Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MALANG, KOMPAS.TV - Warga Jalan Soekarno Hatta, Malang, kesal dengan aksi balap liar yang berulang di wilayahnya.

Amarah warga memuncak setelah pelaku balap liar menabrak pengemudi ojek online. Warga kemudian merusak motor pelaku dan membuangnya ke sungai.

Warga mengaku, meski polisi telah berpatroli di kawasan tersebut, aksi balap liar ini selalu berulang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, menegaskan warga diperbolehkan mengambil tindakan pertama untuk mencegah gangguan keamanan. Pihaknya juga mengapresiasi warga yang cepat melapor ke polisi.

Pasca kejadian, 5 warga mendapat penghargaan dari Polresta Malang Kota atas kontribusinya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Bikin Resah! Tolak Mobil Ditarik Debt Collector, Advokat Ditikam Penagih Utang | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/653710/bikin-resah-tolak-mobil-ditarik-debt-collector-advokat-ditikam-penagih-utang-berita-utama

#balapliar #malang #polrestamalang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653713/tertibkan-dan-bubarkan-aksi-balap-liar-5-warga-di-malang-dapat-penghargaan-polisi-kompas-malam
Transkrip
00:00Warga membubarkan aksi balap liar yang meresahkan di kota Malang.
00:04Warga yang kesal membuang motor pelaku ke sungai.
00:12Warga Jalan Soekorohata, Malang kesal dengan aksi balap liar yang berulang di wilayahnya.
00:18Amrah warga memuncak setelah pelaku balap liar menabrak penghuli ojol.
00:24Warga merusak motor pelaku dan membuangnya ke sungai.
00:27Warga mengaku meski polisi telah berpatrol di kawasan tersebut, aksi balap liar ini selalu berulang.
00:34Benar-benar ini sudah, kepolisian sudah berjaga setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.
00:39Berarti jamnya ganti-ganti mas balap liar ini?
00:41Benar, betul. Tidak bisa ditentukan.
00:46Kapolresa Malang Kota, Kombes Putuholis, Ariana menegaskan,
00:49warga diperbolehkan mengambil tindakan pertama untuk mencegah gangguan keamanan.
00:54Pihaknya juga mengapresiasi warga yang cepat melaporki polisi.
00:58Tentunya berharap juga masyarakat cepat melapor dan masyarakat diperbolehkan mengambil tindakan pertama
01:09untuk mencegah gangguan keamanan, untuk mencegah potensi kriminal menjadi sebuah aksi yang merugikan masyarakat.
01:21Pasca kejadian, lima warga dapat penghargaan dari Polresta Malang Kota
01:25atas kontribusinya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang.
01:29Hilda Nusantara, Kompas TV, Malang, Jawa Timur
01:32Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan