Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan pengemudi ugal-ugalan yang melawan arah dan menyebabkan korban luka di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, sebagai tersangka.

Selain itu, polisi juga tengah menyelidiki kepemilikan senjata tajam dan pelat nomor palsu milik tersangka. Polisi terus mendalami temuan sejumlah barang bukti tidak lazim di dalam mobil milik tersangka Hafiz Mahendra.

Selain dua bilah senjata tajam, polisi juga menemukan sepucuk pistol mainan dan empat pasang pelat nomor palsu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan pengemudi Hafiz kerap memberikan keterangan yang berbeda-beda selama proses pemeriksaan.

Dari pengakuan pelaku, barang-barang yang ada di dalam mobil tidak sepenuhnya ia ketahui karena kendaraan tersebut merupakan milik temannya.

Meski dalam kasus kecelakaan lalu lintas HM telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk temuan senjata tajam dan sejumlah barang yang diduga palsu, statusnya hingga kini masih dalam tahap pemeriksaan.

Baca Juga Deret Fakta Terbaru Pengemudi Mobil Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Jakarta Pusat di https://www.kompas.tv/regional/653364/deret-fakta-terbaru-pengemudi-mobil-ugal-ugalan-di-gunung-sahari-jakarta-pusat

#lakalantas #mobillawanarah #jakartapusat #viral

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653414/pengemudi-mobil-ugal-ugalan-di-jakarta-pusat-jadi-tersangka-polisi-dalami-temuan-pelat-palsu
Transkrip
00:00Direkturat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan pengemudi ugal-ugalan yang melawan arah dan menyebabkan korban luka di Jalan Gunung
00:08Sehari, Jakarta Pusat sebagai tersangka.
00:11Selain itu, polisi juga tengah menyelidiki senjata tajam dan plat nomor palsu milik tersangka.
00:23Polisi terus mendalami tumuan sejumlah barang bukti tidak lazim di dalam mobil milik tersangka Hafiz Mahendra.
00:29Selain 12 senjata tajam, polisi juga mendapati sepucuk pistol mainan dan empat pasang plat nomor palsu.
00:37Kasat reskrim Polis Metro Jakarta Pusat AKBP Robi Heri Saputra bilang, pengumudi Hafiz kerap memberikan keterangan berbeda-beda selama proses
00:45pemeriksaan.
00:46Dari pengakuan pelaku, barang-barang yang ada dalam mobil tidak ia ketahui karena mobil tersebut milik temannya.
00:52Meski dalam kasus kecelakaan lalu lintas, Hafiz telah diterapkan sebagai tersangka, namun untuk temukan senjata tajam dan beberapa barang diduka
00:58palsu, statusnya hingga kini masih terperiksa.
01:03Kemungkinan yang patut diduga hal-hal yang tidak atau melawan hukum, antara lain adanya senjata tajam maupun pistol mainan, kemudian
01:16juga beberapa plat kendaraan,
01:18sehingga patut diduga itu juga menjadi motivasi daripada pengemudi sehingga berkendara dengan cara yang membahayakan yang kita lihat bersama di
01:28beberapa sosial media juga.
01:30Sampai saat ini kita mesti dalami karena kita temukan juga selain dari plat nomor yang tidak sesuai dengan nomor rangka
01:36dan nomor mesin,
01:37itu juga pengemudi membawa identitas diri yang tidak sesuai dengan data yang ada secara resmi dari hidup capil daerahnya.
01:46Sebelumnya mobil milik Hafiz kabur saat akan dihentikan polisi karena nekat melaju lawan arah dan menabrak sejumlah pengendara di Jalan
01:53Gunung Sahari,
01:54Sawa Besar, Jakarta Pusat, Rabu Petang.
01:57Insiden ini menyebabkan sejumlah sepeda motor rusak dan seorang pengendara terluka.
02:02Karena saya tidak punya SIM sama tidak punya STN, tadinya saya takut sama melusi, tokonya ditilang.
02:11Nah itu bisa lawan arah karena memang tidak tahu jalan atau gimana?
02:14Tidak tahu jalan dan
02:15Emang dari mana?
02:17Dari Surabaya terus ke Karawang menuju ke Ancol, sepacar saya.
02:22Habis-habis apa tujuannya?
02:24Habis dari beli di Insam terus kita lanjut-melanjut ke Karawang, melanjut ke Ancol, terus malah udah gitu.
02:35Nah ketika lawan arah di tiga kejaran warga itu masa itu apa namanya, apa-apa nggak berhenti gitu malah langsung
02:41jalan terus.
02:43Karena udah lawan arah apa?
02:44Lawan arah udah nggak bisa berhenti.
02:47Terus?
02:47Karena lama-lama pamit atau apa?
02:49Panik banget.
02:51Kini polisi pun tengah melidiki barang bukti senjata tajam hingga pelakonan palsu yang digunakan pelaku ada atau tidaknya hubungan dengan
02:58jaringan tindak pidana.
03:00Iksan Apriyansyah, Kompas TV, Jakarta
Komentar

Dianjurkan