Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Harga plastik di Pasar Kosambi, Kota Bandung, naik hampir 100 persen. Kenaikan harga plastik dipicu oleh bahan baku yang sulit didapat.

Harga plastik dari berbagai jenis di Pasar Kosambi, Kota Bandung, melambung hampir 100 persen.

Plastik jenis HD tipis ukuran satu kilogram dijual dengan harga 55 ribu rupiah per kilogram, dari sebelumnya 28 ribu rupiah.

Plastik AA tipis yang tadinya dijual 28 ribu rupiah kini menjadi 54 ribu rupiah per kilogram.

Menurut pedagang, kenaikan harga plastik ini dipicu bahan baku yang sulit didapat, sehingga pabrik mengalami kendala produksi.

Kenaikan harga plastik ini sudah berlangsung sejak tiga pekan terakhir. Pedagang dan konsumen berharap harga plastik dapat kembali normal.

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, harga plastik naik hingga 40 persen dalam sepekan terakhir.

Kenaikan yang dipicu konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Harga kantong plastik ukuran sedang yang paling banyak digunakan semula 5 ribu rupiah kini 7 ribu rupiah per pak.

Sementara kantong plastik ukuran besar yang semula 11 ribu rupiah kini menjadi 15 ribu rupiah per pak.

Sementara kenaikan signifikan terjadi pada harga styrofoam dari 300 ribu rupiah per bal kini naik menjadi 400 ribu rupiah per bal.

#plastik #hargaplastik #produksiplastik

Baca Juga Progres Perbaikan dan Dampak Pasca KA Bangunkarta Anjlok | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/661379/progres-perbaikan-dan-dampak-pasca-ka-bangunkarta-anjlok-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661382/bahan-baku-langka-ini-harga-plastik-di-bandung-dan-banjarmasin-kompas-siang
Transkrip
00:00Harga plastik di pasar Kosambi, Kota Bandung naik hampir 100%.
00:04Kenaikan harga plastik dipicu oleh bahan baku yang sulit didapatkan.
00:11Harga plastik dari berbagai jenis di pasar Kosambi, Kota Bandung melambung hampir 100%.
00:18Plastik jenis HD tipis ukuran 1 kg dijual dengan harga Rp55.000 per kg.
00:25Dari sebelumnya Rp28.000.
00:28Plastik AA tipis yang tadinya dijual Rp28.000, kini menjadi Rp4.000, maksud kami Rp54.000 per kg.
00:37Menurut pedagang, kenaikan harga plastik ini dipicu bahan baku yang sulit didapat.
00:42Sehingga pabrik mengalami kendala produksi.
00:45Kenaikan harga plastik ini sudah berlangsung sejak 3 pekan terakhir.
00:50Pedagang dan konsumen berharap harga plastik dapat kembali normal.
00:57Sekarang sudah mencapai hampir 100% naiknya plastik.
01:01Namanya plastik sudah hampir 100%.
01:04Kalau di harga Rp30.000, sekarang harus jual Rp60.000.
01:09100% naiknya apa ya?
01:10100%.
01:32Sementara itu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, harga plastik naik hingga 40% dalam sepekan terakhir.
01:38Kenaikan yang dipicu konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
01:42Harga kantong plastik ukuran sedang yang paling banyak digunakan semula Rp5.000, kini Rp7.000 per pak.
01:49Sementara kantong plastik ukuran besar yang semula Rp11.000, kini menjadi Rp15.000 per pak.
01:56Sementara kenaikan signifikan terjadi pada harga stereofoam dari Rp300.000 per bal, kini naik menjadi Rp400.000 per bal.
02:11Ini tidak menentu, bergejolak lah isinya.
02:14Tidak ada agaknya stabil, turun-turun.
02:17Eh naik-naik, naik-naik.
02:18Tidak ada turun banget, naik-naiknya nanti berkala.
02:22Naik-naik, naik.
02:23Jadi stop, naik kelebihan.
02:24Kalau di total-total naik, sekitar ada yang sampai 40%.
02:41Dan untuk mengetahui informasi terkini terkait kenaikan harga plastik di pasaran,
02:46kita sudah terhubung dengan dua tim jurnalis Kompas TV.
02:49Ada Vida Alatas dan juru kamera Reza Pratama dari Bandung, Jawa Barat,
02:53serta Prisila Nikola dan juru kamera Saida Aisyah dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
02:58Yang pertama kita ke Bandung terlebih dahulu.
03:01Selamat siang, Vida.
03:02Bagaimana dengan pantauan Anda terkait dengan kenaikan harga plastik di kota Bandung saat ini?
03:11Imron di kota Bandung harga plastik ini naiknya sudah mencapai 100%
03:17dan salah satunya adalah di tempat kami melaporkan saat ini,
03:21tepatnya di Pasar Kosa Ambi, kota Bandung.
03:22Tapi Imron, selain di Pasar Kosa Ambi, kota Bandung,
03:26di tempat-tempat penjualan plastik lainnya,
03:28ini juga kami pantau mengalami kenaikan dengan range atau kenaikan yang sama.
03:36Responnya dari para pedagang, Imron dan juga saudara,
03:40ini akhirnya kemudian berdampak pada berkurangnya margin atau keuntungan dari para pedagang.
03:48Dan harga plastik ini naik sudah berkisar antara 3 pekan kebelakang Imron,
03:55tepatnya H-10 sebelum lebaran,
03:58di mana kenaikan ini terus terjadi secara bertahap mulai dari Rp2.000, Rp3.000 hingga bahkan Rp5.000 perharinya.
04:06Dan untuk saat ini Imron dan juga saudara,
04:10harga plastik di pasar ini sudah naik diantaranya adalah jenis plastik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat
04:19dan juga UMKM atau pedagang kecil,
04:21di mana contohnya ini adalah plastik HD tipis ukuran 1 kg yang biasa dipakai oleh pedagang makanan
04:28dan juga pedagang minuman begitu ya,
04:31yang naik kalau biasanya di harga Rp28.000 per kilogram saat ini dibanderol Rp55.000.
04:40Selain plastik jenis tersebut,
04:43Imron dan juga saudara yang juga naik ini adalah plastik AA tipis
04:47yang tadinya juga dijual Rp28.000 per kilogram,
04:51kini menjadi Rp54.000 per kilogram.
04:54Selain dua jenis plastik tersebut,
04:56ada juga plastik sampah hitam yang ukuran 90x120,
05:02yang juga naik harganya, tadinya Rp20.000 per kilogram,
05:05ini menjadi Rp30.000 per kilogram.
05:09Respon masyarakat, utamanya UMKM atau pedagang kecil yang membutuhkan plastik-plastik ini
05:15beragam ada yang memang tetap membeli karena kebutuhan,
05:18ada juga yang tidak membeli atau mengurangi pembelian
05:21karena tingginya harga plastik yang sampai 100 kali lipat.
