Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebagian jemaah haji Indonesia yang menempati penginapan Alhidayah, keluhkan beberapa fasilitas yang dinilai mengganggu kenyamanan.

Merespons kondisi tersebut, Tim Pengawas Haji DPR RI memastikan segera mengevaluasi agar kondisi tersebut tidak lagi terjadi. Berikut laporan jurnalis KompasTV, Sadudin Mukhlis, bersama Timwas Haji DPR RI, dari Mekkah, Arab Saudi.

Raudhah menjadi tujuan setiap jemaah yang datang ke Kota Madinah. Di situlah letak taman surga yang berada di antara makam dan mimbar Rasulullah.

Berikut liputan jurnalis KompasTV Meirita Effendi dan juru kamera Dyah Megasari saat berkunjung ke Raudhah bersama jemaah haji khusus Patuna.

#raudhah #haji #jemaahhaji

Baca Juga [FULL] Praktisi dan Pakar HI soal Iran Siapkan Strategi hingga Alat Tempur Baru Hadapi AS di https://www.kompas.tv/internasional/670131/full-praktisi-dan-pakar-hi-soal-iran-siapkan-strategi-hingga-alat-tempur-baru-hadapi-as



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670135/tinjau-fasilitas-penginapan-jemaah-hingga-berkunjung-ke-raudhah-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara lonjakan pergerakan Jemaah Haji Indonesia pada musim Haji 2026
00:05memicu kepadatan di sejumlah titik transportasi di Mekah.
00:09Salah satu yang jadi sorotan tim pengawas Haji DPR RI adalah penumpukan jemaah di terminal Al-Hidayah
00:16dan juga terminal Ship Amir.
00:21Tim pengawas Haji DPR menyoroti persoalan transportasi yang terjadi di terminal Al-Hidayah
00:28yang sempat ditutup selama dua hari sehingga mengakibatkan aktivitas jemaah terganggu.
00:35Selain di Al-Hidayah penumpukan jemaah juga terjadi di terminal Ship Amir
00:39yang selama ini menjadi terminal resmi dan operasional bagi jemaah Haji.
00:45Kondisi ini saudara membuat ribuan jemaah harus menunggu berjam-jam
00:49di tengah padatnya arus pergerakan gelombang satu dan juga gelombang dua jemaah Haji.
00:59Terminal Jabal Kabah itu adalah terminal bayangan.
01:05Dua hari kemarin itu posisinya sudah ditutup.
01:09Sementara kementerian Haji mereka selalu berkoordinasi.
01:14Yang Al-Hidayah.
01:15Yang Al-Hidayah itu?
01:16Ya, yang Al-Hidayah.
01:18Sementara kementerian Haji setiap kali ingin mengaktifkan terminal Al-Hidayah
01:24mereka harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah Saudi
01:28dan jemaah itu sudah menumpuk di terminal Al-Hidayah
01:33baru siang harinya terminal itu operasional.
01:36Yang mengakibatkan banyak sekali jemaah yang mereka tertunda-tunda, terlunta-lunta
01:42dan ada 21 ribu jemaah yang harus menggunakan terminal tersebut.
01:51Sebagian jemaah Haji Indonesia yang menempati penginapan Al-Hidayah
01:55keluhkan beberapa fasilitas yang dinilai mengganggu kenyamanan mereka.
01:59Merespons kondisi tersebut,
02:01saudara tim pengawas Haji DPR RI memastikan
02:04segera mengevaluasi agar kondisi tersebut tidak lagi terjadi.
02:08Berikut laporan jurnalis Kompas TV Sadudin Muklis
02:11bersama dengan tim was Haji DPR RI dari Mekaharap Saudi.
02:16Menangkapi banyaknya keluhan dari jemaah Haji Indonesia
02:22yang tinggal di Pemondokan Al-Hidayah.
02:25Tim pengawas Haji DPR RI melakukan inspeksi mendadak
02:29langsung ke lokasi tersebut.
02:32Menjaga kondisi fisik dan kekhusuhan ibadah
02:34menjadi prioritas utama bagi jemaah Haji Indonesia di Mekah.
02:39Namun, kenyamanan tersebut sempat sedikit terganggu
02:43bagi sebagian para jemaah yang menempati Pemondokan Al-Hidayah.
02:48Saat tim pengawas Haji DPR melakukan inspeksi
02:51mendadak Pemondokan Al-Hidayah di Mekah,
02:53mereka langsung disambut rentetan keluhan dari para jemaah
02:56terkait kondisi kamar dan fasilitas Pemondokan tersebut.
03:19Kenyamanan akomodasi memang memegang peranan penting
03:22dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah.
