Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengungkapkan pemerintah akan menata kembali lahan negara yang saat ini dikuasai pihak lain, termasuk di kawasan strategis Tanah Abang, Jakarta.

Ara, sapaan akrabnya, mengatakan langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar aset negara dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan negara.

Video editor: Aqshal

#maruarar #prabowo

Baca Juga Respons Seskab Teddy soal Prabowo Akan Reshuffle Kabinet: Tunggu Saja di https://www.kompas.tv/nasional/661374/respons-seskab-teddy-soal-prabowo-akan-reshuffle-kabinet-tunggu-saja



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661394/menteri-maruarar-ungkap-instruksi-prabowo-ambil-kembali-lahan-negara
Transkrip
00:00Kami sampaikan kepada teman-teman media,
00:03barusan kami rapat bersama Bapak Presiden
00:05dan dukungan yang luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo
00:09untuk perumahan rakyat.
00:12Satu diantaranya ada langkah strategis
00:17untuk peningkatan bedah rumah,
00:24bedah rumah rakyat.
00:25Ya, sedang dipersiapkan bersama dengan Menteri Keuangan
00:31dan Bapak Men Seknek dan Pak Seskap
00:34untuk renovasi rumah rakyat di Suruh Indonesia.
00:39Tahun lalu itu 45 ribu rumah.
00:44Tahun ini 400 ribu rumah.
00:47Tahun lalu ada 220 kabupaten dan kota
00:51yang tidak dapat, sekitar 220.
00:53Tahun ini semua kabupaten dan kota
00:57disuruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah
01:00dari Bapak Presiden Prabowo.
01:02Jadi ini program yang sangat signifikan
01:04dan akan menggerakkan ekonomi
01:06dan juga akan berkeadilan.
01:09Kemudian juga arahan beliau
01:14bagaimana fokus di kota-kota,
01:17bagaimana lahan-lahan negara,
01:19terutama dari kereta api
01:21yang ada di BUMN maupun dan antara
01:23itu diprioritaskan untuk rumah susun.
01:27Dalam dua hari ini,
01:30kami sudah menyisir secara bertahap
01:32bersama di rut kereta api
01:34dan juga dengan
01:35Kepala Badan Pengaturan BUMN, Pak Doning.
01:40Kemarin di Jakarta,
01:42di kawasan Tanah Abang.
01:43Jadi bagaimana lahan-lahan negara ini
01:46bisa dikelola untuk perumahan rakyat.
01:50Nanti dikombinasi juga
01:51untuk masyarakat berpengasian rendah
01:54juga yang menengah,
01:56supaya ada kombinasi.
01:58Kemudian juga di Bandung,
02:00tadi saya silaporkan bersama di rut kereta api,
02:02kita juga sudah menyisir
02:04beberapa potensi lahan yang sangat potensial.
02:08Akhir bulan ini kami akan mulai
02:10bersama dengan di rut kereta api,
02:11ya direncanakan, mulai mempersiapkan
02:14untuk pembangunan di Kota Bandung.
02:17Kemudian juga atas arahan Presiden Prabowo,
02:20hasil beliau turun ke lapangan
02:24dua minggu lalu di daerah Senen,
02:25itu sudah mulai dibangun
02:27di kawasan Jalan Keramat ya,
02:31itu saya bersama Pak Doni,
02:35arahan Pak Rosan juga,
02:39sekitar 300 rumah
02:40di kawasan Senen.
02:44Kemudian juga sedang dipersiapkan
02:47oleh kereta api,
02:49KAI 500 rumah berikutnya,
02:52yang akan segera diproses.
02:55Kalau yang di Senen itu akan jadi
02:5715 Juni,
02:59berarti dua bulan lagi,
03:0115 Juni 2026.
03:05Kemudian juga langkah-langkah tadi ya,
03:08kami sampaikan,
03:10bahwa aset-aset negara ini
03:15harus makin berkualitas,
03:19artinya bagaimana bisa digunakan
03:23untuk kepentingan negara dan kepentingan rakyat,
03:25dan utamanya di daerah strategis.
03:28Tadi juga arahan Presiden,
03:30Bapak Presiden Prabowo,
03:32sudah mengarahkan untuk
03:33Pak Nusron, Menteri ATR,
03:35untuk mempersiapkan lahan-lahan
03:37untuk perumahan.
03:38Dengan cepat,
03:40sehingga nantinya
03:41lahan yang dipersiapkan Pak Nusron,
03:43kita juga sudah mendapatkan arahan
03:45untuk bisa dipersiapkan
03:47pembiayaannya dan pembangunannya
03:49oleh Danantara.
03:50Jadi sinergi ini
03:52tadi sudah diputuskan
03:53dan untuk bisa dikerjakan
03:55dengan masif.
03:57Saya rasa itu.
04:00Terima kasih.
04:03Tadi saya katakan,
04:05untuk tahapan pertama ini,
04:07tanggal 15 Januari,
04:09itu yang disiniankan
04:09jadi sekitar 300 lebih,
04:12324 kalau saya tidak salah.
04:13Angkanya ya,
04:1415 Juni 2026.
04:18Kemudian,
04:19kereta api juga sedang mempersiapkan
04:20500 unit lagi.
04:22Ya, di Jakarta.
04:26Ya, dari hasil tindak lanjut
04:28daripada kunjungan itu.
04:30Jadi totalnya 824 unit.
04:34Kita berharap itu.
04:36Tapi yang jadi duluan
04:36mungkin yang di Senin.
04:38324 unit.
04:40Kemudian beberapa lokasi
04:41juga kita mendapatkan dukungan
04:43dari CSR perusahaan.
04:47Misalnya dari Astra,
04:49itu sudah komit
04:50seribu rumah
04:53rumah susun.
04:55Jadi seribu unit
04:56rumah susun.
04:58Jadi kita akan siapkan itu.
04:59Tanahnya kita akan siapkan.
05:01Kemudian yang membangun
05:02nanti Astra.
05:03Kemudian diserahkan kepada negara.
05:04Jadi gotong royong juga terjadi.
05:06Ada APBN,
05:07ada Danantara,
05:08dan juga ada swasta,
05:09ada yayasan.
05:09Biar bekerja dengan cepat.
05:14Nah, itu kita sedang atur
05:15bagaimana
05:17kepemilikannya.
05:18Ada yang kita pastikan
05:20ada dengan sewa juga.
05:22Nanti kita lihat aturannya.
05:24Tetapi kita bangun dulu aja.
05:25Biar cepat ya.
05:26Jadi kita bangun.
05:27Sambil menyusul,
05:28nanti aturannya kita persiapkan.
05:30Mana yang bisa.
05:32sementara ini tentu cukup banyak
05:33yang bersifat sewa ya.
05:36Sewa dengan harga yang terjangkau.
05:39Saya rasa itu ya.
05:46Seperti saya dapat laporan
05:47dari Pak Doni
05:48dan dari kereta api
05:51cukup banyak.
05:52Seperti yang saya lihat tadi pagi
05:53di kawasan Bandung.
05:57Itu cukup banyak ya.
05:58Yang memang
05:59tanah kereta api
06:00tetapi
06:01sudah diduduki
06:03oleh masyarakat.
06:04Kemudian juga kemarin
06:06di Tanah Abang
06:06kita melihat
06:07ada beberapa lokasi
06:08juga
06:09kita akan komunikasikan
06:11karena itu adalah
06:12tanah negara
06:13tentunya itu
06:14digunakan untuk
06:15kepentingan negara
06:16dan rakyat Indonesia.
06:20Ya tentu
06:21bisa masyarakat
06:22bisa
06:23kita bicarakan baik-baik lah.
06:25Yang pasti tanah negara itu
06:26arahan Presiden Prabowo
06:28digunakan untuk
06:29kepentingan negara
06:30termasuk juga
06:31di daerah-daerah
06:32beberapa titik
06:33yang nanti kita akan
06:34sampaikan.
06:35Ya pada waktunya
06:36akan ada
06:38ada langkah-langkah
06:39yang disampaikan
06:40secara besar
06:40oleh Bapak Presiden
06:42untuk melakukan
06:42suatu perubahan
06:43yang signifikan
06:44bagaimana
06:45lahan-lahan-lahan negara ini
06:46dan saya katakan
06:47sedang dipersiapkan
06:48panusron
06:49di beberapa titik
06:50lahan-lahannya
06:50nanti akan diumumkan
06:51pada waktunya
06:52kemudian
06:53pembiayanya oleh
06:54dan antara
06:54kemudian itu juga
06:56akan ada skema
06:56untuk bisa
06:57mempermudah
06:58seperti untuk rumah
07:00subsidi kan
07:01sudah diberikan
07:01BPHTB gratis
07:03Bia Perolehan Tanah Bangunan
07:04gratis
07:04dulu bayar
07:05bagi MBR
07:06masyarakat berbesar rendah
07:08kemudian PBG
07:09sudah diberikan gratis
07:10dari November
07:11tahun lalu.
07:11jadi artinya
07:12intervensi negara
07:13jelas
07:14dari aturan
07:15itu pajak-pajaknya
07:17dinolkan
07:17BPHTB dan PBG
07:19itu pajak-pajak
07:20yang tadinya
07:22dia mesti bayar
07:23rakyat mesti bayar
07:24rakyat mesti bayar
07:24sudah dinolkan
07:25mulai tahun lalu
07:27oleh Bapak Presiden.
07:34Kita tentu
07:35akan bekerjasama
07:36dengan BPS
07:36ya mas ya
07:37supaya tentu
07:38ada aturannya
07:39seperti misalnya
07:40kita melakukan
07:41renovasi rumah
07:42itu ada di
07:42sil 1
07:43sampai di sil 4
07:44jadi tentu
07:45ada aturannya
07:46bagaimana
07:47yang berhak
07:47mendapatkan
07:48supaya tepat
07:49sasaran
07:49jangan nanti
07:50yang kaya dapat
07:50yang membutuhkan
07:52yang kurang
07:53mampu
07:53tidak dapat
07:54jadi itu ada
07:55aturannya
07:55BPS sudah menyiapkan
07:56datanya
07:57seperti buat
07:58renovasi rumah
07:59tadi saya katakan
07:59tahun lalu
08:00cuma 45 ribu rumah
08:01tahun ini
08:02400 ribu rumah
08:03dan sedang dipersiapkan
08:04suatu langkah-langkah
08:05untuk kedepannya
08:06lebih besar lagi
08:07saya rasa itu ya
08:08makasih
08:13menemani pagi Anda
08:14dengan informasi terbaru
08:16satu langkah
08:18lebih dekat
08:18satu langkah
08:19lebih mencerahkan
08:20saksikan
08:21Sapa Indonesia Pagi
08:23di Kompas TV
08:24channel 11
08:25di televisi Anda
08:26selamat menikmati
08:28Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan