Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Akademisi Rocky Gerung menilai polemik ijazah Presiden Joko Widodo sebagai sebuah persidangan yang keliru arah sejak awal.

Menurutnya, membawa riset dan perdebatan akademik ke ruang sidang pidana bukan hanya salah alamat, tetapi juga mencederai tradisi berpikir ilmiah.

"Ini sidang yang ngaco," kata Rocky saat peluncuran buku dari Dokter Tifa yang berjudul otak politik Jokowi.

Rocky berpendapat dalam logika akademik, riset tidak pernah final dan tidak bisa diputuskan dengan palu hakim.

"Yang dibawa ke pengadilan bukan tindak pidana, melainkan hasil penelitian yang sifatnya ongoing, selalu bisa diuji, dikritik, dan diperbarui," kata Rocky.

Lebih jauh, ia menyebut inti persoalan bukan terletak pada ada atau tidaknya ijazah semata.

Ia pun sempat membandingkan dengan kasus Bill Clinton, yang dijatuhi sanksi bukan karena skandal moral, melainkan karena berbohong di hadapan publik.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

#Rockygerung #Jokowi #ijazahjokowi

Baca Juga Bandar Narkoba yang Diduga Terlibat Kasus Eks Kapolres Bima Kota Ditangkap di https://www.kompas.tv/nasional/653402/bandar-narkoba-yang-diduga-terlibat-kasus-eks-kapolres-bima-kota-ditangkap



