00:00Sebelumnya saudara, insiden anjloknya kereta api bangun karta jurusan Jombang Pasar Senen
00:06terjadi di jalur menuju stasiun Bumi Ayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
00:10Lima orang terluka dalam kejadian ini.
00:17Kereta api bangun karta jurusan Jombang Pasar Senen, Anjlok
00:20menjelang stasiun Bumi Ayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
00:24Menurut PT KAI, setidaknya ada tiga gerbong yang anjlok.
00:27Sebagian gerbong kereta keluar dari rel dan hampir terguling.
00:31PT KAI Dao Prima Purwokerto mencatat,
00:34akibat anjloknya kereta, sebanyak 27 perjalanan kereta terganggu
00:38sehingga dilakukan rekayasa jalur ke lintas utara dan selatan.
00:42Sementara penumpang kereta api bangun karta yang anjlok dialihkan menggunakan bus.
00:47Mereka dievakuasi menggunakan 10 bus yang telah disediakan oleh PT KAI ketujuan masing-masing.
00:53Sejumlah penumpang mengaku panik saat kereta anjlok,
00:56apalagi saat kejadian banyak penumpang yang sedang tidur.
01:11Waktu itu Mas Ilham di gerbong berapanya?
01:14Mas Ilham di gerbong berapa?
01:17Gerbong satu.
01:21Sempat panik nggak?
01:23Ya, kaget.
01:28PT KAI Dao Prima Purwokerto pun langsung melakukan pemindahan gerbong kereta yang anjlok.
01:33Dua unit alat derek berat atau krain dikerahkan untuk membantu proses itu.
01:38Minimnya pencahayaan di lokasi kejadian menjadi kendala utama selama upaya pemindahan gerbong.
01:43Penyebab anjloknya tiga gerbong kereta api bangun kartan jurusan Jombang, Jawa Timur, Pasar Senen, Jakarta ini pun tengah diselidiki.
01:51Dalam insiden itu, lima penumpang terluka.
01:55Untuk penyebab sendiri saat ini masih belum diketahui ya, masih kami melakukan investigasi lebih lanjut.
02:04Untuk korban, kami ini ya hanya korban luka ringan saja memar-memar sedikit seperti itu.
02:12Untuk kondisinya sekarang di mana Pak?
02:14Kondisi korban yang mengalami luka ringan tersebut sudah ditangani oleh tim medis kami di Stasun Bumiayu.
02:22Proses pemindahan tiga gerbongnya anjlok dinyatakan selesai pada selasa pagi.
02:27Seluruh gerbong yang sempat anjlok kini sudah ditarik ke Stasiun Bumiayu untuk menjalani penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
02:34Yuli Hardianto, Kompas TV, Brebes, Jawa Tengah
02:41Untuk mengetahui bagaimana progres perbaikan dan dampaknya pada perjalanan kereta api,
02:46kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV, Yuli Hardianto di Brebes, Jawa Tengah.
02:50Selamat siang, Yuli.
02:51Perbaikan rel kereta api kini telah rampung.
02:54Jadi, kereta api dengan relasi mana saja yang sudah diperbolehkan melintasi jalur ini?
03:00Baik, selamat siang Imron dan juga saudara.
03:03Saat ini saya berada di Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,
03:07di mana lokasi stasiun ini memang jaraknya sekitar 1 km dari titik lokasi terjadinya kereta mengalami anjlok.
03:19Perbaikan rel kereta api memang telah rampung,
03:23namun jumlah petugas masih disinggalkan di lokasi titik pasca terjadinya peristiwa kereta anjlok tersebut
03:32untuk memastikan kondisi rel yang sempat terjadi kendala tersebut bisa dilalui dengan baik.
03:43Jadi, seluruh relasi sehingga dari pagi, dari pantauan kami, dari pukul 6 pagi hingga saat ini
03:53memang jumlah kereta sudah bisa melewati seluruhnya,
03:58baik dari relasi Jombang-Jakarta dan juga Jogja-Jakarta,
04:05dan seluruhnya memang sudah diperbolehkan melintasi di emplacement stasiun Bumiayu ini.
04:14Namun demikian, pelaju kereta yang melintasi ke titik pasca terjadinya kereta anjlok, kereta bangun karta tersebut,
04:27memang petugas masih membatasi kecepatannya.
04:30Hal ini untuk mengantisipasi dan juga melakukan evaluasi bahwa titik terjadinya gerbong anjlok tersebut
04:44untuk memastikan bahwa kondisinya sudah aman.
04:49Sehingga petugas memantau agar perjalanan yang sesuai dengan kecepatan yang normal ini
04:59bisa berangsur membaik. Begitu Imron.
05:02Baik perbaikan rel, kereta api telah rampung sejak pagi hari tadi,
05:07namun kereta yang melintas tetap dibatasi untuk kecepatannya.
05:09Sementara itu sejumlah petugas juga masih dikerahkan di titik anjloknya kereta
05:13untuk menyelidiki penyebab pasti anjloknya kereta.
05:15Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalus Kompas TV, Yuli Hardianto, yang melaporkan dari Berbes, Jawa Tengah.
05:20Terima kasih atas laporan Anda.
Komentar