Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP, Dwi Sasetyaningtyas menjadi sorotan publik setelah mengunggah video anaknya yang kini memiliki paspor warga negara Inggris.

Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas dalam unggahannya di medsos dinilai tidak pas bagi sebagian masyarakat.

Sejumlah warga net menilai pernyataan Dwi tidak tepat disampaikan oleh penerima beasiswa negara yang biaya pendidikannya didanai dari anggaran publik.

Tak hanya itu, suami dari Dwi Sasetyaningtyas terindikasi sebagai salah satu penerima beasiswa LPDP yang saat ini belum kembali ke Indonesia.

Menkeu Purbaya mengaku menyesalkan tindakan alumni LPDP yang disebut merendahkan Indonesia.

Purbaya menegaskan, LPDP telah memanggil suami Dwi Sasetyaningtyas, dan ia berjanji akan mengembalikan uang beasiswa termasuk bunga yang menyertainya.

Purbaya juga menegaskan akan melakukan "blacklist" terhadap yang bersangkutan dan tidak akan dapat bekerja di kantor pemerintah Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani menilai LPDP harus melakukan evaluasi total.

Dimulai dari perbaikan rekrutmen, perbaikan tujuan, dan keterbukaan akses.

Setelah postingannya viral dan memicu perdebatan, Dwi Sasetyaningtyas mengunggah permintaan maaf di media sosialnya.

Ia mengakui kesalahannya dalam pemilihan kata dan mengunggahnya di media sosial sehingga menyinggung masyarakat Indonesia.

Pasca peristiwa ini Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP, Sudarto mengungkapkan pihaknya tengah menyelidiki 600 penerima beasiswa pemerintah terkait dengan pelanggaran pengabdian.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa beasiswa negara tidak hanya membawa hak untuk belajar, tetapi juga kewajiban moral dan hukum untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Baca Juga LPDP Usut Dugaan Pelanggaran Beasiswa, 8 Penerima Disanksi dan 36 Lainnya Masih Diperiksa di https://www.kompas.tv/nasional/652741/lpdp-usut-dugaan-pelanggaran-beasiswa-8-penerima-disanksi-dan-36-lainnya-masih-diperiksa

#lpdp #menkeu #purbaya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652744/blacklist-penerima-lpdp-pamer-anak-jadi-wna-menkeu-purbaya-kembalikan-uang-dan-bunga
Transkrip
00:01Alumni penerima beasiswa, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDB, Dwi Sastia Ningtias,
00:08menjadi sorotan publik setelah mengunggah video anaknya yang kini memiliki paspor warga negara Inggris.
00:15Pernyataan Dwi Sastia Ningtias dalam ungkahannya di Metsos dinilai tidak pas bagi sebagian masyarakat.
00:22Sejumlah warga net menilai pernyataan Dwi tidak tepat disampaikan oleh penerima beasiswa negara
00:29yang biaya pendidikannya didanai dari angkaran publik.
00:34Tak hanya itu, suami dari Dwi Sastia Ningtias terindikasi sebagai salah satu penerima beasiswa LPDB
00:42yang saat ini belum kembali ke Indonesia.
00:46Menkyu Purbaya mengaku menyesalkan tindakan alumni LPDB yang disebut merendahkan Indonesia.
00:53Purbaya menegaskan LPDB telah memanggil suami Dwi Sastia Ningtias
00:59dan ia berjanji akan mengembalikan uang beasiswa termasuk bunga yang menyertainya.
01:06Purbaya juga menegaskan akan melakukan blacklist terhadap yang bersangkutan
01:11dan tidak akan dapat bekerja di kantor pemerintah Indonesia.
01:16Jadi Pak Dirut ini bosnya LPDB ini sudah bicara tadi dengan suami terkait ya
01:22dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai oleh LPDB berapa tuh.
01:34Ini termasuk bunganya loh.
01:36Ini di bunga uangnya.
01:36Bahkan kalau saya taruh uang itu di bank juga ada bunganya kan.
01:39Dengan dengan treatment yang fair.
01:42Saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDB.
01:48Ya kalau mau.
01:51Enggak senang ya enggak senang tapi jangan menghina-hina negara lah.
01:55Dan saya pastikan yang ini akan di blacklist sebetulan dengan serius.
02:01Wakil Ketua Komisi 10 DPR RI lalu Hadrian Irvani menilai
02:06LPDB harus melakukan evaluasi total.
02:10Dimulai dari perbaikan rekrutmen, perbaikan tujuan, dan keterbukaan akses.
02:16Penerima LPDB menjadi duta bangsa di negara tujuan.
02:20Penerima LPDB harus mampu memperkenalkan Indonesia.
02:25Memperkenalkan adab, budaya, etika, sopan santun yang menjadi kekayaan bangsa dan negara.
02:31Penerima LPDB memiliki utang budi kepada negara.
02:35Oleh sebab itu, evaluasi harus dilakukan oleh LPDB.
02:40Setelah postingannya viral dan memicu perdebatan,
02:43Dwi Sasetian Nintias mengunggah permintaan maaf di media sosialnya.
02:47Ia mengakui kesalahannya dalam pemilihan kata.
02:50Dan mengunggahnya di media sosial, sehingga menyinggung masyarakat Indonesia.
02:57Pasca peristiwa ini, Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDB, Sudarto mengungkapkan.
03:03Pihaknya tengah menyelidiki 600 penerima beasiswa pemerintah terkait dengan pelanggaran pengabdian.
03:11Polemik ini menjadi pengingat bahwa beasiswa negara tidak hanya memberikan hak untuk belajar.
03:17Tetapi juga kewajiban moral dan hukum untuk berkontribusi bagi Indonesia.
03:24Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan