Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI periode 20112013, Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto menanggapi dugaan keterkaitan kawasan Panglima Polim dengan aktivitas intelijen.

Soleman menyebut lokasi tersebut memang memiliki keterkaitan dengan BAIS TNI. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih sebatas kemungkinan.

Terkait dugaan keterlibatan struktur intelijen dalam serangan terhadap Andrie Yunus, Soleman justru meragukannya. Bahkan, ia menyebut jika benar operasi ini melibatkan struktur komando tinggi, hasilnya akan berbeda.

"Jadi kalau itu betul-betul dipimpin seorang Pati, dilaksanakan oleh seorang Kolonel, Andrie Yunus tidak akan pernah pulang rumah," ujarnya.

Soleman menilai, motif yang paling mungkin dalam kasus ini adalah balas dendam. Ia mengaitkan kemungkinan tersebut dengan peristiwa sebelumnya yang melibatkan korban.



Bagaimana menurut Anda?


#andrieyunus #aktivis #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/661378/kasus-andrie-yunus-eks-kepala-bais-singgung-dugaan-motif-balas-dendam
Transkrip
00:24Jalan Panglima Polim
00:30Jalan Panglima Polim
01:00Saya rumah dulu rumah saya di situ rumah
01:01Kak Baiz
01:02Bisa saja itu tidak dipakai
01:04Lanjut dipakai untuk
01:05Menjadi safe house
01:06Penyiapan anggota-anggota yang
01:08Akan berangkat kepada penugasan
01:10Bisa saja
01:11Tidak menutup kemungkinan
01:12Para ternoba pelaku
01:13Berangkat dari rumah
01:14Bisa saja
01:17Rumah itu adalah rumah
01:19Baiz yang disiapkan
01:21Untuk kepala Baiz
01:23Kalau yang tidak punya rumah
01:24Di Jakarta
01:25Ada yang dari
01:27Jogja, Solo
01:27lah saya sudah punya rumah disini ngapain aku tinggal situ jadi kalau ada yang menyimpulkan
01:33bahwa disitulah disiapkan untuk Amri nah itu hanya di pengadilan aja nanti Pak Soleman terkait
01:41dengan modus operandi yang kemudian dijalankan banyak yang menilai bahwa ini dilakukan secara
01:45terstruktur bahkan tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan perwira menengah bahkan perwira
01:50lagi kalau ingat ya ingat-ingat satu kata saya ingatkan bahis itu adalah satuan yang terpilih
01:59anggotanya terlatih anggotanya terstruktur pekerjaannya dan satu lagi senyap-senyap jadi
02:10kalau itu betul-betul dipimpin seorang pati dilaksanakan oleh seorang kolonel Andri tidak
02:17tidak akan pernah pulang rumah artinya ketika pernyataan dari Pak Soleman menyebut bahwa
02:24kecil kemungkinan ada keterlibatan perwira menengah ataupun perwira tinggi artinya tindakan ini tidak
02:29karena motif yang paling memungkinkan apa Pak balas dendam balas dendam ya itu setelah saya setelah
02:37setelah hari dari mulai dari kemarin setelah saya baru tahu bahwa pada satu ketika Andri bisa
02:45menerobos masuk ruang persidangan nah menerobos masuk persidangan itu kan artinya ada barikade
02:54pengamanan yang lolos nah orang-orang pam ini pasti kena hukum karena ini lolos nah sangat mungkin
03:00mereka ini sangat mungkin sangat mungkin mereka yang menjaga dan mereka yang dapat hukuman gara-gara itu
03:07itu menurut saya karena saya berdasarkan apa psikologis anak-anak ini saya tahu mereka itu kalau
03:14yang terhukum dia pasti cari balas kalau tadi Pak Soleman sudah menyebutkan bahwa bisa dikatakan
03:22aksi ini memungkinkan adalah aksi balas dendam saya ingin tanyakan artinya apakah hal yang kemudian
03:28dilakukan oleh terduga pelaku yang merupakan anggota by stand ini sangat jauh dari tugas dari
03:34Baiz TNI itu sendiri atau seperti apa tugas Baiznya pasti jauh ya berjauh lah masa Baiz kerjanya suruh
03:42ngerjain orang-orang itu kan dia pasti enggak lah tapi untuk tugas utama dari Baiz TNI itu sendiri
03:48sudah menghilangkan ancaman militer ancaman pemberontakan terorisme apalagi itu kan ada di undang-undang
03:56itu jelas ini terorisme tindakan biadab kalau kita kejar harus kita usut harus kita usut artinya
04:08narasi yang kemudian disampaikan oleh presiden bahwa aksinya aksi teror anda sepakat dengan hal ini
04:12ya bisa aja non intelligent teroris kok kan itu bilang tadi presiden itu adalah seorang militer seorang
04:21kopasus dia tahu tugas intelijen tiga infiltrasi sabotase yang menghasilkan teror makanya bisa teroris
04:29ya silakan aja memang itu pekerjaannya nampaknya dilakukan secara sistematik dan terencana apakah
04:38ini betul merupakan operasi senyap intelijen
Komentar

Dianjurkan