05:25Dan selain dikeluhkan oleh para pedagang plastik
05:29dan juga pedagang kecil yang banyak menggunakan plastik,
05:33kenaikan harga plastik ini juga dikeluhkan oleh para perajin atau para industri pengolahan.
05:41Salah satunya adalah di kawasan Cibuntu, Kota Bandung
05:44yang memang menyebutkan harga dari biji plastik ini naik
05:49dan juga pasokannya ini berkurang atau sulit didapatkan.
05:54Hal ini disebut-sebut dikarenakan konflik di Temur Tengah
05:58yang membuat akhirnya pasokan dan juga harga dari biji plastik ini naik.
06:03Tentunya harapannya Imron dan juga saudara pemerintah ini bisa mengendalikan harga dari plastik
06:09atau memberikan alternatif begitu ya bagi masyarakat dan juga pedagang
06:14terkait kebutuhan plastik di masyarakat ini Imron.
06:17Baik, kenaikan harga plastik di Pasar Kota Bandung sudah terjadi sejak 3 perakan terakhir
06:23dan kenaikan terjadi pada sejumlah jenis plastik dengan harga yang mencapai 100%.
06:27Terima kasih atas leporan Anda Jurnalis Kompas TV, Vidal Atas dan Juru Kamera Reza Pratama.
06:32Dari Bandung kita ke Banjarmasin, sudah ada Priscila Nikola di sana.
06:36Selamat pagi, selamat siang Priscila.
06:38Bagaimana dengan kenaikan harga plastik di wilayah Banjarmasin saat ini?
06:43Ya, selamat siang Imron dan juga saudara.
06:46Perlu diketahui di Banjarmasin, Kalimantan Selatan sendiri
06:50untuk hampir semua jenis bahan baku plastik ini mencapai kenaikan hingga di angka 40% dari harga biasanya.
06:58Kenaikan ini terjadi tentunya karena setelah konflik di Timur Tengah yang terjadi di Iran dan juga Amerika.
07:08Harga ini meningkat hampir di seluruh bahan yang berbahan baku plastik
07:13mulai dari kantong kresek plastik dan juga stereofoam hingga gelas plastik
07:19yang diperkirakan harga plastik ini akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
07:24Yang paling signifikan ini saudara terjadi pada harga stereofoam yang mencapai kenaikan hingga 100 ribu rupiah.
07:32Di mana untuk harga semula per balnya ini berkisar di harga 300 ribu rupiah naik menjadi 400 ribu rupiah per
07:40balnya.
07:40Sementara untuk harga satuannya sendiri dijual yang semula 35 ribu rupiah ini hingga mencapai 40 ribu rupiah.
07:49Sementara di harga kantong plastik ukuran kecil ini berkisar di harga 2 ribu hingga 3 ribu rupiah.
07:56Dan untuk ukuran sedang ini berkisar di harga 7 ribu rupiah dari yang semula berharga di sekitar 5 ribu rupiah.
08:06Untuk kantong plastik ukuran besar sendiri yang semula 11 ribu rupiah saudara kini naik menjadi 15 ribu rupiah per paknya.
08:14Sementara itu saudara kenaikan plastik lainnya juga berada pada harga gelas plastik.
08:21Yang sebelumnya ini dijual per dusnya seharga 280 ribu rupiah ini naik hingga mencapai 500 ribu rupiah per dus.
08:31Dan untuk harga ceran per 50 gelasnya sendiri sebelumnya dijual 10 ribu rupiah naik menjadi 15 ribu rupiah saudara.
08:40Kenaikan plastik ini merupakan bahan utama sejumlah pedagang UMKM.
08:46Tentu sangat berdampak bagi penjualan mereka seperti para pedagang kuliner atau usaha catering yang mulai menyesuaikan harga jual mereka dan
08:56juga porsi dari produk yang mereka jual.
09:01Ini tentunya agar harga yang mereka jual masih dalam jangkauan pembeli dan juga menjaga margin keuntungan mereka.
09:08Tak hanya itu selain pedagang plastik ini juga mulai berhati-hati saudara untuk menjaga stok barang jualan mereka.
09:17Agar mengantisipasi kerugian dari sejumlah stok barang yang sudah mereka siapkan sebelumnya.
09:25Sementara itu untuk harga bahan lainnya yang tidak berbahan baku plastik ini terpantau masih di harga yang kondisi masih stabil
09:34seperti hari biasanya.
09:36Sementara itu untuk para pedagang dan juga pembeli dan juga masyarakat di Banjarmasin ini sendiri tentunya berharap agar konflik di
09:44Timur Tengah ini segera meredah dan pemerintah dapat mengambil langkah taktis untuk menjaga dan menstabilkan kembali harga bahan baku yang
09:54menggunakan bahan utama plastik baik di Banjarmasin dan wilayah lainnya di Indonesia ini.
10:00Baik, harga plastik berbagai jenis di wilayah Banjarmasin meningkat hingga 40 persen.
10:05Sementara itu selain plastik ada juga harga serofoam yang naik cukup signifikan dari 300 ribu rupiah per bal menjadi 400
10:12ribu rupiah per bal.
10:13Terima kasih atas laporan Anda Jurnalist Kompas TV Prisila Nikola dan Juru Kamera Sayyidah Aisyah dari Banjarmasin.
10:18Dan sebelumnya ada Jurnalist Kompas TV Vida Alatas dan Juru Kamera Reza Pratama dari Bandung, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan