Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TAPANULI SELATAN, KOMPAS.TV - Sejalan dengan program pemerintah dalam merehabilitasi hutan dan lahan yang menargetkan pemulihan jutaan hektare lahan kritis hingga tahun 2034, rehabilitasi progresif di site Tambang Martabe menjadi bagian dari gotong royong pemulihan ekosistem.

Untuk mendukung rehabilitasi, Agincourt Resources yang mengelola site Martabe menyiapkan tim khusus dan fasilitas pembibitan atau nursery seluas 6.000 meter persegi didalam site.

Pada tahun 2025, nursery telah memproduksi sebanyak 52,759 bibit spesies tumbuhan cepat tumbuh seperti sengon, waru, jati putih, trembesi, kayu putih, johar serta spesies tumbuhan lokal seperti torop, simarbiliding, barus, jotik- jotik, meranti, macaranga untuk ditanam di area rehabilitasi dan area konservasi.

Salah satu area rehabilitasi di dalam site Martabe adalah Henny Dump, lagan bekas timbunan material sisa tambang yang kini berubah menjadi area hijau dengan vegetasi beragam yang menyerupai hutan alami.

Rehabilitasi tidak hanya dinilai dari tampilan visual.

Secara ilmiah, vegetasi yang tumbuh berperan dakam fitoremediasi yaitu membantu menyaring dan menyerap zat tertentu dari tanah.

Berdasarkan pemantauan selama 4 tahun hingga tahun 2022, tercatat konsentrasi logam besi atau ferrum di Henny Dump turun drastis hingga 82 persen.

Dalam melakukan rehabikitasi lahan, PTAR didampingi panel penasehat keanekaragaman hayati yang terdiri dari 6 ilmuwan biodiversitas dan konservasi.

Panel independen yang berdiri sejak tahun 2019 ini memberikan masukan ilmiah, termasuk efektifitas rehabikitasi.

Hingga tahun 2025, Agincourt Resources telah merehabilitasi 53,92 hektare sebagai bagian dari komitmen memulihkan lagan pasca membuka area kerja.

Baca Juga BNPB Ungkap 108 DAS Kritis, Ancaman Banjir Berulang jika Tak Direhabilitasi di https://www.kompas.tv/nasional/649977/bnpb-ungkap-108-das-kritis-ancaman-banjir-berulang-jika-tak-direhabilitasi

#rehabilitasi #agincourtresources #lahan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652807/pt-agincourt-resources-rehabilitasi-lahan-tambang-martabe-secara-progresif
Transkrip
00:00Saudara pembukaan lahan untuk kegiatan pertabangan membawa kesekuensi, yaitu lahan harus dipulihkan.
00:07Di Tabang Emas Martabe Tapanuli Selatan Sumatera Utara, rehabilitasi lahan dilakukan progresif
00:12dengan pendekatan membangun ekosistem hutan yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya.
00:18Rehabilitasi ini dilakukan sejak operasi berjalan pada tahun 2012
00:22dan akan terus berlanjut hingga pasca tambang untuk bisa memulihkan lingkungan.
00:32Sejalan dengan program pemerintah dalam merehabilitasi hutan dan lahan
00:36yang menargetkan pemulihan jutaan hektare lahan kritis hingga tahun 2034,
00:41rehabilitasi progresif di site Tambang Martabe menjadi bagian dari gotong royong pemulihan ekosistem.
00:48Untuk mendukung rehabilitasi, Agent Court Resources yang mengelola site Martabe
00:52menyiapkan tim khusus dan fasilitas pembibitan atau nursery seluas 6.000 meter persegi di dalam site.
01:00Pada tahun 2025, nursery telah memproduksi sebanyak 52.759 bibit spesies tumbuhan
01:06dan cepat tumbuh seperti sengon, waru, jati putih, termbesi, kayu putih, johar,
01:13serta spesies tumbuhan lokal seperti torop, simar biliding, barus, jotik-jotik, meranti, macaranga,
01:21untuk ditanam di area rehabilitasi dan area konservasi.
01:25Salah satu area rehabilitasi di dalam site Martabe adalah Henidam,
01:30lahan bekas timbunan material sisa tambang yang kini berubah menjadi area hijau
01:34dengan vegetasi beragam yang menyerupai hutan alam.
01:37Nah, rehabilitasi ini dilakukan dengan,
01:42diawali dengan penanaman legume cover corpse atau LCC.
01:46Rehabilitasi, fungsinya adalah untuk membantu untuk meningkatkan unsur hara pada tanah tadi,
01:51meskipun sudah kita lakukan pelapisan soil atau tanah pucuk.
01:56Nah, selanjutnya setelah melakukan penanaman dengan LCC,
01:59maka kita akan menanam dengan tanaman fast growing atau cepat tumbuh.
02:03Tanaman fast growing atau cepat tumbuh ini diharapkan bisa segera membantu memulihkan fungsi lahan itu tadi.
02:12Rehabilitasi tidak hanya dinilai dari tampilan visual.
02:15Secara ilmiah, vegetasi yang tumbuh berperan dalam vitore mediasi,
02:19yaitu membantu menyaring dan menyerap zat tertentu dari tanah.
02:24Berdasarkan pemantauan selama 4 tahun hingga tahun 2022,
02:28tercatat konsentrasi logam besi atau ferrum di Henidam turun drastis hingga 82 persen.
02:35Dalam melakukan rehabilitasi lahan, PT AR didampingi panel penasehat keanekaragaman hayati
02:41yang terdiri dari 6 ilmuwan biodiversitas dan konservasi.
02:45Panel independen yang berdiri sejak tahun 2019 ini memberikan masukan ilmiah,
02:50termasuk efektivitas rehabilitasi.
02:53Kalau saya memandang, rehabilitasi lahan itu sangat urgen,
02:57barangkali dengan kondisi vegetasi yang ada sekarang di Batang Toru.
03:01Ini memang harus dilakukan sejak awal.
03:05Kalau saya, rehabilitasi lahan ini harus berfokus kepada
03:09bagaimana pemanfaatan hasil rehabilitasi ini bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.
03:16Artinya baik secara ekosistem atau spesies yang ada dalam ekosistem Batang Toru itu.
03:21Misalnya ya, bisa dimanfaatkan pakan untuk spesies-spesies yang ada di ekosistem Batang Toru.
03:27Kemudian untuk lahan, artinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat
03:31setelah berkelanjutan.
03:32Hingga tahun 2025,
03:35Agent Court Resources telah merehabilitasi 53,92 hektare
03:40sebagai bagian dari komitmen memulihkan lahan pasca membuka area kerja.
03:44Terima kasih.
03:45Terima kasih.
03:46Terima kasih.
03:46Terima kasih.
03:47Terima kasih.
03:47Terima kasih.
03:47Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan