00:00Saudara polisi memeriksa sopir mobil yang ugal-ugalan saat dikejar di Jalan Gunung Sehari, Raya, Jakarta Pusat.
00:07Saat mobil dikeleda, polisi ternyata menemukan 4 pasang plat nomor diduga palsu,
00:1212 senjata tajam, dan 1 pucuk pistol mainan.
00:18Polisi dan sebuah mobil terlibat aksi kejar-kejaran di Jalan Gunung Sehari, Jakarta Pusat.
00:23Awalnya, polisi mencoba menghentikan sopir yang sudah mengemudi lawan arah.
00:28Bukannya berhenti, sang sopir justru melaju makin kencang.
00:34Mobil tak berhenti meski polisi sempat menodongkan senjata.
00:38Sopir justru terus meninjak gas hingga menabrak sejumlah pengendara.
00:44Disinilah emosi warga pecah dan beramai-ramai melakukan perusahaan untuk menghentikan pelaku.
00:50Pengemudi akhirnya menyerah saat terjebak di jalur berlawanan.
00:58Usai pemeriksaan, sopir kini berstatus sebagai tersangka.
01:02Penyidik Direkturat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjerat dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
01:09Ancaman hukuman penjara selama 4 tahun saat mobil digledah.
01:12Polisi menemukan 4 pasang plat nomor yang diduga palsu,
01:162 bilah senjata tajam jenis kolok dan badik,
01:19serta 1 pucuk pistol mainan.
01:26Pemeriksaan sampai tadi subuh, termasuk penggeledahan terhadap kendaraan,
01:31ditemukan ada 4 pasang TNKB diduga palsu.
01:38Ada 4 pasang dalam kendaraannya.
01:40Dan juga ditemukan ada 2 buah senjata tajam,
01:451 jenis kolok, 1 jenis badik,
01:48dan 1 senjata api pemainan.
01:52Untuk kasus kecelakaannya sendiri sudah diterapkan sebagai tersangka.
01:56Pelaku saat ini ditahan Pak?
01:58Saat ini masih dalam proses pemeriksaan yang pendalaman di Pores Jalan Tepusan.
02:03Kalau hasil urin nggak?
02:04Tersurin sementara negatif.
02:05Untuk lebih jelasnya, kita saat ini sudah terhubung dengan
02:09di lantas Polda Metro Jaya, Kombas Komarudin.
02:11Pak Komarudin, selamat malam.
02:13Selamat malam, Pak Andre.
02:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:16Waalaikumsalam, Pak Komarudin.
02:18Kami jadi ingin memastikan,
02:19benarkah motif ugal-ugalan para pengemudi ini
02:23hanya karena panik dokumen sopirnya ini tidak lengkap?
02:26Atau jangan-jangan ada faktor lain sehingga pengemudi ini panik?
02:33Terima kasih.
02:34Ya inilah Mbak yang masih kami dalami terus
02:36sehingga sampai dengan saat ini
02:38untuk pemeriksaan terhadap pelanggaran dugaan
02:43yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lorintas itu sendiri
02:45sudah kami nyatakan selesai.
02:47Kepadanya kami tetapkan sebagai tersangka
02:49dengan jerat pasal 311 sayat 123
02:53ini masuk semua dengan ancaman hukuman
02:564 tahun dan denda 8 juta rupiah.
02:59Nah untuk selanjutnya kita terus melakukan pendalaman
03:02dengan melimpahkan ke Satreskrim Jakarta Pusat
03:06terkait dengan temuan-temuan barang
03:09yang ada di dalam mobil tersebut.
03:11Di antaranya ada 4 pasang TNKB
03:142 di antaranya kode wilayah B
03:17kemudian 1 kode wilayah G
03:201 lagi kode wilayah D
03:22jadi ada 3 kode wilayah di 4 pasang TNKB tersebut
03:27termasuk juga ada 2 buah senjata tajam
03:311 jenis golok, 1 jenis badik
03:34kemudian 1 senjata api
03:38di belakangan diketahui bahwa itu mainan.
03:42Ada di sini kita terus melakukan pendalaman.
03:44kalau memang kita lihat itu karena beralasan hanya takut
03:50karena tidak punya SIM
03:52rasanya selama ini kita juga banyak menangani pelanggar-pelanggar
03:58yang karena memang tidak punya SIM
03:59adik-adik dibawa umur yang sudah bawa motor
04:01sepertinya tidak setakut atau tidak senekat itu
04:04bukan hanya 1 ruas jalan mbak
04:06ada 3 ruas jalan yang ditrobos.
04:13Apakah ini ada yang menduga
04:14jangan-jangan ini mobil dari hasil curian?
04:18Nah ini yang kami terus dalami
04:21sementara dari hasil cek fisik
04:24nomor rangka dan nomor mesinnya
04:26itu sangat tidak identik dengan TNKB yang terpasang.
04:30Oke jadi temuannya tadi kan ada 4 plat palsu
04:34kalau kita lihat kan ada plat Jakarta
04:36misalnya ada 2 bahkan ya untuk TNKB-nya yang berbeda
04:39begitu. Nah ini dugaannya mengarah kemana?
04:43Pak Dir.
04:45Sebagaimana kita ketahui mbak
04:47biasanya mohon maaf sekali
04:49harus kami sampaikan bahwa
04:51pola-pola seperti ini
04:53dahulu kita kenal dengan gaya-gaya
04:56para mohon maaf ini pelaku kejahatan
04:59gonta-ganti TNKB untuk mudah mengelabui
05:03tidak mudah teridentifikasi
05:05tidak mudah terlihat
05:06karena kalau untuk tidak pakai plat sama sekali
05:08itu kan sangat mencolok
05:09makanya diganti palat sembarangan untuk mengetahui.
05:11Kemudian pola seperti modus berikutnya
05:14yang biasa digunakan ini adalah
05:15kendaraan-kendaraan
05:16nunggak lising biasanya
05:18ya gonta-ganti plat supaya
05:20tidak terdeteksi.
05:22Kemudian juga
05:23kendaraan-kendaraan yang
05:24yang biasanya terjadi di kota besar
05:26seperti menghindari ganjil genap
05:29ini biasanya gonta-ganti plat supaya
05:30pelanggaran seperti itu.
05:31Namun kalau dengan kita lihat rekaman
05:34baik dari rekaman-rekaman video amatir
05:37kemudian yang terbaru kami punya
05:40rekaman deskam dari mobil patroli kami
05:42ya itu ada rekaman deskam
05:43mulai dari
05:45terindikasi pertama
05:46bergerak dari arah Senin
05:48menuju Gunung Sari itu terlihat
05:50sudah kelihatan
05:51ugal-ugalan
05:53kemudian masuk ke ruas jalan
05:56ruas jalan pertama yang dilanggar itu
05:59ruas jalan Gunung Sari 5
06:01Gunung Sari 5 itu jalur padat
06:03satu arah ini yang ditrobos
06:06itu jalur yang cukup panjang
06:08ya itu sangat nekat sekali
06:10kemudian
06:11jalan kedua
06:12ruas jalan Dr. Sutomo
06:13itu yang simpang 4
06:16apa namanya
06:17simpang 4
06:18pasar baru
06:19yang menuju ke kantor pos
06:21itu kan jalan lebar
06:22yang dimasuki jalan yang sebelah kanan
06:24bukan sebelah kiri yang sebagaimana
06:25lazimnya orang Indonesia
06:26atau kita semua berkendara
06:28pasti ngambil jalan kiri
06:29ini jalan
06:30jalur yang di sebelah kanan
06:32yang memang pastinya akan
06:33berhadapan dengan
06:34kendaraan
06:35itu jalan yang kedua
06:36kemudian ruas jalan terakhir
06:37itulah ruas jalan yang
06:39dia lalui di jalan Gunung Sari
06:41mau tembus ke depan
06:42karena lampu merah
06:43dia putar balik
06:44di jalur yang sama
06:45yang akhirnya terhenti
06:48masyarakat yang memang
06:49sudah sangat geram sekali
06:50dengan perilaku yang sangat
06:51mengancam
06:52keselamatan pengguna jalan baik
06:54ini kan kalau dari
06:55pengakuan
06:55pengemudi atau tersangka
06:57dia bilang katanya
06:59dari Surabaya
07:00betul Pak
07:00apakah ini benar
07:01didapat KTP-nya ini
07:03benar dari Surabaya
07:03dan melakukan perjalanan
07:04dari Surabaya
07:05bersama dengan
07:06rekannya nih
07:09menurut pengakuan
07:10memang
07:11dia melakukan perjalanan
07:13dari Surabaya
07:14sehingga semalam
07:15di Kerawang
07:17menjemput
07:18rekan wanitanya
07:20di
07:20Kerawang
07:22kemudian
07:23hari berikutnya
07:24ataupun tepannya kemarin
07:25mau jalan-jalan
07:26ke Ancol katanya
07:27itu menurut pengakuan
07:28sementara
07:29dari identitas
07:30yang kami temukan
07:31memang
07:31dari KTP-nya
07:34ada dua identitas
07:36yang kita temukan
07:37sementara
07:38berinisial
07:39HS
07:40dan
07:40HM
07:42yang identitas pertama
07:43dari Sidoarjo
07:44kemudian yang kedua
07:45dari Temanggung
07:47Jawa Tengah
07:47ini yang masih terus kami dalami
07:48nah dari
07:49dari teman-teman inilah
07:51kenapa
07:52sampai dengan saat ini
07:53masih dilakukan
07:54penalaman oleh
07:55jajaran
07:55Satreskrim Jakarta Pusat
07:57oke jadi
07:57masih banyak kejanggalan ya
07:58setelah ditetapkan
07:59sebagai tersangka
08:00dalam hal ini
08:01undang-undang
08:01lalu lintas
08:02karena ditemukan tadi
08:03empat tanda kendaraan
08:04bermotor yang berbeda-beda
08:05kemudian juga
08:06dua identitas yang berbeda
08:07termasuk ada beberapa
08:08senjata
08:09yang ditemukan
08:10di dalam mobil
08:11terima kasih
08:11di rantai
08:12Polda Metro Jaya
08:13Kombes Komarudin
08:13terima kasih Mbak Amri
08:14terima kasih
08:15terima kasih
Komentar