00:01Saya dengar BTP juga melakukan survei, Pak, mengenai masalah dan prospek pariwisata Bali ke depan.
00:08Apa saja yang menarik dari survei itu, Pak?
00:11Ya, kami melakukan survei kepada pelaku industri, ya,
00:16jadi kita survei-survei kepada wisatawan sebenarnya, sorry.
00:19Jadi, sambil melihat tantangan dan peluang ke depan.
00:23Jadi, hasil survei itu gambaran customer, wisatawan,
00:28dan untuk siapa, kita untukkan itu sebenarnya kepada tata kelola porsata kita.
00:35Kalau kita lihat secara industri, kita cukup baik, ya.
00:39Asal law enforcement-nya bagus, gitu.
00:42Ya, jadi itu kita siapkan untuk pada pimpinan-pimpinan daerah, ya,
00:47hal-hal apa yang harus dilakukan, gitu.
00:50Jadi, beberapa temuan penting saya lihat, ada tiga hal itu, ya,
00:54saya lihat itu kemarin dari review wisatawan itu,
00:58wisatawan itu semakin mencari pengalaman yang autentik tentang turism.
01:04Jadi, nggak hanya Bali saja, makanya saya bilang penyebarannya yang berubah.
01:08Autentik, jadi pengalaman autentik.
01:10Apa, gitu.
01:11Jadi, tidak seperti zaman kita dulu yang adventure, tidak.
01:16Jadi, pengalaman autentik Bali itu apa? Budaya, kan?
01:18Jadi, itu yang mereka ini, apa namanya, kejar pengalaman autentik itu yang mereka kejar.
01:24Itu yang pertama.
01:26Sekarang wisatawan lebih peduli pada sustainability.
01:29Dia milih-milih banget, ini kalau hotelnya nggak sustain,
01:35dia tidak akan mau tinggal.
01:37Dia akan cek reviewnya.
01:38Apakah hotel itu menganut sustainability atau tidak, gitu loh, ya.
01:44Jadi, itu yang kedua.
01:46Cuma pentingnya yang ketiga,
01:48kualitas pengalaman menjadi lebih penting pada jumlah wisatawan.
01:52Jadi, bisa dibilang, saya sampaikan kemarin,
01:55di hadapan Mas Nopres, ya.
01:58Jadi, Bali ini lebih memilih kenyamanan daripada keramaian sekarang ini, gitu loh, ya.
02:04Bali kan sudah, apa namanya, tidak kita mempromosikan sebagai tempat ramai,
02:12tapi tempat yang nyaman, begitu.
02:15Tujuannya supaya mereka pulang, ingin kembali lagi, begitu.
02:22Dan ini, paradigma ini ingin kita tonjolkan lah,
02:272026 sampai 2030 ini,
02:29Bali itu quality tourism, ya.
02:32Bukan sekedar quantity.
Komentar