00:00Pemerintah siaga soal WNI ditahan Israel, situasi disebut masih rawan.
00:06Pemerintah Indonesia terus bersiaga menyusul penahanan sejumlah warga negara Indonesia
00:10oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.
00:16Hingga kini, situasi disebut masih rawan dan proses pemantauan terus dilakukan oleh
00:21Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di berbagai negara.
00:25Insiden ini terjadi ketika armada kemanusiaan internasional global Sumut Flotilla
00:30dicegat pasukan Israel di wilayah Laut Mediterania dekat perairan Siprus pada pertengahan Mei 2026.
00:38Dalam operasi tersebut, sejumlah relawan dan jurnalis dari berbagai negara ikut ditahan
00:42termasuk WNI yang berada di kapal misi tersebut.
00:46Awalnya 5 WNI dilaporkan ditangkap lebih dulu,
00:50namun jumlah itu kemudian bertambah menjadi 7 orang setelah 2 relawan lain dikabarkan
00:55ikut diamankan tentara Israel.
00:58Mereka merupakan bagian dari rombongan global Sumut Flotilla 2.0
01:02yang membawa bantuan logistik dan obat-obatan untuk warga Palestina di Gaza.
01:08Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan terus melakukan koordinasi intensif
01:13untuk memastikan kondisi para WNI tetap aman.
01:16Keluarga Indonesia juga disiagakan guna memantau perkembangan situasi,
01:21sekaligus menyiapkan langkah perlindungan dan proses pemulangan apabila memungkinkan.
01:27Di sisi lain, DPR RI mendesak pemerintah agar bergerak cepat menjamin keselamatan seluruh WNI yang ditahan.
01:34Sebab selain relawan kemanusiaan, terdapat pula jurnalis Indonesia yang ikut berada dalam rombongan tersebut.
01:41Pemerintah juga diminta memberikan kepastian informasi kepada keluarga para korban di tanah air.
Komentar