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/653418/rocky-gerung-sidang-ijazah-jokowi-itu-keliru-sejak-awal
Transkrip
00:00Jadi dia bilang tadi saya akan berpikir ulang
00:02Saya tidak akan berpikir ulang
00:06Yang harus berpikir ulang adalah mereka yang membaca pikiran saya dengan cara yang keliru itu
00:14Oke ini setiap kali
00:18Berapa hari lalu
00:22Otak politik Jogong ini
00:24Dokut Tifa teman saya
00:26Dia minta saya tuliskan pengantar
00:28Lalu saya tulis dengan cara saksama dalam tempo singkat-singkatnya
00:34Oke
00:35Tadi diterangkan
00:38Tentang fungsi otak
00:40Seolah-olah otak itu segenar benda biologis
00:45Yang bisa dimulai dianalisis
00:47Untuk mempiksa lapisan-lapisan lemak yang membuat syarat kita itu
00:54Terus hidup yang membuat elektromagnetik itu bisa melompat lewat
01:00Untuk memproduksi energi
01:03Tetapi selalu ada hubungan antara otak dan pikiran
01:08Misterinya disitu sampai sekarang
01:11Apakah otak membentuk pikiran
01:14Atau pikiran kita memaksa otak untuk mengklasifikasi buku ketahuan
01:20Itu dulu sudah dipikirkan tahun 1800 oleh Immanuel Kant
01:26Dan akhirnya
01:28Bahkan neuroscience mengakui bahwa
01:31Deteksi dari Immanuel Kant memungkinkan studi neuroscience dihubungkan dengan soal-soal emosi
01:37Soal-soal kecerdasan
01:39Soal-soal kemampuan untuk membeli kerti
01:41Jadi
01:42Buku ini sebetulnya
01:43Temanya tema biasa
01:45Tema dari 1800 sudah di-lisert
01:48Hubungan antara otak dan emosi
01:50Hubungan antara otak dan protes politik
01:53Kalau kita bilang ada orang oposisi
01:55Itu artinya otaknya memang
01:56Ada fungsi dalam otaknya
01:58Yang dihasilkan oleh kemampuan untuk reasoning
02:01Itu dasarnya loh
02:03Kalau ada banyak riset tentang otak
02:05Ada dokter Spanyol
02:07Berapanya
02:07Damasio
02:09Antonio Damasio
02:12Dia bahkan mencoba membaca
02:17Immanuel Kant
02:18Untuk mengetahui kenapa
02:20Filsuf Immanuel Kant itu begitu cerdas
02:22Padahal Immanuel Kant sendiri mengatakan
02:26Otak saya itu
02:27Bisa membaca otak saya
02:29Coba
02:31Anda bayangkan
02:32Jadi problem itu dari awal
02:33Sudah dililisert
02:34Kenapa waktu itu belum ada teknologi
02:37Untuk menginterpretasikan jumlah energi
02:39Yang dipublish oleh otak kita
02:41Ada bayangkan misalnya
02:43Kita sekarang lagi
02:43Pasti
02:44Lagi puasa
02:45Apakah otak kita berhenti bekerja
02:48Kalau kita lagi puasa
02:50Secara biologis harusnya berhenti bekerja
02:53Kenapa?
02:53Kalau kita puasa
02:55Tidak ada blukosa yang masuk ke tubuh kita
02:58Tidak ada blukosa
02:59Otak tidak bisa hidup tanpa energi blukosa
03:03Puasa gak berhenti grup?
03:04Udah 30 tahun saya puasa
03:11Jangan ajukan pertanyaan
03:12Ini berhenti
03:15Jadi
03:16Kalau kita teliti
03:18Di lengkahan puasa pun
03:20Otak kita memproduksi sesuatu
03:23Tanpa blukosa
03:25Itu berarti ada cadangan energi disediakan oleh tubuh
03:28Kalau gak semua yang berpuasanya jadi dumut
03:32Padahal bahkan mereka yang gak puasa pun
03:34Dari awal udah dumut
03:37Karena namanya puasa solo
03:41Solo itu bukan nama kota
03:44Nama ganti self
03:46Solo sendiri
03:51Gue mencari ato
03:52Gue mencari ato
03:53Supaya gak kena deli
03:57Oke kata self tadi ya
03:59Saya akan ingat lagi
04:00Kata self
04:02Kedirian kita
04:04Dihasilkan oleh
04:05Kemampuan otak
04:06Untuk membedakan saya dengan anda
04:08Sekarang pertanyaannya
04:10Jenis kini apa yang ada di otak
04:12Sehingga mampu untuk membedakan saya dengan anda
04:14Anda dengan Gibran
04:16Gibran dengan bapaknya
04:17Bapaknya dengan Jokowi
04:19Kan itu kemampuan memikir
04:24Udah
04:24Sudah subversi belum
04:25Jadi
04:28Kalau kasus
04:29Yang ditulis oleh dokter Tifa ini
04:31Dibawa ke meja sidang
04:33Di depan hakim
04:36Bahkan tidak akan selesai di meja sidang
04:38Karena riset itu selalu sifatnya ongoing
04:41In the making
04:42Gak akan berhenti
04:44Jadi percuma
04:45Membawa kasus ini
04:47Ini ke meja sidang
04:48Bawa kasus ini ke meja sidang akademis
04:51Itu yang dari awal saya inginkan
04:57Terus saya ingin
04:58Jadi saksi Ali
04:59Saya bayangkan
05:02Kalau saya ingin sekali
05:03Dia akan nanya saya itu Jaksa
05:05Jaksa itu belajar hukum
05:06Dia gak boleh belajar
05:08Dia gak boleh belajar
05:10Neuroscience
05:11Dia gak belajar
05:14Sekolah pertama elektro
05:16Jadi saya ngerti
05:17Soal-soal fisika itu
05:20Sekolah kedua saya economics
05:22Saya ngerti
05:23Tentang efisiensi otak
05:25Otak itu bekerja seperti seorang
05:26Homo economicus
05:28Mencari hal
05:29Yang menguntungkan
05:31Dan menghilangkan hal
05:32Yang membuat otak gak bekerja
05:33Itu prinsip ekonomi
05:34Otak bekerja secara ekonomis
05:37Jadi
05:47Kasus ini
05:49Dibawa
05:51Di pancing-pancing
05:52Dokter Tifa
05:53Rismond
05:55Roil
05:55Yang otaknya berfungsi maksimal
05:59Dan segitu
06:00Sudah terlihat ketidakseimbangan
06:03Otak termon itu
06:04Adanya di dengkur
06:07Jadi kalau ada
06:09Kesalahan berfikir
06:10Termon akan dibedah oleh
06:12Dokter ahli tulang
06:16Jadi teman-teman semua
06:20Kita ingin pastikan
06:21Kita mulai dengan tradisiwa
06:23Semua dalil akademis
06:25Dibantai secara akademis
06:28Perbantan akademis
06:33Perbantan akademis
06:35Isinya dalil-dalil
06:36Bukan pasar ke OHP
06:40Jadi
06:43Teman-teman
06:44Saya dari awal
06:46Saya angkat ini
06:46Ini persidangan yang maco
06:50Apalagi kalau kita terangkan
06:52Memang yang dituntut apa
06:53Ijazah Jokowi bukan
06:55Siapa yang dituntut
06:56Jokowi buktikan ijazahnya
06:59Jokowi bisa bilang
07:00Ya ijazahnya palsu
07:02Karena soal
07:02Tapi saya bisa jadi presiden
07:04Tanpa ijazah UG
07:06Ini bukan ijazah SMA
07:08Tapi justru disitu problemnya
07:10Kenapa nih kalau pakai ijazah SMA
07:12Kan bukai-kai akan
07:15Itu soalnya
07:16Jadi Jokowi dituntut
07:19Bukan karena ijazahnya palsu
07:21Tapi karena dia berbohong
07:22Bukan ijazah asli
07:27Ada tahu skandalnya
07:29Bill Clinton
07:31Dia diimpeach
07:33Atas
07:36Peristiwa
07:37Monika Lewinsky
07:41Karena
07:42Ternyata berbukti
07:44Dalam persidangan
07:47Ada
07:48Kokabitasi
07:50Antara
07:52Bill Clinton
07:56Dengan seks
07:58Khususnya
07:59Seorang perempuan
08:00Terjadi hubungan seksual
08:02Maka
08:04Clinton dihukum
08:05Karena terjadi hubungan seksual
08:06Bener gak?
08:08Salah
08:09Dia dihukum
08:10Karena berbohong
08:12Dia bilang
08:13Ternyata ada tuh
08:15Jadi soal moral tuh
08:16Tidak ada urusan dengan kita
08:17Tetapi berbohong
08:18Itu adalah
08:19Masa berhukum
08:20Agam ya?
08:23Anda mau selingkuh
08:24Anda mau membuat
08:25Amoral
08:25Urusan pribadi Anda
08:26Tapi kalau Anda
08:27Sebagai penjabat publik
08:29Ditanya dan Anda berbohong
08:30Anda dihukum
08:31Karena berbohong
08:32Sebagai penjabat publik
08:34Bukan karena
08:35Ijazah mau palsu
08:37Dapat ya
08:38Akonya
08:39Jadi sekarang
08:40Kita biasa lihat
08:41Untuk detilnya
08:42Gimana masalahnya?
08:43Karena dia penjabat publik
08:45Berbohong pada publik
08:46Kalau dia orang biasa
08:47Berbohong
08:48Yang mana dihukum
08:48Di akhir lah
08:50Tapi karena ini
08:51Beliau dari penjabat publik
08:53Maka
08:53Adalah pundak publik
08:56Untuk menghukum dia
08:57Deli
08:57Kemasung akalan
08:59Seorang penjabat
09:00Ini sekali lagi
09:02Clear
09:03Kalau gak ada Deli
09:05Di situ
09:05Deli
09:06Menghina penjabat
09:08Deli
09:08Gak ada
09:09Yang sesuatu
09:10Yang disitu adalah
09:10Deli kecerdasan
09:11Dari Tifa
09:12Rizmon
09:13Dan Roy
09:14Nah sekarang masalahnya
09:16Kalau orang cerdas
09:16Memang itu
09:18Pidana
09:20Justru yang harus dipidana
09:22Yang du
09:23Itu
09:25Dipidana oleh Allah
09:28Subhanallah
09:30Kenapa?
09:32Manusia dipintahkan
09:33Untuk berpikir
09:34Apalagi
09:36Pudak publik
09:37Harus
09:39Hidup dalam kejujuran
09:40Amal
09:41Baru
09:42Naimungkan
09:44Tugasnya siapa itu?
09:46Rakyat harus
09:47Amal
09:47Mahunai
09:47Mungkar
09:48Tidak
09:48Yang mampu
09:50Untuk melakukan
09:51Kemungkaran
09:51Adalah pejabat
09:52Maka dia yang akan
09:53Diketagi
09:54Amal
09:54Mahunai
09:55Mungkarnya
09:56Jadi
09:57Stimologis
09:58Yang tidak
09:59Dibiasakan
09:59Didebatkan
10:00Di talkshow
10:01Oleh termut
10:01Termut gak mampu
10:02Berdebat di talkshow
10:03Akibatnya
10:04Pak
10:04Pak Jokowi
10:06Tersiksa
10:06Cerep
10:07Semerangi
10:07Karena dia
10:08Agian-agian dia
10:09Itu
10:12Kirim segini
10:13Kirim seitu
10:14Dihajar oleh Rizmon
10:15Dihajar oleh Tifa
10:17Dihajar oleh Rizmon
10:18Itu doang
10:19Agumenya
10:19Puntar
10:21Jadi
10:22Kita ingin selamatkan
10:23Jokowi
10:24Supaya
10:25Kesakitannya
10:26Tidak berlebi
10:27Dan penyebab
10:28Kesakitan Jokowi
10:29Bukan Tifa
10:30Roy
10:31Atau Rizmon
10:31Tapi termut
10:32Sendiri
10:33Kalau termutnya
10:35Pinter
10:35Kasusnya sudah selesai
10:36Dari 2 tahun lalu
10:37Tapi termut juga
10:39Berfikir
10:39Jangan jadi
10:40Kita jangan jadi
10:41Pinter
10:41Biar
10:42Supaya
10:43Jokowi
10:44Jalan terus
10:44Kan jahat kan
10:46Jadi termut itu
10:48Jahat
10:49In optima format
10:50Buku ini
10:51Jujur
10:52In optima format
10:53Terima kasih
Komentar

Dianjurkan