00:00Saudara serangan Israel, Amerika Serikat ke Iran berdampak ke jadwal penerbangan udara di Timur Tengah.
00:05Salah satunya adalah penerbangan Jemaah Umroh asal Indonesia yang hendak menuju ke Tanah Suci.
00:11Berikut ini adalah visual dari Jemaah Umroh asal Jakarta, Henni Lestri,
00:16yang sempat tertahan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi.
00:20Saat ini saya berada di Bandara Jeddah, menunggu informasi penerbangan tujuan Jakarta dengan airline Saudi Arabia.
00:35Kalau kita lihat terjadi penumpukan penumpang di Bandara Jeddah,
00:41karena beberapa tujuan di negara-negara Timur Tengah terkonfirm di layar penerbangan cancel.
01:02Ini kita menunggu berita informasi untuk penerbangan tujuan Jakarta pukul 18.30.
01:15Saat ini yang sudah terkonfirmasi cancel tujuan Dubai, Singapura, Doha, Qatar, dan Abu Dhabi.
01:32Dan beberapa negara yang lain.
01:37Hari ini banyak Jemaah Umroh yang melakukan penerbangan untuk kembali di Indonesia.
01:48Dan semua masih menunggu informasi lanjutan.
01:57Meskipun di papan pengempatan informasi flight,
02:08kita belum terkonfirmasi tujuan Indonesia mengalami delay maupun cancel.
02:17Demikian mungkin informasi yang bisa saya sampaikan situasi Bandara Jeddah terkait dengan situasi penyerangan terhadap Iran saat ini.
02:37Ini adalah informasi mengenai beberapa penerbangan yang tertunda.
02:53Informasi terkini yang bisa saya sampaikan kepada seluruh pemirsa Kompas TV.
02:58Dan mungkin ini bermanfaat untuk keluarga yang saat ini berharap tercemas mengenai situasi yang ada.
03:08Dan mungkin ada keluarga yang berada dalam penerbangan yang sama saat ini Saudi Arabia 18.30 tujuan Jakarta.
03:16Kita lihat antrean penumpang untuk bersiap-siap menuju pesawat.
03:25Semoga akan terus berlanjut dan tidak ada perubahan mengenai penerbangan tujuan Jakarta.
03:37Kita lihat tumbukan penumpang yang sudah bersiap-siap.
03:48Dan tentunya ini bisa membantu menenangkan keluarga yang ada di Indonesia.
04:05Semoga perjalanan kembali di Indonesia tidak mengalami tambatan apapun dengan situasi yang saat ini terjadi di Iran.
Komentar