Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#EPS10 | PUNGUTAN WISATAWAN ASING: UANGNYA KE MANA?

Bayang-bayang konflik AS + Israel vs Iran bisa mengguncang pariwisata global. Jika dunia terguncang, Bali pasti ikut terasa.

Di sisi lain, muncul narasi “Bali sepi”

Apakah benar Bali mulai ditinggalkan wisatawan, atau hanya ilusi yang viral di media sosial?

Turis domestik dikabarkan menurun. Ada yang menyebut diskriminasi, ada juga yang menuding harga tiket pesawat ke Bali makin mahal.

Belum selesai itu semua, sampah, vila ilegal, Airbnb, hingga dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA) terus menjadi sorotan.

Bahkan survei Bali Tourism Board menyoroti hal yang tak kalah sensitif: kebisingan yang mulai mengganggu kenyamanan destinasi.

Pertanyaannya sekarang: Apakah Bali sedang baik-baik saja… atau pariwisata Pulau Dewata sedang memasuki jalan terjal?

CATAT TANGGALNYA! Full Video Tayang, Minggu 29 MARET 2026 di sini 👉 https://www.youtube.com/@beritabalichannel

Follow akun @beritabalimedia untuk update terbaru!

Laporan lengkap baca tuntas di sini 👉 https://s.id/TerasBB

#Bali
#BeritaBali
#AllAboutBali
#PariwisataBali
#BaliHariIni
#BaliUpdate
#BaliViral
#BaliTourism
#IsuBali
#Bali2026

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Mengenai penghutan wisatawan asing ini Pak, sejauh ini bagaimana Bapak melihat perkembangannya dan penggunaannya nanti?
00:08Jadi memang saya lihat dana penghutan ini sebenarnya langkah strategis yang sangat baik.
00:18Banyak negara yang sudah memperlakukan ini, text tourism ini, kita bilanglah Spanyol, Barcelona, terus ada Jepang, ada Malaysia juga, dan
00:29sebagainya.
00:29Karena ini aturannya baru terjadi di Indonesia saja kan, jadi perlu waktu lah untuk memperbaiki ini semua.
00:37Jadi ini tidak akan mengaguh persyataan kita, ini sangat strategis, sangat baik.
00:45Yang penting, ada tiga hal yang penting itu adalah transparansi dalam penggunaan dananya itu dari, jadi wisatawan paham kan,
00:55Ini kita lagi susun ya, transparansi penggunaan dananya seperti apa, dan wisatawan juga bisa melihat hasilnya untuk apa, gitu loh.
01:03Ada platform yang berbicara, kita lagi susun ini untuk PWA ini, jadi wisatawan juga, Pak, mengikuti, gitu, apa, anggap apa,
01:14text tourism itu buat apa.
01:17Yang pertama transparansi.
01:19Terus yang kedua, manfaatnya dirasakan langsung oleh destinasi untuk maintenance.
01:24Dan anggaplah kita dapat 900 miliar, gitu.
01:26Bener-bener anggarannya itu betul-betul dipakai untuk pemeliharaan destinasi, dan itu kita harus share pada semua wisatawan bahwa pajaknya
01:37seperti ini, gitu.
01:38Dan seperti Setri Perda menyampaikan bahwa PWA itu, text tourism itu fokus pada culture conservation, kan, dan lingkungan.
01:48Jadi harus bener-bener kita lihat, gitu.
01:51Jadi saya lihat kalau kedepannya jika dikelola dengan baik, dana ini bisa menjadi sumber pendanaan penting untuk menjaga keberlanjutan Bali,
02:02menurut saya.
02:04Apa yang perlu dievaluasi, Pak, dari PWA yang sudah tercapai selamanya?
02:09Jadi yang tadi itu transparansi, ya, sistem komunikasinya, apa nanya, sistem komunikasinya seperti apa, jadi dia bisa secara real time,
02:21semua orang bisa secara real time melihat berapa sih text tourism itu, tinggal klik web itu, dia udah tau.
02:28Yang ketiga, ya, penggunaannya itu, gitu. Saya nggak tau, ada wisatawan tuh merasa nggak yakin text tourism itu dipakai secara
02:37benar, gitu.
02:37Jadi tidak ada ke-confident untuk membayar, karena saya yakin nih uangnya belum dipakai benar nih, ya, seperti itu.
02:44Nah itu yang tiga hal itu yang harus kita yakinkan kepada wisatawan semua, untuk bahwa text tourism ini memang benar
02:53-benar dipakai untuk hal yang baik.
02:55Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan