Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GORONTALO, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Kepada warga, Prabowo mengatakan orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasib nelayan.

Oleh karena itu, ia menegaskan pemerintah akan memperhatikan nasib nelayan dan petani di seluruh Indonesia.

"Nelayan sering dilupakan, orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasibnya nelayan. Berubah sekarang, pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan petani di seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Baca Juga Presiden Prabowo Janji Bagikan Handphone dan Starlink untuk Masyarakat Miangas, Sulut di https://www.kompas.tv/regional/667897/presiden-prabowo-janji-bagikan-handphone-dan-starlink-untuk-masyarakat-miangas-sulut

#prabowo #gorontalo #nelayan

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667934/prabowo-orang-orang-pintar-di-jakarta-tak-peduli-nasib-nelayan
Transkrip
00:00Kita beri kapal, kapal ada yang kecil, ada yang kemenengah, dan ada yang kapal-kapal besar.
00:09Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil.
00:22Terima kasih, cukup ya dari saya, cukup.
00:36Lagi? Lanjut?
00:39Apa lagi yang harus saya bicara?
00:48Bagaimana di Gurun Talu MBG sudah ada di sekolah-sekolah?
00:56Sudah?
01:00Ada yang belum?
01:04Ada yang belum?
01:06Iya, nanti yang belum dicatat ya.
01:09Segera kita, kita segera.
01:14Pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG.
01:23Semuanya.
01:26Yang tidak perlu, nggak apa-apa.
01:28Iya kan?
01:29Iya kan?
01:31Kalau anak-anak orang kaya nggak perlu, nggak apa-apa.
01:35Benar?
01:36Iya kan, nggak dipaksa.
01:38Tapi, kita ingin anak-anak kita kuat.
01:43Kita ingin anak-anak kita semangat.
01:46Kita ingin anak-anak kita pintar.
01:49Kita ingin anak-anak rajin belajar.
01:54Betul?
01:56Gimana, wali kota, bupati, sekolah-sekolah di Gurun Talu sudah terima layar, layar pinter?
02:04Sudah?
02:05Iya.
02:07Satu.
02:08Tapi, mulai tahun ini, tiap sekolah akan terima tiga.
02:17Berarti, saya berharap akhir tahun ini, tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pinter.
02:29Karena dia memang pinter.
02:31Kita bisa gunakan interaktif.
02:34Tahun depan kita tambah lagi.
02:36Nantinya semua ruang kelas akan punya layar-layar pinter itu, saudara-saudara.
02:43Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit, dia bisa dibantu dari pusat pelajarannya, tambahan, silabusnya, bantuan-bantuan, bahan.
03:00Kita bisa langsung, waktu yang real, real time, kita akan bisa.
03:07Dan kita bisa monitor semua kelas di seluruh Indonesia, bisa kita monitor dari Jakarta.
03:15Jadi, kalau ada guru-guru yang tidak masuk, kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk pada kali itu.
03:27Ya, pendidikan sangat penting untuk anak-anak kita.
03:31Kita akan bangun seluruh negara.
03:36Kita berada dalam keadaan kuat.
03:38Banyak negara panik, kita tidak panik.
03:40Kita sudah suasem pada pangan.
03:43Dan sebentar lagi, kita suasem pada BBM.
03:48Kita tidak akan import BBM lagi.
03:51Saudara-saudara.
03:53Kita bangsa yang kaya, tapi yang penting sekarang, kekayaan harus bisa kita kuasai.
04:04Harus bisa kita kelola dengan baik.
04:06Ya, kalau kita malas, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya,
04:17maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain.
04:22Saya kira itu dari saya.
04:24Terima kasih atas bantuan dan semangat.
04:28Saudara-saudara, terima kasih atas penerimaan saudara-saudara kepada saya.
04:34Semoga tuan yang mahasiswa selalu menyertai bapak-bapak, ibu-ibu sekalian.
04:42Saya mengerti, saya mantan tentara.
04:47Saya mengerti melayani itu menghadapi risiko yang besar.
04:53Di laut itu tidak main-main.
04:57Cuaca bisa berubah, arus bisa berubah, ya.
05:04Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluarga-mu,
05:11untuk masyarakatmu, untuk bangsa-mu.
05:14Saya terima kasih.
05:16Untuk itu, saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati
05:22para nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia.
05:28Para nelayan sering dilupakan.
05:32Orang-orang pintu di Jakarta tidak peduli dengan nasibnya nelayan.
05:37Berubah sekarang, pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia.
05:50Terima kasih.
05:52Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
05:59Terima kasih.
06:02Sampai berjumpa kembali.
06:05Nanti kalau tahun depan kapal-kapal mau lebih bagus,
06:10nanti saya diundang ke sini.
06:12Saya mau lihat kapal-kapal itu.
06:14Terima kasih.
06:15Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan