Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menanggapi bergabungnya Indonesia ke Board of Peace (Dewan Perdamaian) bentukan Presiden AS, Donald Trump.

"Kami mengharapkan agar Presiden Prabowo terus melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif," ujar Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pada Minggu (15/2/2026).

"Karena prinsip-prinsip politik bebas aktif itu bertujuan untuk membangun persaudaraan dunia agar dunia bebas dari berbagai bentuk penjajahan," lanjutnya.

Baca Juga Reaksi Maruf Amin soal RI Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Soroti Kemerdekaan Palestina di https://www.kompas.tv/nasional/650674/reaksi-ma-ruf-amin-soal-ri-gabung-board-of-peace-bentukan-trump-soroti-kemerdekaan-palestina

#pdip #hastokristiyanto #boardofpeace #trump #prabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650807/pdip-soal-ri-gabung-board-of-peace-bentukan-trump-hasto-kami-harap-presiden-prabowo
Transkrip
00:00Kita mengharapkan agar Presiden Prabowo terus melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif.
00:09Mas, isu lain mas soal BOP, Board of Peace, itu kan Presiden mau berangkat besok tanggal 12 kalau nggak salah
00:16ke Washington untuk penandatanganan.
00:18Ada sekitar 8.000 pasukan juga yang nanti dibutuhkan untuk itu, tanggapan dari BD Perjuangan?
00:22Ya, kami mengharapkan agar Presiden Prabowo terus melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif
00:33dan juga menggunakan momentum dari kekuatan solidaritas bangsa-bangsa Asia Afrika serta Amerika Latin yang pernah digalang oleh Indonesia
00:44itu sebagai kekuatan yang efektif di dalam mengupayakan perdamaian abadi di Timur Tengah.
00:51Karena prinsip-prinsip politik bebas aktif itu, itu bertujuan untuk membangun persedaraan dunia
00:59agar dunia bebas dari berbagai bentuk penjajahan.
01:06Sistem internasional yang anarkis ini harus dirubah oleh Indonesia termasuk melalui PBB.
01:14Hanya PBB seringkali tidak efektif karena adanya hak veto.
01:18Padahal sistem internasional sudah berbeda.
01:22Hak veto itu kan diberikan kepada pemenang perang dunia kedua, kecuali Tiongkok itu atas perjuangan kita.
01:30Jadi kami mengharapkan justru Indonesia menjadi leadernya,
01:35mengambil suatu prakarsa aktif berdasarkan aspek-aspek historis yang telah dicapai oleh Indonesia.
01:43Dasar sila Bandung misalnya, itu bisa menjadi hukum internasional yang diperjuangkan oleh Indonesia
01:51sebagai prinsip-prinsip pokok di dalam membangun perdamaian antara Palestina dan Israel.
01:57Artinya tidak sepakat ya dengan itu pengiriman pasukan yang kemudian malah bisa memicu perang yang lain lagi nanti di Tanaga.
02:03Dalam tradisi kita, pengiriman pasukan, sejak dulu pasukan perdamaian itu kan selalu melalui PBB.
02:11Karena telah lembaga yang memang kita bentuk untuk mengatur sistem internasional agar lebih berkeadilan,
02:18agar setiap bangsa punya kedudukan setara, dan juga agar pantas sila itu terima sebagai bagian dari piagam PBB.
02:26Ketika PBB tidak berhasil menyelesaikan persoalan di Timur Tengah,
02:31maka kita harus menggalang bangsa-bangsa Asia Afrika, Amerika Latin yang merupakan kekuatan mayoritas yang ada di PBB,
02:40bukan membentuk suatu badan baru yang di luar mekanisme PBB.
02:45Itu yang diharapkan oleh BDI Perjuangan.
02:46Sama anggarannya kan Mas, ini kan juga belum tahu nih karena itu di luar PBB begitu,
02:51jadi kemungkinan anggarannya akan datang juga dari APBN.
02:54Nah itu gimana tanggapan ini?
02:55Ya kalau kita lihat saat ini kan ada keterbatasan fiskal ya.
03:00Kita lihat untuk pendidikan saja kita belum merata,
03:04kemudian sehingga resolusi-resolusi konflik ketika itu dilakukan melalui PBB,
03:10dan dengan menggunakan kepemimpinan Indonesia melalui prakarsa Indonesia itu akan jauh lebih efektif
03:16dan tentu saja biayanya akan jauh lebih murah.
03:20Nah tapi ketika memang PBB sudah menetapkan suatu resolusi,
03:25untuk mengatasi konflik yang ada di Timur Tengah,
03:28disitulah kita bisa mengirimkan pasukan perdamaian di bawah PBB,
03:32tentu ada implikasi anggaran yang kita persiapkan.
03:35Jadi baiknya digunakan ke dalam negeri dulu kepentingan di dalam negeri?
03:38Ya tugas dalam negeri dan luar negeri itu satu kesatuan.
03:41Karena kalau kita lihat dari prinsip kemanusiaan, sila kedua itu kan punya makna internasionalisme,
03:49punya makna membangun persederaan dunia.
03:50Sehingga sejak awal PBB kita itu juga kita rancang untuk membangun persederaan dunia
03:56dengan melibatkan diri pada persoalan-persoalan dunia.
04:00Tetapi di situ kita mengambil prakarsa, bukan kita menjadi subordinat dari negara-negara lain.
04:30Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komik,
04:35Menkami, satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:40Saksikan Kompas Petang di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan