Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 54 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Dokter Tifauzia Tyassuma menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan menuangkan gagasan dalam bentuk buku demi mencerdaskan masyarakat.

"Saat ini ada sekitar 40 draf buku di laptop saya. Sudah bertelur tiga, sebentar lagi masuk tahap lanjutan. Semua itu insya Allah akan saya bagikan kepada masyarakat agar memahami apa yang sesungguhnya terjadi di dunia saat ini," ujar Dr. Tifa, di Tebet Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Salah satu buku yang paling disorot adalah karyanya berjudul "Otak Politik Jokowi".

Dr. Tifa secara terbuka mengakui bahwa judul tersebut sengaja dipilih tanpa disamarkan.

"Kalau saya penakut, saya bisa saja pakai judul lain. Tapi ilmu pengetahuan itu harus jujur. Kalau subjek kajian saya adalah otaknya Jokowi, maka harus disebutkan dengan jelas," tegasnya.

Buku tersebut mengkaji otak politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo menggunakan pendekatan neuropolitika, sebuah disiplin yang dikembangkan Dr. Tifa dengan menggabungkan ilmu neurosains, psikologi perilaku, forensik, dan politik kritis.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Baca Juga Tok! Hakim Vonis Kerry Anak Riza Chalid 15 Tahun Penjara di https://www.kompas.tv/nasional/653407/tok-hakim-vonis-kerry-anak-riza-chalid-15-tahun-penjara



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/653416/dokter-tifa-beberkan-alasan-tulis-buku-otak-politik-jokowi
Transkrip
00:00Insya Allah, apabila Allah masih memberi saya umur, tidak akan berhenti untuk berkarya.
00:06Banyak sekali.
00:10Isi kepala saya itu harus saya jatuhkan dalam buku.
00:14Sekarang ini ada 40 buku yang ada di laptop saya ini.
00:1940 ya, ini sudah bertelur 3, sebentar lagi di brush black grain.
00:24Jadi, insya Allah itu yang nanti akan saya syarikat kepada seluruh masyarakat,
00:30agar masyarakat memahami apa sesungguhnya yang terjadi di dunia saat ini.
00:35Kita bingung dengan adanya board of peace,
00:39kita bingung dengan adanya berbagai macam gerakan-gerakan besar yang terjadi di dunia,
00:46dan yang terjadi juga di Indonesia.
00:48Maka, insya Allah saya akan berbagi satu demi satu,
00:51agar masyarakat Indonesia itu tercerahkan dan memahami apa yang harus dilakukan.
00:59Berikutnya, yang kedua adalah buku yang berjudul Otak Politik Jokowi.
01:07Kalau saya bertakut, saya akan pakai judul bukunya Otak Politik Muwe Noor,
01:16Atau Otak Politik JKW,
01:19Oh iya, atau Otak Politik Si Jack.
01:24Tapi saya tetap menggunakan judul Otak Politik Jokowi.
01:29Kenapa?
01:31Karena yang namanya ilmu pengetahuan itu jujur.
01:35Tidak ada yang disembunyikan.
01:37Ya kalau memang yang menjadi subjek kajian saya adalah otaknya Jokowi,
01:41saya harus katakan otaknya Jokowi yang saya berada di buku ini.
01:46Dan kajian saya menggunakan sebuah ilmu yang saya kembangkan yaitu NeuroPolitika.
01:53Jadi NeuroPolitika itu adalah gabungan setidaknya ada empat dimensi ilmu,
01:58Neuroscience, Psikologi Behavior,
02:01Kemudian koforensik dan politik kritis.
02:05Jadi di sini banyak sekali
02:13Otaknya Jokowi.
02:15Mulai dari otak depan,
02:17Trafrontal Cortex namanya yang depan ini,
02:20yang memproduksi dan memuat memori-memori primer maupun sekunder,
02:26yaitu memori-memori jangka pendek,
02:29maupun memori-memori literal yang dipelajari,
02:32maupun otak bagian dalam yang namanya hipokampus.
02:35Hipokampus itu adalah otak yang memuat memori tensi.
02:40Nah, termasuk diantaranya adalah
02:42riwayat pendidikan,
02:44di mana dia KPN,
02:45di mana dia KOS,
02:48yang itu adalah memori yang bersifat menetap.
02:51Nah, ini saya berikan ilmu di sini,
02:57agar apa?
02:58Agar semua orang bisa mempelajari otaknya Jokowi.
03:02Jadi bukan hanya saya,
03:03bukan hanya Dr. Tifa yang melakukan penelitian,
03:05tapi semuanya bisa
03:07melakukan penelitian,
03:12melakukan pengajian tentang otak politik,
03:14otaknya Jokowi.
03:15Terutama dalam bagaimana dia menggunakan otaknya
03:17untuk sebuah menguasai negara ini.
03:21Itu kan menarik ya?
Komentar

Dianjurkan