.
01:48Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita.
01:52Saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita.
01:55Saya katakan,
01:58pengabdianmu untuk bangsa,
01:59bujukan hal ini.
02:02Tidak boleh kita menyerah.
02:05Tidak boleh kita rasa rendah diri.
02:08Saudara-saudara,
02:10dengan ini,
02:12industrialisasi,
02:13yang kita mulai dengan hilirisasi sumber daya alam kita.
02:16Kita tidak mau sumber daya alam kita,
02:19gelondongan, diekspor.
02:21Nickel sudah kita wajibkan diolah di sini.
02:24Boksit harus diolah di sini.
02:26Nanti turunan-turunan batu barat,
02:28akan kita buat di sini.
02:30Penciptakan lapu kerja ini sangat penting.
02:34Dari pekerjaan meningkatkan daya beli rakyat.
02:39Dari MBG saja,
02:41kita sudah buka 1,2 juta lapan kerja baru di dapur-dapur.
02:45Dan kita pastikan,
02:47pasar terjamin,
02:49off-take terjamin,
02:50untuk puluhan juta petani kita,
02:53peternak kita,
02:54dan nelayan kita.
02:56Dari Menteri Investasi,
02:57saya mendapat laporan,
02:58telah tercipta 2,7 juta lapan kerja baru.
03:04Hasil realisasi investasi dari dalam dan luar negeri,
03:08di tahun 2025.
03:11Setiap kooperasi desa dan kooperasi kelurahan merah putih,
03:15akan membuka lapangan kerja formal baru di desa-desa.
03:19Setiap kooperasi butuh 17 pekerja.
03:23Artinya,
03:24dari 1,061 kooperasi yang sudah operasional,
03:28kita telah buka 18,008 kerja baru,
03:32yang hanya boleh diisi oleh warga desa setempat.
03:36Masih banyak lagi program-program pemerintah yang disusun oleh Kabinet Marah Putih,
03:43untuk menciptakan lapan kerja.
03:45Desa nelayan,
03:47rumah subsidi,
03:51kita telah susun dalam kluster program kerja prioritas nasional,
03:56atau PKPN,
03:58yang terdiri dari 60 program prioritas,
04:01untuk dilaksanakan hingga tahun 2026.
04:04Saudara-saudara sekalian,
04:08kita butuh investasi dari luar,
04:10tapi kita tidak mau tergantung hanya investasi dari luar.
04:16Kita yakin bahwa kita bisa kerahkan kekuatan kita.
04:20Kita tidak boleh mengemis,
04:22kita tidak boleh bertekuk lutut,
04:24kita tidak boleh menghamba kepada bangsa lain.
04:28Kita adalah bangsa yang besar,
04:30bangsa yang berani,
04:32bangsa pejuang,
04:33yang berhasil melawan dan mengusir kekuatan penjajah.
04:37Kita harus percaya diri.
04:40Kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri.
04:43Kita harus percaya kepada kepribadian kita sendiri.
04:46Kepada budaya kita sendiri.
04:48Kepada falsafah nenek moyang kita.
04:52Kita percaya kepada
04:54gotong royong.
04:55Kita percaya kepada
04:59saling mendukung dan saling membantu.
05:03Itu naluri kita.
05:05Itu budaya kita.
05:06Bukan saling membenci.
05:08Bukan saling curiga.
05:10Bukan saling cacimaki.
05:12Bukan saling menghantam.
05:14Itu bukan demokrasi kita.
05:19Masjab ekonomi yang kita jalan kenal adalah
05:21masjab ekonomi Pancasila.
05:23Ekonomi
05:26yang berkutuhanan.
05:28ekonomi yang berkemanusiaan.
05:32Ekonomi yang menjunjung tinggi persatuan nasional.
05:35Jangan kita ekonomi hanya mikirin daerah masing-masing.
05:42Ekonomi
05:43kita harus ekonomi kerakyatan.
05:46bukan ekonomi yang menindas
05:49dan membiarkan yang lemah
05:51terus lemah.
05:53Yang miskin terus miskin.
05:56Ekonomi kita harus
05:58berkeadilan sosial.
06:00Ekonomi kita
06:01harus berpihak
06:02kepada rakyat Indonesia seluruhnya.
06:06Negara harus hadir.
06:08Negara harus menjaga kesimbangan.
06:10Negara harus memastikan pertumbuhan
06:12sekaligus pemerataan.
06:15Negara harus ambil inisiatif
06:16untuk bantu rakyat yang belum mampu.
06:18Rakyat yang belum berdaya.
06:20Pemerintah harus ambil peranan.
06:28Terima kasih telah menonton!
06:53Mengawali pagi Anda
06:54dengan informasi terbaru.
06:56Satu langkah lebih dekat,
06:58satu langkah lebih mencerahkan.
07:00Saksikan Kompas Pagi
07:01di Kompas TV Channel 11
07:03pada televisi Anda.
07:05Terima kasih telah menonton!
07:07Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan