KOMPAS.TV - Viral di media sosial, alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, mengaku bangga anaknya kini memiliki paspor warga negara Inggris.
Postingan ini langsung mendapat sorotan publik. Sejumlah warganet menilai pernyataan Dwi tidak tepat disampaikan oleh penerima beasiswa negara yang pendidikannya dibiayai dari anggaran publik. Unggahan ini dianggap menghina Indonesia, mengingat LPDP adalah beasiswa yang dikelola oleh lembaga negara dengan dana berasal dari publik.
Bagaimana mendudukkan aturan hak dan kewajiban penerima beasiswa pemerintah? Topik ini dibahas secara daring bersama narasumber, antara lain Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (BAKOM RI) Fithra Faisal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Hadrian Irfani, dan pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya Martadi.
#LPDP #beasiswa #wna #dwisasetyaningtyas
Baca Juga Strategic Research Manager Core soal APBN Rekor Defisit Terdalam 5 Tahun Terakhir, Masih Batas Aman? di https://www.kompas.tv/nasional/652767/strategic-research-manager-core-soal-apbn-rekor-defisit-terdalam-5-tahun-terakhir-masih-batas-aman
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652769/full-bakom-ri-wakil-ketua-komisi-x-dpr-ri-bicara-soal-penerima-beasiswa-lpdp-bangga-anak-jadi-wna
Komentar