Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#EPS11 | BALI TERLALU MAHAL UNTUK DIKUNJUNGI? FAKTA DI BALIK HARGA TIKET PESAWAT

Bayang-bayang konflik AS + Israel vs Iran bisa mengguncang pariwisata global. Jika dunia terguncang, Bali pasti ikut terasa.

Di sisi lain, muncul narasi “Bali sepi”

Apakah benar Bali mulai ditinggalkan wisatawan, atau hanya ilusi yang viral di media sosial?

Turis domestik dikabarkan menurun. Ada yang menyebut diskriminasi, ada juga yang menuding harga tiket pesawat ke Bali makin mahal.

Belum selesai itu semua, sampah, vila ilegal, Airbnb, hingga dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA) terus menjadi sorotan.

Bahkan survei Bali Tourism Board menyoroti hal yang tak kalah sensitif: kebisingan yang mulai mengganggu kenyamanan destinasi.

Pertanyaannya sekarang: Apakah Bali sedang baik-baik saja… atau pariwisata Pulau Dewata sedang memasuki jalan terjal?

CATAT TANGGALNYA! Full Video Tayang, Minggu 29 MARET 2026 di sini 👉 https://www.youtube.com/@beritabalichannel

Follow akun @beritabalimedia untuk update terbaru!

Laporan lengkap baca tuntas di sini 👉 https://s.id/TerasBB

#Bali
#BeritaBali
#AllAboutBali
#PariwisataBali
#BaliHariIni
#BaliUpdate
#BaliViral
#BaliTourism
#IsuBali
#Bali2026

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Ya, tambahan Pak, untuk tahun ini berapa target kunjungan bisatawan ke Bali, Pak?
00:06Kalau secara ini, Pak Gunung kan sudah sampaikan 7.050.000 ya.
00:10Kalau secara nasional, naiknya 10-15%.
00:16Kurang lebih 7.100.000, 7.200.000 nanti oke.
00:22Tapi kembali lagi, kita dengan kondisi 2026 ini, kita lihat,
00:28kita lebih, kalau saya pribadi, teman-teman sendiri lebih senang kenyamanan daripada keramaian.
00:36Jadi kita cari kenyamanan, kita harus ke dalam dulu untuk memperbaiki yang tadi itu infrastruktur, sampah.
00:46Kita buktikan 2026 ini tata kelola Bali itu lebih baik sebelum kita menerima jumlah wisatawan yang lebih besar.
01:02Berapa komponen ya, menyebabkan harga tiket pesawat itu naik, salah satunya adalah aftur itu kan.
01:11Itu yang signifikan, itu mengaruhi harga tiket 40%.
01:14Jadi kalau hal itu bisa kita sikapi, harga aftur itu lebih murah,
01:21otomatisnya harga tiket saya yakin pasti bakalan lebih murah.
01:26Kita tidak bisa juga terlalu murah, Pak, karena ini menyangkutkan safety first, kan.
01:30Makanya untuk domestik, lebih bagus itu strateginya adalah aksesnya, Pak.
01:35Misalnya, kalau ini kita menunggu memang aftur nggak bisa turun, setidaknya kan tol yang ini udah mulai selesai ya, sampai
01:45Banyuwangi ya.
01:46Dan dilanjutkan dengan tol dari ini, apa namanya, dari Gilimanuk ke Mangui itu.
01:53Nah itu jauh lebih realistis menurut saya daripada menunggu harga aftur turun.
01:58Atau sekalian memang, wisatawan domestik itu pendapatannya lebih tinggi.
02:06Tapi saya lihat ini kan masih sangat tidak pasti ya.
02:09Memang lebih baik saran saya untuk strategi untuk meningkatkan wisatawan domestik,
02:13overland-nya ini yang ditingkatkan.
02:15Dari sumbernya Jakarta, Semarang, Jawa Tengah ya, sama Surabaya itu,
02:21akses ke Bali-nya yang lebih, apa namanya, ditingkatkan seperti itu.
Komentar

Dianjurkan