00:00Motif penganiayaan polisi oleh seniornya hingga tewas di Makassar terungkap.
00:05Korban, polisi muda yang baru lulus pendidikan dianggap tidak loyal kepada senior.
00:14Duka mendalam dirasakan keluarga almarhum Bribda DP,
00:18personel Direkturat Samapta Polda Sulawesi Selatan yang meninggal di usia 19 tahun.
00:24Tangis haru keluarga tak terbendung saat melihat jenazah korban.
00:28Keluarga mengakui ada temuan sejumlah luka lebam di tubuh korban.
00:33Ayah korban yang juga anggota Polri meyakini putranya tidak punya latar belakang penyakit tertentu.
00:40Pihak keluarga pun langsung meminta jenazah Bribda DP di otopsi agar kematiannya bisa diusut.
00:47Tidak pernah sakit, tidak adalah latar belakang sakitnya.
00:51Dan semenjak di sini, semuanya seharusnya keluar darah terus dari mulut.
00:57Tadi situasi ada yang mengatakan benturan kepala.
01:01Luka kepala tapi tidak ada luka di kepala.
01:03Tidak ada. Tidak ada luka di kepala.
01:06Kalau memang murni, memang ditutup kepala, pasti ada luka di kepala.
01:11Nah ini, darah belakang tersebut.
01:13Kami akan proses untuk minta keadilan.
01:16Apabila memang ada penyelidikan, kami serahkan penyidik polda untuk mengungkap tuntas siapa pelaku dan para penyelidikan.
01:27Penyidik polda Sulawesi Selatan melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa delapan orang saksi.
01:33Polisi akhirnya menetapkan Bribda P, senior korban, sebagai tersangka.
01:39Polisi menyebut motif penganyayaan karena korban dianggap tidak menunjukkan loyalitas dan respek kepada senior.
01:48Polisi menyebut saat itu korban dipanggil oleh pelaku malam sebelum penganyayaan terjadi.
01:54Saat itu korban tidak menghadap.
01:56Esok pagi, korban dijemput pelaku dan dianiaya di asrama Ditsamapta, Polda Sulawesi Selatan.
02:04Mirisnya, penganyayaan itu disaksikan sejumlah teman seangkatan korban.
02:09Rekan-rekan korban tidak ada yang berani melerai dan melaporkan kejadian.
02:14Selain menetapkan satu tersangka, dari delapan saksi yang diperiksa,
02:18dua saksi diperiksa terkait disiplin dan kode etik,
02:21lantaran melihat kejadian tersebut tetapi tidak melaporkannya.
02:26Motif yang menjadi permasalahan yaitu korban atas nama Breda Dirja Pratama
02:36tidak respek atau tidak loyal terhadap senior, yaitu Breda P.
02:43Karena dipanggil berkali-kali namun tidak diindahkan.
02:46Jadi malam dipanggil, kemudian dua kali malam dipanggil tidak menghadap,
02:55kemudian pada pagi hari saat setelah sholat subuh dijemput oleh yang bersangkutan.
03:03Dan menganggap bahwa dia dianggap tidak loyal,
03:07itu motifnya yang berjadian berhasil kita dapatkan dalam proses pemilikan ini.
03:12Staf Ahli Kapolri, Dirjen Purnawirawan Arianto Sutadi menyebut,
03:17berulangnya kekerasan yang melibatkan anggota Polri akibat lemahnya pengawasan dari atasan.
03:24Jadi kebrutalan polisi di lapangan itu adalah karena pengawasannya itu tidak ketat, Pak.
03:30Pengawasan yang ketat itu tidak ketat.
03:32Pelanggaran yang kecil-kecil itu tidak tertindak oleh atasannya.
03:35Karena atasannya itu membiarkan.
03:37Akibatnya anggota yang terbiasa berlaku kekerasan itu tidak berubah.
03:42Kasus polisi muda tewas di tangan senior menambah daftar panjang kekerasan yang melibatkan polisi.
03:50Polda Sulawesi Selatan memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas,
03:55baik pidana dan pelanggaran terhadap kode etik.
03:59Tim Liputan, Kompas TV
04:01Tim Liputan, Kompas TV
Komentar