00:00Ya segera ya kita manggil pihak-pihak terkait kan tadi sudah sampaikan kepada kesimpulan rapat
00:04kita akan memanggil Kapolres dan Kajari di dua wilayah itu ya
00:09yang satu di mana Batam, yang satu di mana di Lombok atau di mana gitu ya
00:15ya kita akan panggil, jadi kita gini-gini kan fungsi konstitusional
00:19kami ini kan pengawas dan sekaligus depak itu adalah pembuat undang-undang
00:24kami kan pengen tahu bagaimana pelaksanaan undang-undang yang kami buat
00:28jangan sampai justru tidak memberikan keadilan kepada masyarakat
00:33kalau kasus yang dari Batam, Pandi secara khusus kami akan juga memanggil
00:42sisi jaksa penonton umumnya yang menyampaikan secara tersirat tapi lugas
00:47seolah-olah DPR adalah mengintervensi
00:49gak ada cerita yang kita mengintervensi
00:52karena kan kita ingin melaksanakan tugas kita ya
00:56dalam pengawasan supaya tugas mereka bekerja dengan benar
01:02itu aja kan jelas-jelas gak benarnya tadi dari fakta-fakta yang disampaikan
01:05orang perannya bukan peran dominan kok dituntut hukuman yang maksimal
01:11kita mau tahu gitu kan
01:13karena di belakang kami adalah rakyat yang memilih kami kan
01:16nah ini kita lihat jadwalnya
01:19karena ini kan sebenarnya masa reses ya
01:21mungkin 10 hari menjelang Indul Fitri itu kan ada masa sidang
01:26disitu kita akan panggil mereka semua
01:28kalau penilaian awal ini Bang walaupun masih harus mendengarkan keterangan langsung dari pihak
01:33yang akan dipanggil apa yang asumsi awal dari penanganan kasus khususnya ABK Batam?
01:38ya kalau ABK Batam saya melihat secara kasat mata tidak pantas dituntut hukuman mati
01:43saya mengatakan begitu
01:45pasal hukuman mati itu kan kita ininya apa namanya membahas yang paling alot
01:50kalau teman-teman ikut ini di sidang disini
01:53hampir 5 tahun yaitu ganjalan pasal
01:56sebagian besar sebenarnya kita tidak ingin masih ada pasal tersebut
02:01sesuai dengan apa namanya keinginan kita membuat hukum yang lebih humanis
02:06tapi disampaikan pada pembicaraan waktu itu ada situasi tertentu
02:12yang memang masih memerlukan hukuman mati
02:14yang amat sangat terbatas
02:17karena itu perlu ada norma pasal 98
02:20yang mengatakan hukuman mati bukan hukuman pokok
02:24tapi hukuman alternatif sebagai upaya terakhir
02:28nah itu yang kita apa namanya
02:33stressingnya disitu ya
02:34kalau dilihat dari penjelasan Hotan Paris sebagai tim pro jono
02:39kemudian juga ada kuasa hukumnya sendiri yang ikut datang tadi
02:42apakah komisi tiga menilai bahwa si Fandi ini di jebak
02:45karena dia mengaku tidak tahu apa yang dia
02:47ya banyak cerita-cerita begitu
02:49dan ternyata kan lawyernya yang ditunjuk
02:53apa namanya mendampingi itu kan bukan lawyernya yang laluasa dipilih
02:59itu juga kan melanggar prinsip di KUHAP yang baru
03:03KUHAP yang baru itu kan terdakwa bebas pemilih
03:09kalau itu disediakan kan gak bisa gitu loh
03:13dan itu memang situasi gak bisa kita lanjutkan terus
03:18masa ada dua kepentingan berbeda
03:22penyidik dengan orang yang diperiksa
03:25penyediaan lawyernya dilakukan oleh penyidik
03:27makanya gak masuk akal
03:28bagaimana dia mau membela si orang yang menjadi tersangka
03:32kalau dia disediakan oleh orang yang memeriksa
03:35itu kan gak masuk akal
03:36jadi banyak sekali kejanggalan makanya kita akan panggil
03:39tapi melihat dialog tadi menurut abang
03:42apa aja sih kejanggalan yang paling mencolok gitu bang
03:45ya pandi ya itu ya
03:47satu penerapan hukumnya
03:49dalam perumusan tuntutan seperti apa
03:52itu kan sangat janggal
03:54kalau sebagai upaya terakhir tentu harusnya kepada mastermind
03:58orang yang merencanakan
04:00orang yang melaksanakan
04:01orang yang mengambil paling besar manfaat
04:05dan orang yang pelaku utamanya
04:08kurang lebih kayak begitu
04:09itu tuntutan hukuman mati
04:12harusnya hanya diterapkan seselektif itu
04:15nah itu kejanggalannya
04:17kemudian terbongkar tadi
04:19ketika diperiksa katanya lawyerin dari pihak yang meriksa
04:23itu kan
04:24gimana dia mau all out membela kepentingan kliennya
04:27seolah-olah formalitas
04:29itu kan yang kita hindari sekali
04:31penyediaan lawyer atau advokat yang formalitas
04:50selamat menikmati
05:07saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami
05:11satu langkah lebih dekat
05:13satu langkah lebih terpercaya
05:15saksikan Sapa Indonesia Malam
05:18di Kompas TV Channel 11
05:20di televisi Anda
Komentar