03:25Menanggapi harapan para jemaah di Pemondokan Al-Hidayah,
03:28tim was DPR RI akan melakukan evaluasi
03:31agar tidak terjadi lagi kasus serupa
03:33pada penyelenggaraan ibadah Haji tahun depan.
03:36Kita juga tim was langsung menerima pengaduan
03:40daripada para jemaah mengecek di buru jidaya ini.
03:44Karena buru jidaya ini sejak awal kita menjadi catatan
03:49satu sisi lokasinya jauh, ya, keempat jidil haram.
03:54Yang kedua ini hotel memang jarak dipergunakan
03:56sehingga banyak kekurangan-kekurangan
03:58termasuk di awal lip bermasalah
04:00tadi di tahun 4 itu ketika kedatangan pertama
04:04kemudian juga kamar mandi.
04:07Kamar mandinya itu ya flat
04:09antara kamar mandi dengan lantai
04:11yang masih airnya, apalagi kalau dari kita
04:14orang banyak pakai mandi
04:16dengan sekamar lima orang
04:17airnya keluar, masuk ke karpet
04:19akhirnya lama-kelamaan bau kan, gak kuat.
04:22Kemudian juga ventilasi.
04:24Nah ini menjadi catatan-catatan
04:25tadi dari tim was itu banyak sekali.
04:26Dari Makkah, Sadudin Moklis, Kompas TV, Arab Saudi.
04:33Saudara Raudoh menjadi tujuan setiap jemaah
04:36yang datang ke Kota Madinah.
04:38Disitulah letak Taman Surga
04:39yang berada di antara makam dan juga mimbar Rasulullah.
04:43Berikut liputan jurnalis Kompas TV
04:44Merita Effendi dan juru kamera
04:46Diyah Megasari saat berkunjung ke Raudoh
04:49bersama dengan jemaah Haji Khusus Patuna.
04:53Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
04:55Pemirsa Kompas TV. Malam ini
04:57kami, jemaah Haji Khusus Patuna Travel
04:59kembali berkesempatan
05:01untuk mengunjungi Raudoh.
05:03Baru saja tadi
05:04kami baru keluar dari Raudoh
05:06kalau pagi tadi kami berkesempatan
05:09memasuki Raudoh dengan menggunakan
05:11aplikasi nusuk yang kami download
05:13dan kami daftarkan secara pribadi.
05:15Namun malam ini kami
05:16memasuki Raudoh dengan menggunakan
05:19tasreh. Tasreh ini adalah
05:21yang didaftarkan oleh pihak
05:23travel dengan menggunakan nomor visa
05:25masing-masing. Jadi setiap jemaah
05:27memang memiliki jatah
05:29untuk memasuki Raudoh minimal
05:31satu kali. Jika ingin
05:32memasuki lagi baru bisa
05:34menggunakan aplikasi nusuk dan
05:36memilih waktu yang sesuai
05:38untuk memasuki Raudoh.
05:39Kalau untuk jemaah wanita
05:41ada waktu-waktu tertentu
05:42yaitu pada pagi hari
05:44hingga pukul 12 siang
05:46dan pada malam hari setelah
05:47sholat isya sampai nanti
05:49tengah malam. Dan tadi kesempatan kami
05:51adalah kesempatan pertama setelah
05:53sholat isya.
05:55Alhamdulillah kurang lebih jumlah
05:57jemaah yang memasuki
05:59Raudoh tadi dari Patuna Travel
06:00sekitar 30 orang.
06:02Kami bersama-sama beriringan
06:04begitu ya tidak boleh sampai
06:06ada yang putus
06:07barisannya karena
06:09begitu ramai, begitu sesak
06:12di dalam Raudoh.
06:14Dan ketika sudah memasuki
06:16area Raudoh, Alhamdulillah
06:17seluruh jemaah bisa berkesempatan
06:20untuk berdoa, bermunajat
06:22dan melakukan sholat-sholat sunnah
06:25di dalam area Raudoh.
06:27Tadi sedikitnya kami melakukan
06:29sholat sunnah
06:30tahiyatul masjid
06:32kemudian ada juga sholat hajat
06:33sholat taubat
06:34dan melakukan doa-doa
06:37secara pribadi
06:38artinya apa saja yang kita minta
06:40apa saja yang ingin kita panjatkan
06:41bisa disampaikan
06:43langsung dengan kesempatan
06:45yang begitu baik.
06:47Raudoh ini adalah disebutkan
06:48sebagai taman surga
06:49yang terletak di antara
06:51mimba Rasulullah
06:52dengan makam
06:54atau rumah Rasulullah.
06:55Diriwayatkan bahwa
06:57Raudoh ini
06:57kelak akan diangkat ke surga
06:59dan menjadi salah satu
07:01lokasi paling mustajab
07:03untuk memanjatkan doa.
07:06Merita Effendi,
07:07Diyah Megasari,
07:08Kompas TV Madinah,
07:09Arab Saudi.
07:10Terima kasih.
07:13Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan