Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kodim 0618 Kota Bandung menggelar bazar sembako murah yang meliputi beras, minyak goreng, hingga mi instan. Bazar sembako murah ini digelar untuk membantu kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan.

Sembako murah yang digelar di halaman Kodim 0618 langsung diserbu warga. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga mi instan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Untuk mendapatkan paket sembako murah ini, warga harus membeli kupon seharga enam puluh ribu rupiah. Seperti apa pelaksanaan pasar murah di Jawa Timur selama Ramadan? Sudah bersama kami melalui sambungan Zoom, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Bapak Iwan.

#ramadan #jatim #pasarmurah

Baca Juga [FULL] Respons BPJS Watch soal Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Sudah Tepat? | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/653265/full-respons-bpjs-watch-soal-rencana-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-sudah-tepat-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/653267/full-pemprov-jatim-bicara-soal-pelaksanaan-pasar-murah-yang-digelar-selama-ramadan-jmp
Transkrip
00:02Sembako murah yang digelar di halaman Kodim 0618 Bandung, Jawa Barat langsung diserbu warga.
00:09Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga mie instan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
00:17Untuk mendapatkan paket sembako murah ini, warga harus membeli kupon seharga 60 ribu rupiah.
00:42Bazar murah ini akan digelar di sejumlah wilayah di kota Bandung sepanjang bulan Ramadan.
00:47Bazar diharapkan membantu masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.
01:14Sementara itu, pasar murah juga digelar di sejumlah kantor kelurahan di Kediri, Jawa Timur.
01:19Warga memadati pasar murah di kantor kelurahan Betet, Kota Kediri.
01:24Mereka memilih belanja kebutuhan selama Ramadan di pasar murah, karena memiliki selisih harga 2 hingga 3 ribu rupiah jika dibandingkan
01:32di pasaran.
01:34Belanja beras, SPHP, belanja gula, belanja telur, belanja minyak.
01:39Apa yang memilih belanja di sini?
01:41Ya, lebih murah dari pasarannya saja.
01:45Selisihnya antara 2 hingga 3 ribu rupiah.
01:49Wali kota Kediri ikut meninjau kegiatan ini untuk memastikan pasar murah berjalan lancar dan penyalurannya tepat sasaran.
01:56Mereka disini dilupai pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, kemudian kemudian kemudian kita memastikan kesediaan bahan pokok.
02:06Karena kemarin sebetulnya kita juga sudah supi di pasar, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan.
02:14Gerakan pasar murah ini digelar untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar,
02:19sehingga kebutuhan pokok warga bisa terpenuhi selama Ramadan.
02:30Seperti apa pelaksanaan pasar murah di Jawa Timur selama Ramadan?
02:34Sudah bersama kami melalui sambungan Zoom Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.
02:39Pak Iwan, selamat sore Pak Iwan.
02:42Selamat sore, mbak.
02:45Pasar murah ini kan jadi salah satu andalan Pemprov Jatim ya Pak, untuk mengatasi inflasi selama Ramadan.
02:52Sudah berapa tempat digelar pasar murah di Jatim, Pak Iwan?
02:57Terima kasih mbak.
02:58Alhamdulillah hari ini juga saya posisi lagi di pasar murah di kota Mojokerto, kebetulan.
03:04Ini titik yang ke-27 dan tentunya hari ini juga digelar di 15 kabupaten kota di Jawa Timur.
03:13Dan tahun ini kita sudah menyiapkan alokasi untuk 110 titik dalam rangka stabilisasi pengendalian inflasi.
03:21Dan tentunya dalam rangka mendekatkan masyarakat ke dalam kebutuhan pokok sembako gitu.
03:31Berarti kalau dihitung sudah hampir setengah dari target titik yang ditentukan ya Pak Iwan.
03:37Pak Iwan berapa dana yang dialokasikan Pemprov untuk pasar murah ini?
03:40Untuk pasar murah kita mengalokasikan dana sekitar 3,8 miliar dalam rangka stabilisasi ini.
03:48Dan tentunya terutama di pada bulan awal-awal Ramadan kemarin.
03:53Dan juga nanti kita menjelang hari raya Idul Fitri.
03:56Biasanya ada pergerakan harga.
03:58Mudah-mudahan kami sinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di Jawa Timur,
04:03dengan bulog, dengan kabupaten kota yang menangani perdagangan.
04:07Dan kita bergerak dari desa, kelurahan, dari kecamatan ke kecamatan.
04:12Jadi kita tidak berada di mendekati pasar,
04:16tapi kita mendekati ke dalam pemukiman-pemukiman penduduk.
04:19Sehingga kebutuhan pokoknya relatif terjangkau gitu Mbak.
04:23Ini selama pasar murah berlangsung, ada tidak sih Pak Iwan komoditas yang mungkin dikeluhkan warga
04:30karena harganya sangat tinggi, naik begitu harganya.
04:34Itu komoditas apa saja? Berapa harga yang sebenarnya yang dijual di pasar murah ini?
04:41Terima kasih. Jadi untuk data yang sekarang yang terpantau dalam siska perbako kami,
04:47jadi yang pertama adalah yang paling tinggi ini ada di cabai rawit tentunya.
04:56Cabai rawit ini harganya Rp86.000 dari HET Rp40.000 sampai Rp57.000.
05:06Yang kedua tentunya, mohon maaf Mbak, ini kondisi di lapangan ya,
05:09suaranya kalau misalkan terputus-putus.
05:12Yang kedua tentunya daging ayam, daging ayam mendekati ke angka 40
05:17dan sekarang sudah posisi daging ayam di Jawa Timur rata-ratanya sudah Rp38.000
05:24dan telur ayam sudah di Rp29.000.
05:28Terus minyak kita, kita sudah di bawah AET
05:33dan kita akan terus bergerak dalam rangka menstabilkan harga ini
05:37dan memberikan kesempatan kepada masyarakat
05:40untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang murah.
05:44Kalau kendala, Pak Iwan, kalau tidak salah salah satu kendala pasar murah di Jawa Timur itu
05:50adalah belum bisa dilakukannya di wilayah Kepulauan.
05:52Misalnya di wilayah Sumeneb, ada solusinya tidak Pak Iwan?
05:57Kami sudah koordinasi dengan Kabupaten di Sumeneb
06:00dan tentunya yang seperti dilakukan tahun-tahun kemarin
06:03dan dilakukan dengan oleh Ibu Gubernur,
06:06kita mengirim kebutuhan pokok ke sana
06:08dengan Dinas Perhubungan, kita juga bergerak sama di sana
06:11dengan Angkatan Laut dan kita sudah melakukan itu.
06:14Dan ini kami akan kerjakan, Mbak.
06:16Baik, Pak Iwan, terima kasih banyak atas penjelasannya.
06:20Sudah bergabung bersama kami di Kompas TV,
06:23Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.
06:26Selamat sore, Pak Iwan. Sehat selalu.
Komentar

Dianjurkan