00:00Kesorotan lain saudara Direkturat Jenderal Administrasi Hukum dan Umum
00:03atau Dijen Ahu Kementerian Hukum mempertanyakan
00:07cara Dwi Sasetianing Tias mendapatkan paspor Inggris untuk anaknya
00:12sebab secara hukum dan garis keturunan
00:15anak perempuan penerima beasiswa LPDP itu
00:18seharusnya berstatus warga negara Indonesia.
00:25Direktur Jenderal Ahu Kementerian Hukum
00:28menegaskan Indonesia menganut sistem kewarga negaraan
00:34Iyus Sanguinis atau kepemilikan kewarga negaraan
00:39berdasarkan garis keturunan.
00:41Hingga saat ini Dwi Sasetianing Tias dan suaminya
00:45diketahui masih berstatus warga negara Indonesia.
00:48Dengan demikian secara hukum anak mereka otomatis
00:52berstatus WNI.
00:54Sementara itu anak Dwi masih berusia di bawah umur.
00:58Secara aturan, seorang anak baru dapat menentukan
01:01pilihan kewarga negaraannya setelah mencapai usia 21 tahun.
01:05Dalam kondisi tertentu, anak memang dapat memiliki
01:09kewarga negaraan ganda hingga usia 21 tahun.
01:13Misalnya, anak hasil perkawinan, campuran antara WNI dan WNA.
01:22Nah, kalau dua warga negara Indonesia memiliki keturunan,
01:28tentu anaknya adalah anak Indonesia.
01:31Tinggal kemudian anaknya itu lahir di negara mana,
01:35apakah dia menganut Iyus Sanguinis berdasarkan garis keturunan,
01:39kalau garis keturunan tetap warga negara Indonesia.
01:41Atau kan Iyusoli berdasarkan tempat kelahiran.
01:43Nah, informasinya kan yang bersangkutan anaknya kemudian tercatat
01:48atau dia katakan berdasarkan media yang ada
01:51sebagai warga negara Inggris atau United Kingdom kan gitu.
01:56Nah, tentu ini menjadi pertanyaan gitu.
01:59Apakah anaknya memang lahir di sana, di Inggris,
02:02sementara Inggris termasuk salah satu negara
02:04yang tidak menganut Iyusoli ya, Pak Direktur.
02:06Tidak menganut Iyusoli tidak berdasarkan
02:09kepada garis tempat kelahiran.
02:13Alumni penerima beasiswa lembaga pengelola dana pendidikan
02:17atau LPDP Dwi Sasetya Ningtias
02:19menjadi sorotan publik setelah mengunggah video anaknya
02:23yang kini memiliki paspor warga negara Inggris.
02:27Pernyataan Dwi Sasetya Ningtias dalam unggahannya di Medsos
02:32dinilai tidak pas bagi sebagian masyarakat.
02:35Sejumlah warga net menilai pernyataan Dwi tidak tepat
02:40disampaikan oleh penerima beasiswa negara
02:43yang biaya pendidikannya didanai dari anggaran publik.
02:46Setelah postingannya viral dan memicu perdebatan,
02:50Dwi Sasetya Ningtias mengunggah permintaan maaf di media sosialnya.
Komentar